
Jakarta, businessnews.id —RUPST (rapat umum pemegang saham tahunan) Bank Mandiri telah menyetujui pembayaran deviden sebesar 30 persen dari laba bersih 2013 atau sebesar Rp 5,461 triliun dengan patokan Rp 234 per lembar saham.
“Pemegang saham juga menyetujui penggunaan 57,1 persen dari laba bersih atau sebesar Rp 10,39 triliun sebagai laba ditahan untuk memerkuat struktur permodalan dalam rencana bisnis perseroan,“ terang Direktur Utama Bank Mandiri Budi G. Sadikin di Jakarta hari ini.
Dengan demikian, Bank mandiri akan bisa mengakumulasikan permodalan sehingga akan dapat melakukan ekspansi kredit 10 kali dari dana di atas.
Sedangkan untuk rasio kecukupan modal/CAR direncanakan bisa dipertahankan di angka 14,5 persen hingga 14,6 persen di akhir 2014.
“Ini dalam rangka membenuhi persyaratan Basel III perbankan,” kata dia. (ZIZ)