TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank NTB Syariah, Nominator Peraih TOP Human Capital Awards 2024

Ahmad Churi
14 October 2024 | 22:37
rubrik: Event
Bank NTB Syariah, Nominator Peraih TOP Human Capital Awards 2024

Jakarta, TopBusiness – PT Bank NTB Syariah, Bank Pembangunan Daerah Syariah milik Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB),  bisa terus mencatatkan kinerja positif secara berkelanjutan, antara lain berkat kepiawaian  dalam pengelolaan sumber daya manusia/ human capital management system (HCMS) berdasar prinsip-prinsip amanah dan etika syariah. Atas capaian ini, bank yang menjadi kebanggaan masyarakat NTB ini, kembali masuk nominasi dalam sesi wawancara penjurian untuk penghargaan “TOP Human Capital Awards 2024”.  

Sejak berkonversi dari bank konvensional menjadi bank umum syariah di tahun 2018 hingga kini tahun 2024, Bank NTB Syariah terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Pertumbuhan positif tersebut, juga tak lepas dari kerja keras sumber daya manusia (SDM) dan ikhtiar seluruh insan Amanah Bank NTB Syariah dan stakeholder. 

“Alhamdulillah sejak perubahan kami ke syariah tahun 2018, pencapaian kinerja kami  bisa makin bertumbuh dibandingkan saat masih menjadi bank konvensional. Hal ini juga tak lepas dari kemampuan perusahaan dalam melakukan transformasi pengelolaan Sumber Daya Insani (SDI), sebagai perencana dan pelaksana untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kami terus melakukan peningkatan sesuai dengan kaidah perbankan syariah, dari aspek kompetensi maupun kemampuannya,” ungkap Direktur Utama Bank NTB Syariah, H. Kukuh Rahardjo,  dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian TOP Human Capital Awards 2024  yang dilakukan secara daring oleh Majalah TopBusiness, pada Jumat (11/10/2024).

TOP Human Capital Awards adalah kegiatan pembelajaran bidang Human Capital Management System (atau HCMS) sekaligus kegiatan pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil dalam mengimplementasikan HCMS dalam meningkatkan kinerja bisnis yang berkelanjutan.

Kegiatan ini diselenggarakan majalah Top Business bekerjasama dengan sejumlah asosiasi yang terkait Human Capital, akademisi, perusahaan konsultan bisnis dan GCG. Adapun tema TOP Human Capital Awards 2024 adalah“Aligning the Organization to Business Growth Strategy”. Artinya, kegiatan ini ingin terus mendorong pengembangan organisasi agar selaras dan dapat mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan yang berkelanjutan.

BACA JUGA:   Berkat Alih Status, Kinerja Bank NTB Syariah Jadi Mumpuni dan Lebih Peduli

Turut hadir mendampingi dalam sesi wawancara penjurian dari Bank NTB Syraiah ini, di antaranya GM Renstra SDI: Murteja setyadi, Manager HC, Rini, Manager Pendidikan dan Pelatihan, Febi, dan tim. Sedangkan Tim Juri Pemnilai terdiri Dr. Melani K Harriman. Prof. Dr. Aldrin Herwany, Tendri Supriatno, dan Sentot Baskoro yang dimoderatori oleh Ahmad CHury dari MSI Gropup. 

Saat ini kata Dirut H. Kukuh Rahardjo,  jumlah SDI di Bank NTB Syariah mencapai 1.600 dan sebagian besar dari kalangan anak  muda yang sudah lebih melek dan terbiasa dengan teknologi digital. Dari 1.600 sebanyak 45,73% adalah kaum millennial, dan 35,92% dari kalangan Gen Z. “Artinya secara proporsional, SDI kami dari kaum muda yang sudah terbiasa dan melek teknologi informasi. Karena itu, pengembangan SDI juga kami sesuaikan dengan karakter mereka, termasuk menyediakan ekosistem ruang kantor yang lebih menarik sesuai minat dan karakter kaum muda yang lebih fleksibel, terbuka untuk berkolaborasi membangun  ide dan kreasi bersama di kantor kami,” terangnya. 

Secara umum terkait SDM, Bank NTB Syariah mengembangkan SDI yang profesional melalui penerapan sistem berbasis kinerja. “Alhamdulillah sejak kami berkonversi menjadi bank umum syariah, pola penilaian kinerja sudah berbasis kepada KPI, baik KPI unit maupun KPI induk,” ujarnya.

Bank NTB Syariah menjadikan AMANAH sebagai core value-nya. Terdiri dari Attitude berupa integritas, disiplin, dedikasi. Lalu Moving Forward yaitu adaptif, dinamis, dan kompeten. Selanjutnya, Agile yaitu tangguh, proaktif, dan inovatif.

Kemudian, Network berupa komunikatif, sinergi, dan kolaborasi. Lalu Achievement yang adaptif, dinamis, dan kompeten. Dan terakhir Harmony yaitu tangguh, proaktif, dan inovatif. Dan core value ini bersumber dari Visi Bank NTB Syariah yaitu, “Menjadi Bank Syariah yang Amanah, Terkemuka, dan Pilihan Masyarakat.”

BACA JUGA:   Target Terlewati, Kinerja Bank NTB Syariah Melesat

Konversi bisnis yang dijalankan manajemen PT Bank NTB Syariah dari bank konvensional menjadi bank umum syariah pada 2018, juga terus diikuti dengan membangun budaya baru /corporate culture berbasis kinerja yang juga diikuti dengan peningkatan pengetahuan, skill bagi seluruh SDM, sesuai dengan prinsip-prinsip perbankan syariah dan juga visi misi-nya. Bank NTB Syariah mengusung misi utama “Menjadi Bank Syariah yang Amanah, Terkemuka, dan Pilihan Masyarakat”.

Untuk meningkatkan kemampuan SDM, secara berkala perusahaan selalu mengikutsertakan pegawai dalam kegiatan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kualitas SDM. Selain itu juga  bekerja sama dengan lembaga lain guna mendukung pertumbuhan dan kemampuan SDI. Dan untuk mencapai visi dan tujuannya, Bank NTB Syariah senantiasa mengembangkan kemampuan dan skill SDM, organisasi, jaringan, dan infrastruktur. 

Konsistensi dan kerja keras ini juga  membuahkan hasil yang kian positif. Bank NTB Syariah terus menorehkan catatan keberhasilan yang membanggakan di bawah kepemimpinan yang visioner, H Kukuh Rahardjo, sejak tahun 2018. Data terkini menggambarkan pencapaian gemilang dalam berbagai indikator keuangan, yang semakin mengukuhkan komitmen bank ini dalam memberikan layanan perbankan syariah yang unggul.

Dalam performanya sepanjang 2023 lalu itu, BPR NTB tetap menunjukkan kinerja positif. Dengan mencatatkan pertumbuhan baik dari sisi aset, kredit yang dikucurkan, raihan dana pihak ketiga, baik tabungan maupun deposito, hingga laba bersih tetap bertumbuh.

Tercatat posisi Juni 2024, total aset Rp15,85 Triliun meningkat 18,05% dari posisi Juni 2023 sebesar Rp13,43 Triliun. Total Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp 12,58 Triliun meningkat 22,27% dari posisi Juni 2023 sebesar Rp 10,29 Triliun. Kemudian Total Pembiayaan Rp 10,53 Triliun meningkat 13,98% dari posisi Juni 2023 sebesar Rp 9,24 Triliun.

BACA JUGA:   PPA Site Borneo Indobara Raih TOP CSR Awards 2026 Star 4, Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Berbasis CSV

“Perusahaan tahun 2023 lalu juga meraih laba mencapai Rp212 miliar atau bertumbuh 17.18% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 181 miliar. Dan sejak 2018, tren pencapaian laba juga terus meningkat, dimana pada 2018 laba tercatat Rp152  miliar dan tahun 2023 bisa meningkat Rp210 miliar per tahun,” ungkapnya. 

Selain itu, rasio-rasio perbankan lain juga kian solid, seperti ATMR, RoA, BOPO dan lainnya,  termasuk indikator bagi peningkatan sarana pra sarana untuk daya saing bisnis dan layanan. Misalnya untuk ATM, pada tahun 2018, jumlah ATM Bank NTB Syariah baru mencapai puluhan unit, dan  tahun 2023 sudh lebih dari tiga ratus yang tersebar di berbagai daerah. 

“Lonjakan ini mencerminkan komitmen bank untuk memperluas jangkauan layanan kepada nasabah. “Saat ini jumlah ATM kami sudah 317. Jaringan ATM kami juga banyak dipakai oleh bank lain, sehingga ini juga menambah pendapatan fee base yang juga mengalami peningkatan signifikan,” ujarnya.

Editor: Agus H

Tags: bank ntb syariah
Previous Post

Kementerian PUPR Tata Kawasan Mrican

Next Post

HCMS dan HCI Sukses Bawa Adira Finance Kembangkan Bisnis Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR