TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Mentereng Berkat Tata Kelola dan Layanan Andal, TransJakarta Terus Ciptakan Kebahagiaan Warga DKI

Busthomi
1 March 2024 | 21:15
rubrik: BUMD, Event
Kinerja Mentereng Berkat Tata Kelola dan Layanan Andal, TransJakarta Terus Ciptakan Kebahagiaan Warga DKI

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Transportasi Jakarta atau yang biasa dikenal TransJakarta merupakan Perusahaan daerah atau BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan kepemilikan saham Pemprov adalah sebanyak 99,7% dan 0,3% milik Jakpro.

Sebagai Perusahaan transportasi yang mengoperasikan ribuan armada bus TransJakarta atau juga akrab disebut Busway, secara kinerja bisnis maupun layanan TransJakarta terus meningkat. Bahkan di tahun lalu, berkat layanan yang paripurna jumlah penumpang mencatatkan rekor baru yakni mencapai 284 juta atau meningkat 48,8% dari tahun sebelumnya. Hal ini tak lepas berkat adanya inovasi yang dilakukan perusahaan plus implementasi tata Kelola, bahkan sudah mengarah ke GRC (Governance, Risk Management, dan Compliance) yang sudah mapan.

Performa TransJakarta dalam beberapa tahun ini tergambar dalam Penjurian Top BUMD Awards 2024 yang digelar pada Senin (26/2/2024). Di depan Dewan Juri TOP BUMD, Direktur Utama TransJakarta, Welfizon Yuza membeberkan sederet keberhasilan yang dicapai perusahaannya itu. Tak pelak, kinerja yang apik itu pun menuai pujian dari banyak Dewan Juri yang ikut menjuri di hari itu.

Dikatakan Welfizon, kiprah TransJakarta yang positif ini selaras dengan keinginan Pemprov DKI Jakarta yang menginginkan Jakarta menjadi Global City. Langkah ini pun dilakukan dengan menyempurnakan segmen transportasi di Jakarta itu demi membahagiakan warga DKI tersebut.

“Alhamdulillah instrument kita lengkap, baik itu dari sisi tata kelola atau bahkan GRC maupun penunjang bisnis yang terus meningkat. Hal ini pun dilakukan seperti amanat dari pemegang saham saat saya diangkat dulu. Ada tiga hal yang dititipkan, yaitu pertama, penguatan dari sisi governance. Kedua, peningkatan layanan dan optimalisasi subisidi. Ketiga, merancang dan mengeksusi pendapatan di luar tiket atau kami sebut pendapatan non fare box (NFB),” tutur dia saat penjurian itu.

Menurut Welfizon, dengan amanat itu pun pada akhirnya, sebagai perusahaan publik, pada akhirnya harus bisa membahagiakan warga DKI atau meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat Jakarta (happiness index). Maka dari itu, kata dia, tujuan tersebut tertuang dalam Visi-Misi TransJakarta.

BACA JUGA:   Kinerja Apik Bank Delta Artha Sukses Dukung Pembangunan Daerah dan Digital Banking

“Visi kami adalah ‘Connecting the Life of Jakarta’. Jadi kita itu tak hanya sebagai perusahaan transportasi, tapi kita itu connecting the life of Jakarta. Karena kita melayani semua aspek kehidupan. Semua masyarakat mulai dari anak-anak ke sekolah, ibu-ibu ke pasar, bapak-bapak ke tempat kerja, dan lainnya semua segmen penduduk Masyarakat,” ujarnya.

Dan misi TransJakarta adalah diawali dengan kata-kata ‘bersama-sama’ artinya TransJakarta itu maju secara bersama-sama dengan stakeholder dan Perusahaan lainnya. Yaitu Misi-nya, ‘Bersama-sama menyediakan layanan transportasi terintegrasi yang memudahkan dan membahagiakan kehidupan Jakarta.’ Yang penting intinya, kata dia, TransJakarta itu beroperasi untuk memudahkan masyarakat dalam bertransportasi.

“Dan pada ujungnya kita ingin menciptakan happiness index yang meningkat bagi semua warga. Dengan mengembangkan Nilai Perusahaan adalah ‘BISA’ yaitu B (Bahagia), bahagia bekerja untuk menciptakan kebahagiaan pelanggan. I (Inovatif), inovatif untuk menciptakan layanan integrasi terbaik. S (Semangat), semangat untuk mencapai keunggulan. Dan A (Amanah), amanah dalam kebersamaan memajukan kota Jakarta,” beber dia.

Adapun dengan aktivitas usaha dari TransJakarta adalah layanan angkutan di dalam koridor/bus Rapid Transit (BRT), layanan khusus & angkutan lainnya (Penugasan, Wisata, Transcare), layanan Angkutan Pengumpan (Integrasi, Mikrotrans, Transjabodetabek, Rusun), dan layanan Angkutan Premium (Royaltrans).

Makanya dari sisi kebahagiaan masyarakat tersebut, pihaknya mengaku sudah melakukan survey kepuasan pelanggan dengan hasil yang memuaskan di angka 4,42 dari skala 5. Dengan indeks kepuasan yang disurvey adalah Indeks Kepuasan Pelanggan pada layanan BRT (Bus Rapid Transit) di 4,41 dari skala 5,00, Indeks Kepuasan Pelanggan pada layanan Non-BRT di 4,42 dari poin 5,00, dan Indeks Kepuasan Pelanggan pada layanan Mikrotrans di 4,43 dari skala 5,00.

“Sehingga Indeks Kepuasan Pelanggan secara keseluruhan di 4,42 dari Skala Likert (1-5). Makanya perseroan telah berhasil mendapatkan indeks kepuasan pelanggan yang baik pada tahun 2023 itu. Dan indeks tersebut naik dari tahun sebelumnya,” katanya.

BACA JUGA:   Perumda Terminal Makassar Metro, dari Buntung Menjadi Untung

Selanjutnya, untuk kinerja bisnis dan keuangan, TransJakarta juga mencatatkan 248 juta pelanggan dengan pertumbuhan tahunan sebesar 48,8% dari sebelumnya 191,4 juta . Kata dia, angka ini merupakan rekor baru dalam sejarag TJ.

Dan dengan subsidi PSO yang naik tipis 0,7% menjadi Rp3,25 triliun, dengan nilai subsidi per pelanggan turun 32,3% menjadi Rp11.428 per pelanggan. Adapun untuk jumah armada sebanyak 4.293 unit atau naik 15,6%. Dengan total rute mencapai 236 rute atau meningkat 6,3%. Dengan total km setahun mencapai 260 juta km. Dan jumlah pegawai per April 2023 sebanyak 6.595 atau naik 2,8%.

Sementara untuk pendapatan per 2022 yang sudah diaudit, karen tahun 2023 belum diaudit, sebesar Rp3,68 triiun, dengan tota asset mencapai Rp7,64 triliun, dan laba bersih di angka Rp355,18 miliar. Dengan pendapatan NFB di tahun lalu mencapai Rp120 miliar anaik naik dua kali lipat. Dan opini laporan keuangan selama lima tahun berturut-turut adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diaudit oleh salah satu KAP Big Four.

“Dengan cakupan layanan yang luas, memperkuat posisi Transjakarta sebagai integrator transportasi publik di DKI Jakarta. Dengan cakupan populasi terlayani mencapai 88,1% di tahun 2023 lalu. Jadi peningkatan cakupan layanan Transjakarta secara signifikan terjadi sejak tahun 2018 hingga 2023 melalui penyediaan layanan baru, pembukaan rute baru, dan optimalisasi rute yang sudah ada,” jelas dia.

“Jadi, dalam tataran Inner System, TransJakarta hadir dengan menyediakan solusi First Mile & Last Mile sebagai kunci dalam pelanggan berkomuting. Dan di Tingkat Outer System, TransJakarta memastikan layanan TJ terintegrasi dengan moda transportasi umum lainnya,” imbuhnya.

Implementasi Tata Kelola

Untuk penguatan tata kelola sebagai amanat dari pemegang saham, kata Welfizon, TransJakarta sudah konsisten menggelar Good Corporate Governance (GCG) atau bahkan sudah di level GRC. Adapun untuk skor GCG tahun 2023 lalu di angka 87,51 atau naik dari tahun sebelumnya 84,42. Ini dikategorikan predikat BAIK.

BACA JUGA:   Inovatif, BPR Cianjur Kembangkan Kredit Mapay Lapak Plus yang Jadi Program Unggulan Pemerintah Kabupaten

Selain itu, Perusahaan juga memiliki whistle blowing system (WBS). Dan pada tahun lalu terdapat 7 laporan WBS yang seluruhnya telah ditindaklanjuti dan dinyatakan selesai. Juda ditopang lima Organ Komite yaitu Komite Pemantauan Manajemen Risiko (Anggota Dewan Komisaris untuk Pemantauan Manajemen Risiko), Komite Pemantauan Manajemen Risiko, Komite Audit Keuangan, Komite Audit Pelayanan & Operasional, dan Komite SDM & GCG.

Dan memiliki enam sertifikasi ISO, yaitu Quality Management System-ISO 9001:2015, Anti-bribery Management System-ISO 37001:2016, Environmental Management System – ISO 14001:2015, Occupational Health & Safety Management System – ISO 45001:2018, Road Traffic Safety Management System – ISO 39001:2012, dan SMK3 PP 50 Tahun 2012.

“Dan pada 30 November 2023 lalu, kita adakan Vendor Gathering mengundang narasumber dari ICW dan KPK yang berbicara terkait SMAP (Sistem Manajemen Anti Penyuapan) dan Gratifikasi. Bahkan untuk penerimaan gratifikasi yang dilaporkan oleh karyawan ke UPG dari 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2023 adalah sebanyak 15 laporan,” katanya.

Lebih jauh disebutkan Welfizon, TransJakarta juga mempunyai program #BersihBerdayaBestari sebagai kerangka berkelanjutan yang bertanggung jawab pada lingkungan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan penyediaan layanan inklusif untuk mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global.

Seeprti, memiliki 100 bus listrik yang telah beroperasi sampai dengan Desember 2023. Ada penanaman 23.786 mangrove dalam gerakan penanaman mangrove oleh Ekosistem Transjakarta termasuk Pelanggan. Lalu, tumbuh dan berkembang Bersama koperasi, UMKM, dan usaha local.

Ada Transjakarta Cares, berupa layanan inklusif untuk disabilitas dan GRATIS. Serta penambahan informasi braille (di tahun 2024 ini) pada siku tap kartu dan wayfinding untuk seluruh halte TransJakarta.

Tags: PT Transportasi JakartaTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Menteri ESDM Resmikan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip

Next Post

Performa Positif Ditopang Inovasi, Ini Kiprah dan Kontribusi BPR NTB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR