TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pacu Kinerja, Bank Sleman Mulai Sinergikan Implementasi GRC dan ESG

Busthomi
23 August 2024 | 16:23
rubrik: Event, GCG
Pacu Kinerja, Bank Sleman Mulai Sinergikan Implementasi GRC dan ESG

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bank Sleman (Perseroda) atau Bank Sleman mengaku terus secara konsisten untuk menerapkan praktik Governance, Risk, and Compliance (GRC) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) secara bersamaan. Langka ini dilakukan Bank Sleman untuk bisa menggenjot kinerja menjadi lebih baik lagi.

Demikian seperti disampaikan oleh tim dari Bank Sleman saat melakukan presentasi TOP GRC Awards 2024, pada Kamis (22/8/2024) secara online yang digelar Majalah TopBusiness. Dalam presentasi kali ini, Bank Sleman mengusung tema “Implementasi GRC Menuju Sustainable Business Bank Sleman” dengan tema Leadership For Sustainable Impact: GRC, ESG, and SDGs.

Hadir dalam penjurian kali ini adalah Direktur Utama Bank Sleman, Dandung Sriyadi, S.E., Direktur SDM & Kepatuhan: Iis Herlia Dewi, Sekretaris Perusahaan: Desy Herawati, Unit Kerja Kepatuhan: Oktaria Tri Handari, Unit Kerja Manajemen Risiko: Dwi Handoyo, dan Unit Kerja IT & MIS: Muhammad Iqbal.

Bank Sleman yang memiliki Visi “Menjadi bank yang unggul di daerah, profesional dan terkemuka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat’ dan Misi “(1) Menjalankan fungsi bank sebagai lembaga Intermediasi secara unggul, professional dan terkemuka. (2) Menjadi salah satu bagian usaha pemerintah daerah dalam membantu meningkatkan pembiayaan UMKM dan masyarakat umum.”

Dengan nilai perusahaan yang diusung Bank Sleman adalah DOIT yaitu yang terdiri dari Disiplin, Orientasi Pelanggan, Inovatif, dan Terpercaya.

Dalam presentasinya, Iis Herlina Dewi mengatakan, dari manajemen sendiri sangat peduli dengan bisnis keberlanjutan atau sustainable business. Untuk contoh kebijakan dan implementasinya adalah seperti Bank Sleman menanamkan corporate culture (budaya perusahaan) yang mempunyai nilai keberlanjutan bagi bank, adanya Komitmen Bank dalam pencapaian penerapan keuangan berkelanjutan, dan Bank Sleman akan terus berkarya memberikan dampak positif kepada seluruh pemangku kepentingan.

BACA JUGA:   Industri Kapal Indonesia Jadikan Penerapan GRC sebagai Budaya Perusahaan

“Dengan mengusung bisnis keuangan berkelanjutan, Bank Sleman sudah mencapai beberapa kinerja. Seperti Bank secara aktif mencari peluang penyaluran kredit untuk kegiatan usaha berkelanjutan. Adanya peningkatan kualitas penyaluran kredit, termasuk penerapan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), terutama untuk sektor ekonomi yang berdampak langsung terhadap kelangsungan lingkungan hidup, pertumbuhan ekonomi, dan sosial,” kata Iis Herlina.

Hal ini pun tergambar dari kinerja keuangan Bank Sleman yang masih berada di jalur positif. Seperti untuk total aset  dari Rp1,024 triliun (2022) menjadi Rp1,028 triliun (2023) atau mengalami pertumbuhan pertumbuhan Rp3,86 miliar alias 0,38%.

Dengan Kredit yang Diberikan dari Rp701,009 miliar (2022) menjadi Rp727,153 miliar (2023) atau bertumbuh Rp26,14 miliar alias naik 3,73%. Sementara Dana Pihak Ketiga menurun sedikit dari Rp730,93 miliar (2022) menjadi Rp700,36 miliar (2023) atau menyusut Rp30,56 miliar atau turun 4,19%.

“Sehingga laba sebelum pajak kami mencapai Rp20,80 miliar pada akhir 2023 lalu dari sebelumnya Rp22,42 miliar di 2022. Atau berkurang Rp1,62 miliar atau setara turunnya 7,24%. Namun indicator keuangan masih oke, seperti rasio NPL membaik menjadi 3,08% di 2023 dari sebelumnya 3,20%. Dari untuk CAR di 2023 lalu masih kokoh di 38,12%,” ungkapnya.

Implementasi GRC dan ESG

Lebih jauh ditegaskannya, untuk implementasi GRC ini, Bank Slema sudah secara konsisten menerapkannya. Mulai dari Good Corporate Governance (GCG), Risk Management, dan Compliance (kepatuhan).

Untuk GCG, kata dia, beberapa yang sudah dilakukan adalah, penyampaian data publik perusahaan secara transparan, strategi bank yang disusun dalam RBB secara berkelanjutan, monitoring terhadap BMPK (Batas Maksimum Pemberian Kredit), penerapan pengendalian internal, pelaksanaan Audit internal & eksternal, dan kebijakan terkait benturan kepentingan.

BACA JUGA:   Berkat Inovasi GRC, Kinerja Bank CIMB Niaga Kian Mentereng

Selanjutnya, salah satu penerapan GRC adalah dengan melakukan Identifikasi Risk Profile. Adapun untuk beberapa Profil Risiko-nya adalah risiko kredit, risiko operasional, risiko kepatuhan, risiko likuiditas, risiko reputasi, risiko stratejik (sebagai risiko inheren).

Untuk risiko KPMR dilakukan pengawasan direksi dan komisaris serta DPS (untuk BPRS); kecukupan kebijakan, prosedur, dan limit; kecukupan proses dan system; dan system pengendalian intern yang menyeluruh.

“Dan dalam dua tahun terakhir dari tahun 2022 & 2023 ini hasil dari profil risiko Bank Sleman berada di Score 2 atau Rendah,” ujar dia.

Dilanjutkannya, agar manajemen risiko di Bank Sleman bisa berjalan optimal, Perusahaan juga sudah melakukan penerapan Three lines of defence yang merupakan bagian dari implementasi manajemen risiko di Bank Sleman.

“Ini terdiri dari Line 1 adalah melalui program eksposur risiko dan risk register. Lalu di Line 2, melalui program identifikasi risiko setiap unit kerja, dan di Line 3 adanya fungsi audit internal menjadi penerapan three lines of defence. Dan secara umum penerapan manajemen risiko di Bank Sleman adalah Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris, Kecukupan kebijakan, prosedur dan limit, Kecukupan proses dan sistem, dan adanya Sistem pengendalian intern,” jelasnya.

Adapun terkait dengan keberhasilan dalam implementasi Kepatuhan, kata dia, beberapa hal yang sudah dicapai oleh Bank Sleman adalah tidak terdapat sanksi denda maupun teguran dari pengawas (Otoritas Jasa Keuangan/Bank Indonesia), tidak terdapat pelanggaran atas ketentuan internal, dan berdasar hasil self assessment terhadap tingkat kesehatan Bank menunjukkan hasil “SEHAT” sesuai ketentuan OJK itu.

“Bahkan dalam implementasi GRC Terintegrasi ini, jajaran Direksi membangun sistem tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (GRC) yang terintegrasi, dengan implementasi secara terpadu dan didukung dengan program yang variatif, inovatif, efektif serta mengutamakan prinsip kehati–hatian,” kata Iis Herlina.

BACA JUGA:   GRC Menjaga Bisnis Brantas Abipaya Tetap Sehat dan Berkelanjutan

Beberapa contoh penerapan GRC Terintegrasi yaitu, adanya beberapa komite di bawah komisaris dan direksi, terdapat implementasi system informasi manajemen terkait proses kredit, adanya layanan kartu ATM off us dan on us, adanya layanan e-retribusi dan cash collection, terdapat data base informasi pada intra bank, dan adanya implementasi layanan BSRE / Tanda Tangan Digital.

Lantas, bagaimana dengan kebijakan ESG-nya? Dijelaskan Iis, beberapa langkah konkret juga sudah dilakukan melalui kebijakan terkait ESG. Seperti, penyaluran Dana Bantuan Sosial program Pemerintah Kabupaten Sleman, penyaluran bantuan sosial kemasyarakatan melalui dana CSR (gerobak, kredit kemitraan, RTLH), pemberian bantuan sosial melalui pembayaran premi BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kerja rentan social, tambahan fasilitas kesehatan bagi pegawai Bank Sleman di luar BPJS Kesehatan, serta efisiensi penggunaan kertas dalam operasional bank (paperless).

“Jadi dalam implementasi ESG ini, kebijakan Bank Sleman mengedepankan tiga faktor utama yaitu, lingkungan, sosial, dan tata Kelola. Ini dampaknya itu mendukung kinerja perusahaan, membantu identifikasi risiko dan inovasi bisnis, meningkatkan reputasi bank, meningkatkan kualitas manajemen melalui transparansi, menjaga keberlangsungan bisnis jangka panjang dan mendukung kinerja keuangan,” pungkas Iis.

Tags: bank slemanTOP GRC Awards 2024
Previous Post

IHSG di Akhir Pekan Melambung

Next Post

Asuransi Sinar Mas Bayar Klaim Hole In One BCA Royale Open Tournament 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR