TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Taman Satwa Taru Jurug Siap Melesat dan Selalu Dikenang Pengunjung

Albarsyah
16 February 2024 | 20:01
rubrik: Event
Taman Satwa Taru Jurug Siap Melesat dan Selalu Dikenang Pengunjung

Jakarta, TopBusiness – Perumda Taman Satwa Taru Jurug, Surakarta terus berbenah diri demi menciptakan layanan prima kepada pengunjung. Destinasi wisata yang disuguhkan menjadi kenangan manis dan tak akan terlupakan.

Dalam konteks memanjakan para pengunjung, manajemen membuka diri untuk bekerja sama sekaligus berkolaborasi dengan mengoptimalkan potensi dengan sejumlah destinasi yang ada di Solo sehingga terwujud wisata nasional.

Ditegaskan Direktur Utama Perumda Taman Satwa Taru Jurug Acmad Syukri Prihanto, keberadaan kerja sama dengan Taman Safari Grup akan memberikan multiplier effect di Kota Solo. Kerja sama ini tidak hanya membangun taman wisata satwa semata, tetapi akan dikembangkan dengan terintegrasinya 17 destinasi.

“Dari 17 destinasi yang termasuk dalam program kami, ini akan memberikan posisi destinasi wisata Solo akan menjadi potensi destinasi wisata nasional. Jadi para destinasi wisata nasional akan mempertimbangkan untuk berkunjung ke kota Solo,” kata Achmad di depan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2024, dalam jaringan rapat zoom, di Jakarta, hari ini.

Dengan terintegrasinya 17 destinasi wisata, lanjut Achmad, minat kunjungan pun akan meningkat. “Banyak pilihan yang kami tawarkan kepada seluruh wisatawan lokal untuk menikmati beraneka wisata di kota Solo. Mulai dari wisata satwa, belanja, teknopark, dan juga religi”, kata Achmad.

Taman Satwa Taru Jurug telah beroperasi semenjak tahun 2007.  Dalam perjalanan tata kelola bisnisnya, selama 16 tahun keberadaannya yang langsung dikelola Pemerintahan Kabupaten Surakarta-Solo  berjalan biasa-biasa saja, tidak terlihat adanya pengembangan yang sangat signifikan serta Inovatif tidak terjadi.

Apalagi memasuki tahun 2000 hingga 2021, praktis Tanam Satwa Taru Jurug mengalami mati suri,  akibat pandemi Covid-19. Selama dua tahun Kebun Binatang Solo ini mengalami penutupan aktivitas dari kunjungan masyarakat untuk menikmati satwa-satwa.

BACA JUGA:   Tren Pengunjung Naik, Inilah Strategi Taman Satwa Taru Jurug Surakarta

Pada akhirnya, memasuki dekade tahun 2023 Taman Satwa Taru Jurug melakukan sinergi joint melalui kerja sama dengan Taman Safari Grup di bawah PT Kelola Taman Wisata.  Atas kerja sama ini terjadi banyak pengembangan bisnis dan tata kelola Taman Satwa di Kota Solo. Ini, tentunya, akan meroketkan brand taman wisata milik Pemerintahan Kota Solo.

Adapun peningkatan dan pengembangan kawasan wisata satwa, ialah akan memiliki kawasan kuliner di tengah Kawasan.  “Ini sebuah konsep baru dalam menikmati hidangan kuliner, sekaligus bisa menikmati langsung satwa-satwa di lingkungan Taru Jurug ini,” ujar Achmad.

Tak hanya berhenti disitu saja, ada inovasi atas kerja sama dengan Taman Safari Grup. Dengan adanya ide kreatif dan smart, maka Taman Satwa Taru Jurug membangun 17 kunjungan kawasan wisata terintegrasi seluruh Kota Solo.

“Ada 17 destinasi wisata unggul yang ditawarkan bagi pengunjung untuk membeli paket terusan. Taman Safari Grup diawalnya telah menginvestasikan dana sebesar Rp 20 miliar. Tentunya dengan kerja sama ini ditargetkan pengunjung 2.000 destinasi per hari,” papar Achmad.

Berikut ini ada destinasi wisata yang bisa dijadikan pegangan pengunjung. Seperti, Keraton  Kasunanan Surakarta,  Masjid Raya Sheikh Zayed, Garposuro Gatot Subroto, Taman Bale Kambang, Museum Culture dan Technology, Sentra UMKM Mebel Gilingan, Kebun Binatang Jurug, PLTSA Putri cempo, Eleveted Rail Simpang Tujuh Joglo, Pasar Jongke, Gedung Oleh raga Manahan, Solo Tecnopark, Lokananta, Kawsan Semangi Mojo.

Dikatakan dia, jadi ke-17 wilayah unggulan destinasi wisata Solo akan mendapatkan sentuhan revitalisasi. “Jadi nantinya akan terlayani wisata taman satwa, serta keunggulann yang dimiliki Kota Solo ini pun akan dikemas dengan baik  dan juga akan terintegrasi dengan berbagai hotel dan restoran yang terbaik di Kota Solo,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Berikut Harapan dari Inisiatif Strategi CSR Vale Indonesia IGP Morowali

Diakui Achmad, tentunya saat ini Taman Satwa Taru Jurug pada tahun 2023 lalu, sedang gencar-gencarnya dalam melakukan revitalisasi. “Perubahan signifikan sangat terlihat dengan kentalnya setelah joint operational ini dilakukan,” pungkas dia.

Sementara Eri Sumiarso, salah satu Dewan Juri mengusulkan kepada pihak pengelola taman satwa ini.  “Harus bisa menjadikan kerja sama dengan Dinas Pendidikan sehingga bisa menjadi tempat pembelajaran bagi anak didik mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi agar seluruh generasi muda negeri ini dan Kota Solo sangat peduli dengan satwa,” ujar dia

“Tentunya ini akan jadi track record pula bagi pengelola taman satwa agar anak-anak kita, care dengan satwa dan jika demikian yang ditempuh pengelola akan ditiru oleh daerah lainnya”, usul Eri.

foto: istimewa

Tags: Perumda Taman Satwa Taru Jurug
Previous Post

Usung Semangat Transformasi Kesehatan, RSUD Wonosari Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Next Post

Perkuat GCG dan Inovasi, BPRS Magetan Kembali Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR