TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

GRC Meningkatkan Kinerja, Bank BPR Sumsel Jadi Kandidat Raih TOP GRC Awards 2024

Teguh Imam Suyudi
8 September 2024 | 16:15
rubrik: Business Info, Event, GCG
GRC Meningkatkan Kinerja, Bank BPR Sumsel Jadi Kandidat Raih TOP GRC Awards 2024

Jakarta, TopBusiness – Bank BPR Sumatera Selatan untuk pertama kalinya terpilih sebagai kandidat peraih penghargaan TOP GRC Awards 2024. Bank BPR Sumsel merupakan Bank Perkreditan Rakyat yang merupakan BUMD milik  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan kepemilikan Saham milik Pemerintah Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sebesar 95,8% dan BUMD Sumsel Energi Gemilang (SEG) sebesar 4,2%.

Aktivitas bisnis secara umum, Bank BPR Sumsel menyalurkan Kredit ke Masyarakat dalam bentuk Kredit Usaha Mikro (KUM), Kredit Multi Guna (KMG) dan Kredit Usaha Mikro Tanpa Agunan (KUMTA). Selain itu Bank BPR Sumsel menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk  Tabungan dan Deposito.

Dalam sesi wawancara penjurian TOP GRC Awards 2024, Jumat, 9/06/2024, secara online, Bakhrum Setiawan selaku Direktur Kepatuhan Bank BPR Sumsel membawakan materi presentasi bertajuk “Peranan GRC Dalam Meningkatkan Kinerja Bank Sumsel.”

Kepada dewan juri, ia memaparkan keberhasilan terkait GRC, ESG, atau SDGs yang mendukung sustainable business perusahaan atau membanggakan manajemen dalam 1-2 tahun terakhir.

“Pada tahun 2017, rasio NPL Bank BPR Sumsel sebesar 65% dan akumulasi kerugian sebesar Rp. 28 M, sehingga Bank BPR Sumsel mendapatkan sanksi Bank Dalam Status Pengawasan Intensif dari Otoritas Jasa Keuangan dan Pemberhentian Seluruh Pengurus oleh Pemegang Saham. Namun di tahun 2022, NPL ditutup di bulan Desember pada angka 4.6% dan tahun 2023  NPL di bulan Desember berhasil ditutup pada angka 2.6%.”

“Adanya tata kelola yang selaras dengan Manajemen Risiko dan Kepatuhan dari Pengurus Bank BPR Sumsel dimulai dari tahun 2018 dibantu segenap struktur organisasi sehingga berhasil membalikkan keadaan dengan NPL pada tahun 2022 dan 2023 dibawah 5%,” ungkap Bakhrum.

BACA JUGA:   Ketika GRC Menjadi Fondasi, PT Brantas Abipraya Bangun Bisnis yang Tangguh dan Berdaya Saing

Lebih lanjut, ia menjelaskan faktor-faktor yang menjadi pendorong diraihnya prestasi tersebut. Pertama, pengawasan dari Dewan Komisaris dan Penerapan Manajemen Risiko dari Direksi, bahu-membahu bersama pegawai bertekad untuk menjadikan Bank BPR Sumsel menjadi BPR yang sehat dan tumbuh.

Kedua, penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit ke masyarakat. Ketiga, pengenaan rate interest dana dari pihak ke-3 atau masyarakat sesuai ketentuan LPS.

Keempat, dijalankannya penagihan rutin dan terdokumentasi dengan pemberian Surat Peringatan, Gugatan Sederhana, Penjualan Sukarela, dan AYDA, Kelima, pembuatan ketentuan dan aturan sesuai dengan ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan pemerintah yang diimplementasikan oleh segenap pengurus dan pegawai Bank BPR Sumsel.

Bukan hanya itu, menurut Bakhrum, Bank BPR Sumsel juga punya prestasi yang layak menjadi acuan atau benchmark pihak lain.

Pertama, hasil audit laporan keuangan oleh Kantor Akuntan Publik eksternal tahun 2022 dan 2023 dengan status Wajar Tanpa Pengecualian.

Kedua, Bank BPR Sumsel meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2024 Bintang 5 sebagai level penghargaan tertinggi.

“Penanganan fraud dengan Pembentukan Unit Anti Fraud pada tanggal 16 Februari 2024, sebelum keluarnya POJK  No. 12 Tahun 2024 yang berlaku tanggal 31 Oktober 2024,” kata Bakhrum.

Penerapan GRC

Menjawab pertanyaan dewan juri, Bakhrum mengatakan bahwa poin-poin GRC sudah masuk ke dalam KPI Personil. Penilaian KPI bersifat kualitatif dan kuantitatif. Penilaian GRC masuk dalam penilaian kualitatif, dan penerapan nilai-nilai perusahaan masuk dalam KPI dari sisi kuantitatif, penilaian dan kesadaran terhadap risiko, dan masuk dalam audit rating

“Penerapan WBS melalui 2 cara, melalui WA chat ataupun web. Ada juga melalui media pemeriksaan SKAI. Salah satu bentuk tata kelola yang telah berjalan dengan baik di Bank BPR Sumsel, yaitu minimnya kasus fraud yang terjadi pada Bank BPR Sumsel,” tuturnya.

BACA JUGA:   BI Raih Hasil Bagus di Survei Integritas KPK

“Cara Bank BPR Sumsel bersaing dengan Bank Umum yaitu dengan cara memaksimalkan potensi pasar yang tidak fokus dikelola oleh Bank Umum. Contoh, potensi Kredit Multi Guna ASN, ke OPD di bawah pemerintah provinsi Sumatera Selatan.  Untuk produk KUM, Bank BPR Sumsel memiliki mobile team, dimana pasar yang dikelola oleh mobile team adalah daerah pinggiran di wilayah Bank BPR Sumsel, yang wilayahnya belum banyak di akses oleh Bank Umum.”

“Implementasi GRC dengan menghilangkan sekat-sekat sehingga bisa memperlancar. Cara mengimplentasikan GRC yaitu: pada tahun 2018, cara menurunkan angka NPL adalah dengan meningkatkan pencairan kredit yang berkualitas dengan menjalankan prinsip kehati-hatian, peningkatan pencairan kredit yang berkualitas akan menurunkan  angka NPL.  Account-account yang tidak bisa dikelola lagi dan sudah terpenuhi PPAP-nya, dilakukan hapus buku, lelang, dan gugatan sederhana (penagihan yang maksimal). Melakukan PHK bagi pegawai yang tidak produktif dan tidak maksimal dalam pekerjaan,” tutup Bakhrum. 

TOP GRC Awards adalah kegiatan pembelajaran bidang Governance, Risk and Compliance (GRC) sekaligus kegiatan pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil dalam mengimplementasikan GRC dalam meningkatkan kinerja bisnis yang berkelanjutan.

TOP GRC Awards diselenggarakan oleh majalah Top Business, yang diterbitkan oleh PT Madani Solusi Internasional (MSI Group), bekerja sama dan didukung oleh sejumlah lembaga, perusahaan konsultan dan pakar bidang GRC, GCG, ESG, SDGs, Manajemen Risiko dan Manajemen Kepatuhan terkemuka di Indonesia.

Tema TOP GRC Awards 2024 adalah “Leadership for Sustainable Impact: GRC, ESG, and SDGs”. Artinya, kegiatan ini ingin terus mendorong bisnis pesertanya agar terus tumbuh berkelanjutan, dengan penerapan GRC, ESG (Environment, Social & Governance) dan SDGs (Sustainable Development Growth) yang baik.

BACA JUGA:   Berkat GRC, Kinerja ASDP Lampui Target RJPP

Bertindak selaku dewan juri: Melani K. Harriman, Sentot Baskoro, dan Wahyudin Zarkasyi Mereka pun memberikan apresiasi positif terhadap penerapan GRC, GCG, ESG, SDGs, Manajemen Risiko dan Manajemen Kepatuhan di Bank BPR Sumsel.

Tags: Bank BPR SumselTOP GRC Awards 2024
Previous Post

21 Bank Berikan Persetujuan Restrukturisasi ke Waskita Karya

Next Post

Prof Ariawan: Ini 4 Langkah Sukses Wujudkan Indonesia Emas 2045

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR