Jakarta, TopBusiness – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (IDX: CASH) meraih persetujuan penyelenggaraan pemrosesan transaksi pembayaran menggunakan standar nasional QR Code pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dari Bank Indonesia.
Cashlez menjalin kerja sama dengan PT Alto Network (ALTO) untuk dapat memberikan pelayanan terbaik di tengah kebutuhan akan solusi pembayaran yang semakin memudahkan setiap transaksi merchant Cashlez.
Pada acara launching QRIS Cashlez yang digelar pada Kamis (26/10/2023) di Hotel Mercure Gatot Subroto, Jakarta, turut pula dihadiri manajemen Cashlez, manajemen ALTO sebagai switching company yang bekerja sama dengan Cashlez.
Hal ini sekaligus merupakan kesempatan Cashlez untuk memperkenalkan QRIS kepada masyarakat sebagai bentuk layanan yang semakin lengkap yang disediakan oleh Cashlez untuk membuat para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia semakin mudah dan praktis dalam setiap proses transaksi pembayaran yang dijalankan.
Selain untuk semakin memudahkan transaksi pembayaran merchant Cashlez yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM di Indonesia, Cashlez berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi digital payment agar UMKM semakin berkembang seiring dengan kemajuan transaksi digital saat ini.
Mengutip data Kementerian Koperasi dan UKM, dari sekitar 65 juta UMKM di Indonesia, baru sekitar 17,2 juta atau kurang lebih 26,5% UMKM yang terhubung ke dala ekosistem digital. Dengan mengembangkan merchant Cashlez untuk masuk dalam ekosistem digital, diyakini dapat membuat merchant Cashlez lebih optimal dalam menjalankan bisnisnya dengan semakin luasnya jangkauan basis konsumen merchant Cashlez.
“Kehadiran Cashlez sebagai penyelenggara QRIS merupakan komitmen Cashlez untuk memberikan layanan terbaik bagi para merchant Perseroan yang akan semakin merasakan kepraktisan dalam setiap transaksi pembayaran konsumen,” ujar Irianto Kusumadjaja, Presiden Direktur Cashlez, mengutip keterbukaan Bursa Efek Indonesia, Jumat (27/10/2023).
“Serta dengan menggandeng ALTO sebagai switching company, Cashlez optimis juga dapat turut berkontribusi dalam target pemerintah Indonesia yang ingin mengembangkan 30 juta UMKM tergabung dalam ekosistem digital untuk mendorong perekonomian nasional,” lanjutnya.
