TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Industri Makanan Kontribusi 39,17% ke PDB Industri Pengolahan Non-Migas

Achmad Adhito
9 October 2023 | 09:06
rubrik: Ekonomi
Pembebasan Pajak Mobil Diperpanjang Sampai Agustus 2021

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Industri makanan memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia yang ditunjukkan dengan kontribusi sebesar 39,17% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas pada triwulan II tahun 2023. Selain itu, pada tahun 2022 lalu, ekspor industri makanan dan minuman mencapai USD48,6 miliar.

“Untuk itu, langkah peningkatan nilai ekspor nasional perlu didorong untuk memperkuat devisa serta memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain global di industri ini,” ujar Menteri Perindustrian RI (Menperin), Agus G. Kartasasmita, dalam keterangan resmi untuk wartawan, akhir pekan kemarin.

Berbagai dukungan diberikan untuk meningkatkan eksposur pelaku industri makanan terhadap pasar global, antara lain dengan memfasilitasi keikutsertaan pada pameran internasional.

Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Kemenperin adalah fasilitasi keikutsertaan pelaku industri makanan pada pameran internasional Food Ingredients Asia (FIA) 2023 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 20-22 September 2023 yang lalu. “Industri makanan dan minuman Indonesia merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi untuk menjadi pemain kunci dalam rantai suplai global,” ujar menperin.

Keikusertaan Kemenperin dalam FIA 2023 diwujudkan dalam bentuk country pavilion, bekerjasama dengan CBI Belanda dan KBRI Bangkok, serta menghadirkan tujuh perusahaan dari berbagai daerah.

Perusahaan-perusahaan tersebut meliputi PT Agar Swallow, PT Algalindo Perdana, PT Hakiki Donarta, PT Indo Aneka Atsiri, PT Lautan Natural Krimerindo, PT Galic Bina Mada, dan PT Cahaya Cemerlang. Beberapa produk yang ditampilkan di antaranya tepung agar, tepung rumput laut, konjac, refined carrageenan, carrageenan blended, ekstrak, minyak atsiri, aroma chemical, dan non-dairy creamer.

BACA JUGA:   Industri Makanan-minuman Catatkan Neraca Surplus
Tags: agus kartasasmitaFood Ingredients Asia (FIA) 2023industri makanankemenperin
Previous Post

Hari Ini, IHSG Berpotensi Sideways

Next Post

Lippo Cikarang Catatkan Pra-Penjualan Rp628 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR