TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Asing Masih Net Sell, Pantau Saham-saham Ini

Busthomi
8 December 2023 | 08:50
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG ditutup naik 0.67% kemarin, tapi masih disertai dengan net sell asing ~ 390 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, INCO, ACES, dan EXCL.

Menurut Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman, pada perdagangan hari ini, IHSG berpotensi bergerak sideways di range 7080-7170. “Dengan level support IHSG berada di 7060-7080 dan level resist IHSG berada di 7150-7170,” ungkapnya, Jumat (8/12/2023).

Wall Street mencatat penguatan. Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,18%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,80%, sementara indeks Nasdaq turut menguat sebesar 1,37%.

Initial jobless claims untuk minggu yang berakhir tanggal 2 Desember 2023 mencapai 220.000, di bawah perkiraan.

Saham dari Alphabet, induk perusahaan Google, mengalami kenaikan lebih dari 5% karena para investor menyambut positif terhadap peluncuran artificial intelligence model Gemini oleh perusahaan tersebut. Nvidia dan AMD juga naik masing-masing lebih dari 2% dan 9%.

Bursa Asia Pasifik mengalami koreksi. Kemarin sebagian besar bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat penurunan. Di antara yang mencatat koreksi signiifkan adalah Nikkei sebesar 1,76%, disusul oleh Hang Seng sebesar 0,71%.

Di sisi lain BEI menguat. Indonesia mencatat cadangan devisa (foreign exchange reserves) per November 2023 sejumlah USD 138,1 miliar.

Sementara China melaporkan surplus neraca perdagangan (balance of trade) November 2023 sebesar USD 68,39 miliar, di atas perkiraan. Selain itu China menyampaikan cadangan devisa November 2023 sejumlah USD 3,172 triliun, di atas estimasi.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Jumat (8/12):

1. MAPI: Spec Buy

Beli di 1580-1620, cutloss jika break di bawah 1580. Jika tidak break dibawah 1580, potensi naik dengan target jual di 1670-1700.

BACA JUGA:   Ada Kans Technical Rebound, Berikut Saham yang Dijagokan "Buy" Hari Ini

2. BBNI: Spec Buy

Beli di 5225-5250, cutloss jika break di bawah 5225. Jika tidak break dibawah 5225, potensi naik dengan target jual di 5350-5400.

3. NCKL: Spec Buy

Beli di 1000-1010, cutloss jika break di bawah 970. Jika tidak break dibawah 1000, potensi naik dengan target jual di 1030-1060.

4. MDKA: Buy jika Break di atas 2540

Target jual di 2600-2640. Hati-hati jika belum break di atas 2540, potensi koreksi dulu ke sekitar level 2400-2450.

5. ADMR: Spec Buy

Beli di 1270-1290, cutloss jika break di bawah 1270. Jika tidak break dibawah 1270, potensi naik dengan target jual di 1320-1370.

6. SCMA: Spec Buy

Beli di 150-152, cutloss jika break di bawah 150. Jika tidak break dibawah 150, potensi naik dengan target jual di 157- 160.

Tags: ihsgproyeksi sahamsaham hari inisaham ihsg
Previous Post

Ini Pendorong Naiknya Cadangan Devisa, Antara Lain Utang Luar Negeri dan Sukuk Global

Next Post

Ekonomi RI Diprediksi Bagus di 2024, Ini Sektor Properti yang Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR