TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menteri Basuki : Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Wulan Selesai

Albarsyah
15 February 2024 | 19:08
rubrik: Business Info
Menteri Basuki : Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Wulan Selesai

Jakarta, TopBusiness – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kembali meninjau penanganan banjir di Kabupaten Demak dan Kudus, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (15/2/2024).

Perbaikan darurat titik tanggul Sungai Wulan yang jebol akibat hujan lebat pada 3-5 Februari 2024 silam telah berhasil dilakukan. Tanggul kini tertutup, tinggal menyisakan pekerjaan penebalan/penambahan tinggi tanggul.

Menteri Basuki mengatakan bahwa penambahan tinggi tanggul Sungai Wulan akan terus dilakukan. Hal itu untuk mencegah air melimpas diatas tanggul Sungai Wulan atau jebol kembali.

“Sesuai target yang disampaikan Senin lalu (12/2/2024), kedua tanggul yang jebol sudah tertutup semua dalam 3 hari ini. Sekarang tinggal memperkuat dan meninggikan tanggul, karena diprediksi puncak hujannya masih terus sampai akhir Februari 2024,” kata Menteri Basuki.

Menteri Basuki melanjutkan untuk mengurangi genangan di wilayah terdampak banjir, saat ini Kementerian PUPR juga telah menambah jumlah pompa air dari sebelumnya 12 pompa berkapasitas 5 m3/detik menjadi 22 unit pompa dengan total kapasitas 11,48 m3/detik.

“Mudah-mudahan ini bisa mempercepat surutnya dan mengurangi luasan genangan air di wilayah terdampak. Mudah-mudahan masyarakat bisa segera kembali ke rumahnya masing-masing,” kata Menteri Basuki dalam rilis PUPR.

Menurut Menteri Basuki, jalan akses Semarang – Demak – Kudus pun saat ini sudah bisa tembus/dilalui kendaraan roda empat, sehingga pergerakan orang dan barang tidak harus memutar lewat Semarang – Purwodasi – Kudus.

Selain pompa air, Kementerian PUPR juga telah mengerahkan unit alat berat untuk mempercepat penanganan banjir berupa 9 unit excavator, 1 unit Dozer, 1 unit Vibro roller, 2 unit tronton, dan 3 unit Dump Truk. Total sebanyak 320 pekerja diterjunkan untuk mempercepat penanganan terdiri dari 60 orang dari BBWS Pemali Juana, dibantu 200 tenaga dari kontraktor, dan 60 personel TNI. BantuanTNI sangat berarti dalam mempercepat penyelesaian penutupan tanggul.

BACA JUGA:   Perusahaan Afiliasi Pertamina NRE di Filipina Raup Untung Rp 178,92 Miliar

Kementerian PUPR melalui Tim Tanggap Darurat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah berkordinasi dengan pos pengungsian menurunkan bantuan untuk kebutuhan Sarana dan prasarana (sarpras) yang diperlukan berupa 19 unit toilet portabel, 14 unit Hidran Umum (HU), dan 3 unit Mobil Tangki Air berkapasitas 4.000 liter untuk pendistribusian air bersih di lokasi pengungsian.

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, Direktur Sungai dan Pantai Baku Dwi Purwantoro, Kepala Balai Besar Wilaha Sungai (BBWS) Pemali Juana Harya Muldianto, Kepala BBPJN Jawa Tengah – DI.Yogyakarta Rien Marlia, dan Kepala BPPW Jawa Tengah Kuswara.

Tags: Kementerian PUPR
Previous Post

Usung Core Value DJUARA, Performa BPR Bank Djoko Tingkir Terus Melejit

Next Post

Adapundi Jalin Kerja Sama Loan Channeling dengan Bank DBS Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR