Jakarta, TopBusiness—PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) dan PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) mengumumkan perpanjangan kerja sama bancassurance untuk terus memberikan perlindungan yang dibutuhkan nasabah. Sebelumnya, Allianz Life dan Bank BTPN telah bekerja sama sejak tahun 2013, di mana Allianz Life telah menyediakan beragam produk asuransi jiwa untuk nasabah Bank BTPN.
“Sinergi strategis antara Allianz Life dan Bank BTPN yang telah terjalin selama lebih dari 10 tahun untuk menyediakan produk bancassurance, merupakan bentuk komitmen kami untuk melindungi nasabah lewat solusi asuransi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Melalui kerjasama yang berjalan baik selama ini, kami ingin terus hadir melindungi masa depan para nasabah dan keluarga, serta berkontribusi dalam pertumbuhan bisnis bagi kedua belah pihak,” kata Alexander Grenz, Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia, dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham, pagi ini.
Kolaborasi antara Bank BTPN dengan Allianz Life yang terjalin selama ini menjadi salah satu perwujudan komitmen Bank BTPN untuk terus melengkapi ragam produk dan layanan keuangan yang lengkap sesuai kebutuhan keuangan nasabah. “Kami berharap, kelanjutan sinergi antara Bank BTPN dan Allianz Life kedepannya dapat terus memberikan solusi perlindungan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah Bank BTPN, serta memberikan manfaat jangka panjang yang lebih berarti bagi para nasabah,” ungkap Henoch Munandar, Direktur Utama Bank BTPN.
Seiring berjalannya kerja sama bancassurance antara Allianz Life dan Bank BTPN, Allianz terus mengembangkan rangkaian produk asuransi jiwa yang bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan proteksi nasabah Bank BTPN. Berangkat dari segmen nasabah Bank BTPN yang berbeda-beda, Allianz senantiasa menyediakan produk asuransi jiwa unit link dan asuransi jiwa tradisional sebagai pilihan produk yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
Alexander Grenz mengatakam bahwa, sampai saat ini, Allianz Life melindungi ribuan nasabah BTPN dan telah membayarkan lebih dari Rp132 miliar klaim sejak terjalinnya kerja sama bancassurance ini.
