Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Mandiri Tbk ( BMRI ) berencana akan menerbirkan surat utang senilai Rp 5 triliun. Surat utang itu bagian dari Penerbitan Umum Berkelanjutan ( PUB) II senilai Rp 14 triliun.
Menurut Direktur Keuangan dan Treasury BMRI, Pahala N Mansyuri bahwa pihaknya telah mengantungi ijin dari OJK ( Otoritas Jasa Keuangan ) perbankan dan selanjutnya menunggu perijnan OJK pasar modal.“Khusus tahun 2016 kami terbitkan Rp 5 triliun dari PUB II senilai Rp 14 triliun,” ujar dia di Jakarta, Senin(15/8/2016).
Rencananya,dana hasil penerbitan obligasin itu akan digunakan untuk menopang laju pertumbunan kredit di angka 14 persen dan pelunasan obligasi sub-debt senilai Rp 3,5 triliun pada September 2016.
Ia melanjutkan, dengan masuknya Rp 5 triliun dalam struktur pendanaan BMRI, maka hinga akhir tahun 2016 rasio LFR ( loan to financing ratio) atau rasio pendanaan berbanding kredit mencapai 85 persen hingga 86 persen.” Karena sumber pendanaan kami bukan hanya dari dana pihak ketiga saja juga wholesale funding lainnya termasuk surat utang,” ujar dia. (az)