TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat GCG, BPR Delta Artha Makin Dipercaya Pemkab dan Masyarakat

Nurdian Akhmad
7 February 2024 | 14:55
rubrik: BUMD, Event
Perkuat GCG, BPR Delta Artha Makin Dipercaya Pemkab dan Masyarakat

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Delta Artha (Perseroda)  kembali terpilih menjadi salah satu finalis ajang TOP BUMD Awards 2024. Badan Usaha Milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini, Rabu (7/2/2024), mengikuti presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2024 secara daring.

Di depan dewan juri, Kepala Satuan Kerja Internal Audit (SKAI) BPR Delta Artha, Demas Nur Dedy Setiawan, memaparkan tentang pencapaian kinerja bisnis serta inovasi-inovasi atau langkah terobosan yang dilakukan manajemen.

Sebagai BUMD, BPR Delta Artha serius mewujudkan visi menjadi bank yang sehat, profesional, terdepan dan dapat diandalkan dalam mendukung perekonomian masyarakat Sidoarjo serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ada banyak pencapaian kinerja dari BPR Delta Artha terutama yang terkait dengan penugasan oleh kepala daerah selaku kuasa pemilik modal dari BUMD ini.  Pertama adalah sebagai bank penyalur KURDA.  Sejak diluncurkan KURDA pada pengujung tahun 2020 sampai akhir 2023, BPR Delta Artha telah merealisasikan lebih dari 1.679 debitur dengan total plafon penyaluran sebesar Rp 54,6 miliar.

“Pencapaian ini telah melebihi target dari Pemkab Sidoarjo, di mana Pemkab menargetkan 1.500 debitur sampai dengan akhir tahun 2023,” ujar Dedy yang  dalam penjurian tersebut didampingi Direktur Utama PT BPR Delta Artha Sofia Nurkrisnajati Atmaja.

BPR Delta Artha  juga dipercaya sebagai bank pengelola rekening kas desa. Saat ini, BPR Delta Artha telah mengelola sebanyak 322 rekening desa di Kabupaten Sidoarjo dengan sangat baik, sistem layanan antar jemput Dana Desa, serta melayani kebutuhan desa baik transfer maupun tunai secara real time.

Tak hanya itu, BPR Delta Artha  mendapat penugasan sebagai bank pelaksana transaksi nontunai desa di Kabupaten Sidoarjo. Dalam hal ini, BPR memfasilitasi transaksi nontunai desa secara real time dengan menyediakan aplikasi Cash Management System (CMS) yang di kembangkan oleh BPR Delta Artha. “Sehingga ini memenuhi harapan Pemkab Sidoarjo atas pelaksanaan transaksi nontunai desa yang efektif,”  kata Deddy yang membawakan materi presentasi berjudul Membangun Kepercayaan dengan Memperkuat Tata Kelola Perusahaan.

BPR Delta Artha  juga sebagai bank pelaksana penyaluran KURMA (Kartu Perempuan Usaha Mandiri). “Selama tahun 2023, kami telah mencairkan sebesar Rp 15 miliar dana program KURMA kepada 1.891 pelaku usaha Perempuan Mandiri,” tuturnya.

BACA JUGA:   Strategi PDAM Giri Nawa Tirta Tingkatkan Kinerja Bisnis dan Layanan

Selanjutnya, BPR Delta Artha  juga mendapat tugas sebagai bank penyalur Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, serta bantuan sosial lainnya.  Bank BUMD  ini telah merealisasikan pembagian DBHCHT pada tahun 2023 secara bertahap kepada 3.917 karyawan perusahaan rokok dengan total nilai sebesar Rp 9,7 miliar per tahun.

“Selain itu juga membagikan secara berkala BLT Dana Desa ke masing-masing desa sesuai dengan anggaran Desa, Bantuan Warung Direnovasi kepada sebanyak 410 warung, serta bantuan lainnya yang merupakan Program Pemkab Sidoarjo,” ujar Dedy.

Sejak tahun 2023, BPR Delta Artha  juga  dipercaya sebagai bank pengelola payroll PPPK Kabupaten Sidoarjo.  Tercatat saat ini, pihaknya mengelola rekening payroll 4.447 orang PPPK Kabupaten Sidoarjo dari PPPK Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, RSUD serta OPD lainnya. Secara inklusi kami juga bisa berika pinjaman kepada mereka.

“Terbaru kami diberikan kepercayaan sebagai bank pengelola payroll insentif ketua RT/RW dengan jumlah lebih dari 11 ribu penerima,” ujarnya.

Yang tak kalah pentingnya, BPR Delta Artha  bisa memberikan setoran pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2023 smelampaui  target sebesar Rp 8,3 miliar. “Atas kinerja tahun 2023, syukur Alhamdulillah kami dapat merealisasikan setoran PAD sebesar Rp 8,5 miliar,” ucapnya.

Dalam paparannya, Dedy juga menyampaikan soal kinerja keuangan BPR Deltha Artha pada 2023 yang menorehkan catatan cukup baik. Total aset per Desember 2023 sebesar Rp 787,711 miliar, naik ketimbang 2022 sebesar Rp 766,273 miliar. Demikian pula kredit yang diberikan meningkat dari Rp 578,061 miliar pada 2022 menjadi Rp 633,623 miliar pada 2023. Dana pihak ketiga (DPK) naik dari Rp 569,041 miliar menjadi Rp 582,718 miliar. Sedangkan laba bersih 2023 naik menjadi Rp 13,733 miliar dari Rp 13,584 miliar pada 2022.

Sedangkan jumlah nasabah BPR Delta Artha pada 2023 sebanyak 56.783, jauh di atas target 2023 yang ditetapkan sebanyak 45.500 nasabah serta realisasi 2022 sebanyak 44.177 nasabah.

Untuk tingkat kesehatan bank, berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia, BPR Delta Artha  meraih status ‘Sehat’. Untuk tahun 2023, BPR Delta Artha memiliki LDR 90,45%, cash ratio 12,32%, Capital Adequacy Ratio (CAR) 18,44%, Kualitas Aktiva Produktif (KAP) 2,50%, Rasio PPAP 135,56%, Non Performing Loan (NPL) 3,65%; Return On Assets (ROA) 2,39%, Rasio BOPO 73,56%.           

BACA JUGA:   Pacu Pembangunan di Dua Provinsi, BRK Syariah Kembali Jadi Kandidat Raih TOP BUMD Awards

Terkait layanan perusahaan, BPR Delta Artha berkomitmen dalam kepuasan pelanggan, baik dari sisi layanan maupun penyediaan sarana layanan. Hasil penilaian kinerja penyelenggaraan pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemkab Sidoarjo, BPR Delta Artha mendapatkan nilai indeks “B” (Baik).

“Dari BUMD-BUMD yang ada di Kabupaten Sidoarjo, kami satu-satunya BUMD yang mendapat nilai indeks Baik dengan skor 3,61,” ujar Dedy

Terobosan Pemasaran dan Layanan Pelanggan

BPR Delta Artha melakukan sejumlah terobosan terutama di bidang pemasaran dan layanan pelanggan.  Di bidang pemasaran antara lain secara internal membentuk tim-tim kerja atau koordinator wilayah, melalui sarana group messenger memberikan informasi produk sampai dengan pengaduan layanan.  

“Kami juga bersinergi dengan Aparat Desa, Bendahara Dinas/OPD untuk memberikan informasi yang bersifat inklusi terhadap produk-produk BPR Delta Artha, secara massal dapat diberikan dalam bentuk sosialisasi,” tuturnya.

Di bidang layanan pelanggan, BPR Delta Artha memberikan fasilitas transfer ke semua bank tanpa biaya. Selain itu, BPR juga memberikan layanan antar jemput dana nasabah, sehingga dapat memberikan rasa aman bagi nasabah serta kemudahan bagi nasabah. “Ini mematahkan anggapan bahwa dana nasabah di BPR susah diambil,” kata Dedy.

Masih terkait layanan pelanggan, BPR Delta Artha menyediakan aplikasi digital berupa mobile banking (self inquiry), Cash Management System (CMS) maupun SiPinter (Aplikasi Pinjaman Terpadu) untuk meningkatkan pengajuan kredit.

Penerapan GCG

BPR Delta Artha sudah memiliki kebijakan tata kelola perusahaan.  BPR melalui jajaran Dewan Komisaris, Direksi dan seluruh karyawan berkomitmen untuk melaksanakan prinsip-pninsip tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) yang baik  dan prinsip kehati-hatian dalam kegiatan bisnis sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai pokok yang tertuang dalam GCG.

“Komitmen pelaksanaan tata kelola yang baik tetah dicanangkan dan dilaksanakan oleh seluruh  jajaran manajemen bank, praktik-praktik penerapan prinsip GCG dan dan nilai nilai yang dianut oleh Bank yakni Discipline (disiplin), Excellent (menjadi yang terbaik), Loyality (loyalitas),  Transparancy (transparan), Accountable (akuntabel) menjadi dasar bagi governance  commitment di BPR Delta Artha.

“Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk pengelolaan  yang baik terhadap aktivitas kerja, kualitas sumber daya manusia dan pelaksanaan code of  conduct (Komitmen Integritas) serta kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan  yang berlaku,” papar Dedy.

BACA JUGA:   Filosofi Catur Dharma Landasan Program CSR Grup Astra

Menurut dia, perusahaan melalui manajemen berhasil menerapkan kode etik perusahaan yang kuat dapat mempromosikan integritas, tanggung jawab, dan kepatuhan dalam seluruh organisasi. Hal ini dapat mencakup larangan terhadap korupsi, konflik kepentingan, atau perilaku tidak etis lainnya.

“Hal ini menumbuhkan budaya yang kuat terhadap organisasi dalam pencapaian tugas dan tujuan perusahaan,” ucap dia.

Hasil penilaian penerapan GCG dari BPR Delta Artha dengan nilai komposit 1,80 atau Baik.

BPR Delta Artha juga telah menerapkan sistem penilaian kinerja pegawai (KPI) dengan konsep reward bagi pegawai yang dapat melebihi target dan melakukan peningkatan kompetensi.  Manajemen memberikan punishment apabila melakukan pelanggaran terhadap administrasi dan attitude.

“ Nilai KPI setiap bulan masuk dalam komponen penambahan tunjangan kinerja, serta dijadikan dasar dalam perhitungan tunjangan atau bonus yang akan diberikan,” kata Dedy.

Tak kalah penting juga, BPR Delta Artha telah mengimplementasi Teknologi Informasi untuk mendukung kinerja bisnis dan operasional bank. Perusahaan telah memiliki aplikasi mobile banking (self inquiry), yang dapat diakses oleh nasabah secara real time.

BPR Delta Artha  juga sudah  mengimplementasikan Cash Management System (CMS) Non-Tunai Desa,  Aplikasi SiPinter (Aplikasi Pinjaman Terpadu) untuk meningkatkan pengajuan kredit,s erta aplikasi internal pembuatan laporan (GCG, MR, TKS, RBB).

Sebelum mengakhiri presentasi,  Dedy merekomendasikan kepada BUMD lainnya terutama di bidang perbankan agar berusaha memperoleh kepercayaan dari Pemerintah Daerah untuk mengelola proyek-proyek strategis, karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan kinerja keuangan.

Beberapa program yang dapat dikerjasamakan dengan Pemerintah Daerah di antaranya pemegang rekening payroll ASN dan Non-ASN, penyaluran kredit bersubsidi/bunga murah kepada masyarakat, penyaluran bantuan sosial, sinergi digitalisasi, serta pembinaan usaha mikro.

“Selain itu bersinergi antar BUMD, misalnya dengan PDAM dan BUMD Aneka Usaha, berpeluang menjadi mitra kerja dari proyek yang di dapatkan oleh BUMD lainnya,” kata dia.

Berbagai langkah terobosan yang dilakukan BPR Delta Artha serta pencapaian kinerja perusahaan membuat BUMD ini tahun lalu dianugerahi  TOP BUMD Awards 2023 level bintang 5. Pencapaian ini meningkat ketimbang pada 2022 yang meraih TOP BUMD Awards 2022 level bintang 4.

Tags: BPR Delta ArthaTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Menteri Basuki Bahas Peluang Kerjasama di Bidang Infrastruktur

Next Post

Cadangan Devisa RI Menurun di Akhir Januari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR