TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Performa Positif Ditopang Inovasi, Ini Kiprah dan Kontribusi BPR NTB

Busthomi
1 March 2024 | 21:44
rubrik: BUMD, Event
Performa Positif Ditopang Inovasi, Ini Kiprah dan Kontribusi BPR NTB

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Nusa Tenggara Barat (Perseroda) milik Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat kembali menjadi nominasi penerima penghargaan TOP BUMD Awards 2024. BPR NTB, yang merupakan hasil penggabunagn delapan BPR se-NTB pada 2022 lalu itu, sudah mengikuti proses penjurian TOP BUMD Awards 2024.

Proses penjurian secara daring ini dilakukan pada Selasa (27/2/2024) lalu tersebut dari BPR NTB dismapaikan oleh Direktur Operasional BPR NTB, Usman, SH, MM, dan Direktur kepatuhan, Zuklifli Hamdani.

Dalam performanya sepanjang 2023 lalu itu, BPR NTB tetap menunjukkan kinerja positif. Dengan mencatatkan pertumbuhan baik dari sisi asset, kredit yang dikucurkan, raihan dana pihak ketiga, baik tabungan maupun deposito, hingga laba bersih tetap bertumbuh.

Untuk asset, misalnya, BRP NTB sudah menyentuh angka Rp1 triliun yakni Rp1.002.100.044.010 berdasar laporan keuangan akhir 2023 itu. Secara year on year (yoy) meningkat 13,47%. Dengan kredit yang diberikan mencapai Rp895.044.309.376. ini berarti naik 10,40% secara tahunan.

Lalu simpanan di angka Rp680.302.973.155. Ini berarti melonjak 17,87% yoy. Dengan rinican Tabungan sebesar Rp398.925.639.205, dan deposito di angka Rp281.377.333.950. Sehingga jumlah laba tahun berjalan itu mencapai Rp29.512.644.782 atau bertumbuh 9,34% yoy dan pencapaiannya melebihi dari target sebesar 100,07%.

Dengan rasio-rasio pebankan juga masih sehat. Seperti rasio KPMM 48,53% atau sehat. Rasio ATMR (47,65%), rasio KAP (9,60%) sehat, rasio PPAP terhadap PPAP yang wajib dibentuk (100%) sehat, rasio RoA (4,07%) sehat, rasio BOPO (76,91%) sehat, cash ratio (CR) di angka 19,64% sehat, LDR (96,75%) cukup sehat. Hanya RoE yang di angka 11,77% yang dinilai kurang sehat dan NPL yang masih tinggi di 11,89% (gross) dan 7,03% (net), sehingga dianggap tidak sehat.

BACA JUGA:   Masuk Nominasi Peraih TOP BUMD Awards 2025, Perumdam Bayuangga Makin Semangat Berinovasi

“Iya PR kami ke depan adalah soal NPL ini. Jadi sebelum kami melakukan penggabungan dulu, NPL saat itu cukup tinggi yakni lebih dari 17%. Dan saat ini sudah cukup bagus lah. Cuma memang dengan NPL yang net-nya itu 7,03%, angka segitu pun tetap dianggap kurang sehat dan menjadi concern kami ke depannya,” tutur Usman di depan Dewan Juri.

Untuk memperbaiki kinerja kredit macet itu, beberapa langkah yang sudah dilakukan sepanjang tahun 2023 lalau adalah, bekerja sama dengan lembaga pemerintah atau Pemegang Saham untuk mendukung peningkatan kinerja Perusahaan. Lalu, BPR NTB juga menerapkan system pemantauan yang efisien untuk mendeteksi kredit yang telah disalurkan.

Selanjutnya, mengikutsertakan pegawai dalam kegiatan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kualitas SDM. Dan terkahir bekerja sama dengan lembaga keuangan lain guna mendukung pertumbuhan kinerja bank.

Langkah tersebut, sejatinya selaras dengan Visi-Misi BPR NTB dan terua beruapa untuk mewujudkan visi-misi itu. Yaitu Visi: Menjadi bank perkreditan rakyat yang sehat, kontributif, tangguh dan terpercaya sebagai mitra usaha rakyat. Dan Misi: pertama, Memberikan pelayanan prima kepada semua stakeholder yang didukung oleh teknologi yang handal; kedua, Mendukung pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mendorong pertumbuhan perekonomian daerah; ketiga, Meningkatkan pendapatan asli daerah; dan keempat, Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing.

Kontribusi dam Inovasi

Sebagai BPR milik Pemerintah Daerah baik provinsi maupuan kabupaten/kota se-NTB, tentu saja BPR NTB tak pernah lupa untuk terus berkontribusi membangun daerahnya. Kata Usman, PT. BPR NTB (Perseroda) telah berperan dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah seperti Program Subsidi bunga yang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Utara dan pembiayaan micro finance (UPLAND) di kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Lombok Timur.

BACA JUGA:   Halal Export Indonesia 2025 Hadir Kembali sebagai Bagian Trade Expo Indonesia

“Lalu, BPR NTB juga berkontribusi dalam meningkatkan Pendapatan Daerah melalui pemberian dividen kepada Pemerintah Daerah selaku Pemegang Saham. Serta tentu saja kami juga terus menjalankan program sosial melalui program Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk meningkatkan kesejahteraan Daerah,” tutur Usman.

Dan agar kontribusi tersebut dapat maksimal, BPR NTB juga konsisten mengusung strategi bisnis untuk mendulang cuan aagar terus bertumbuh. Salah satu pangsa pasar yang disasarnya adalah pelaku UMKM. “Makanya, kami akan terus fokus pada UMKM antara lain yang berada di Sentra Industri, Sentra Kuliner dan Pasar,” katanya.

Selain itu, juga dilakukan dengan membentuk dan memperluas jaringan dan jangkauan pasar, lalu dilakukan pelayanan jemput bola, sinergi dengan Dinas-Dinas di Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, dan sinergi dengan BUMD.

Termasuk juga, kata dia, untuk mengusung inovasi itu, BPR NTB telah memanfaatkan Teknologi Informasi guna menunjang bisnisnya. Langkah ini telah dilakukan dengan menggandeng PT. Bank NTB Syariah dan PT. USSI dalam membuat Virtual Account khusus untuk PT. BPR NTB (Perseroda) ini.

Keuntungan yang didapatkan dengan adanya Virtual Account ini pertama, bagi nasabah, melakukan pembayaran melalui virtual account membuat proses transaksi jauh lebih cepat karena nasabah hanya perlu melakukan satu tindakan, yaitu memasukkan nomor Rekening VA yang diberikan oleh BPR.

“Nasabah  tidak perlu lagi konfirmasi dengan mengirimkan bukti transfer kepada BPR karena transaksi sudah tercatat secara otomatis di jurnal pembukuan BPR dan langsung tercatat di rekening tabungan milik  nasabah,” katanya.

Dan bagi BPR NTB, penggunaan virtual account ini mempermudah proses transaksi dan rekonsiliasi keuangan. “Dengan kehadiran nomor unik VA tersebut, pihak BPR dapat langsung mengidentifikasi nasabah yang melakukan penyetoran. Uang yang disetorkan langsung masuk ke rekening masing-masing nasabah secara real-time,” pungkasnya.

Tags: PT BPR NTBTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Kinerja Mentereng Berkat Tata Kelola dan Layanan Andal, TransJakarta Terus Ciptakan Kebahagiaan Warga DKI

Next Post

Pembangunan Jembatan Penghubung Koridor Utara Selatan melalui Metland Cikarang dan Cibitung Dibangun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR