Jakarta, TopBusiness – Bank Daerah Bojonegoro merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Bojonegoro. Sesuai visinya, Bank Daerah Bojonegoro terus berupaya memberdayakan ekonomi masyarakat menengah kebawah. Ya, sebagai lembaga keuangan milik daerah, BDB memiliki strategi bisnis yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memberdayakan masyarakat, dan meningkatkan daya saing melalui inovasi layanan keuangan.
“Strategi kami yaitu berfokus pada inklusi keuangan, transformasi digital, pemberdayaan UMKM, dan pengelolaan risiko yang berkelanjutan untuk menciptakan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat luas,” ujar Sutarmini selaku Direktur Utama Bank Daerah Bojonegoro saat presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2025 secara online oleh Majalah TopBusiness, Jumat, 17 Januari 2025.
Sutarmini menambahkan, salah satu upaya digitalisasi yang dilakukan BDB yaitu mengembangkan aplikasi Bojonegoro Smart yaitu Mobile Banking yang memiliki fitur tarik tunai di ATM Cardless (on us), transfer sesama dan antarbank, top-up e-wallet, PPOB, top-up ke rekening BDB dengan BRIVA. Dan yang masih proses pengembangan yaitu QRIS dan kerja sama dengan BRI untuk penarikan uang di mesin ATM/CRM di seluruh jaringan pelayanan BRI (off us).
“Sebagai lembaga keuangan, BDB berfokus pada digitalisasi layanan perbankan dan peningkatan kualitas layanan pelanggan, BDB berkomitmen untuk mengembangkan layanan perbankan berbasis digital, guna meningkatkan efisiensi operasional dan memperluas jangkauan layanan kepada nasabah,” terang Sutarmini.
Inovasi lainnya yaitu melakukan Program Literasi Keuangan dengan mengedukasi masyarakat melalui program literasi keuangan yang diadakan di Desa Kalangan Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro untuk untuk memberikan informasi terkait pengelolaan uang yang baru saja menerima ganti rugi dari proyek pembangunan Bendungan Karangnongko.
“Tujuan utama program literasi ini untuk membantu masyarakat dalam mengelola uang yang diterima, menghindari penyalahgunaan, dan memanfaatkan dana dengan bijak untuk meningkatkan kesejahteraan jangka panjang,” tutur Sutarmini.
