TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hasnur Group Dorong CSR Berbasis Masyarakat dan Lingkungan untuk Keberlanjutan Bisnis

Abi Abdul Jabbar Sidik
7 May 2025 | 14:38
rubrik: CSR, Event
Hasnur Group Dorong CSR Berbasis Masyarakat dan Lingkungan untuk Keberlanjutan Bisnis

Jakarta, TopBusiness – PT Hasnur Jaya Utama (Hasnur Group) menegaskan komitmennya dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) secara berkelanjutan, melalui berbagai inisiatif berbasis masyarakat yang menjangkau bidang ekonomi, pendidikan, lingkungan, budaya, hingga kesehatan.

Dengan mengusung tema “Tumbuh Melaju dari Banua untuk Indonesia”, perusahaan yang didirikan oleh Almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB dan Hj. Nurhayati ini menjadikan masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sebagai pusat gerakan pembangunan berkelanjutan mereka. Nama “Hasnur” sendiri merupakan gabungan nama kedua pendiri tersebut.

Ahmad Riadi, Deputy GRCD Division Head Hasnur Group mengatakan CSR perusahaan didesain selaras dengan ISO 26000, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang juga telah menjadi bagian dari visi CSR perusahaan. Strategi ini mencakup lima pilar utama: ekonomi, pendidikan, sosial-budaya, kesehatan, dan lingkungan.

“Program CSR kami bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian integral dari strategi bisnis yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat,” ujar kata Ahmad Riadi dalam wawancara penjurian Top CSR Awards 2025 yang digelar majalah Top Business secara daring belum lama ini.

Ahmad menuturkan komitmen CSR ini  sejalan dengan motto Hasnur Group yakni “Grow Together Develop The Future”. “Motto ini sesuai dengan cita-cita dari pendiri Hasnur Group, Almarhum Bapak Haji Abdussamad Sulaiman HB dan Almarhumah Ibu Hajjah Nurhayati, yaitu bisnis yang dijalankan Hasnur Group harus mampu membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” ujar dia.

1. Budidaya Itik dan Telur Asap: UMKM Bangkit dari Desa

Salah satu program CSR unggulan yang mencuri perhatian adalah program Peternak Itik Berdaya, Ekonomi Meningkat dan Berkelanjutan. Diluncurkan sejak 2022, program ini memberdayakan warga desa melalui distribusi ratusan itik petelur ke empat desa binaan: Sungai Bahalang, Pematang Karangan Hilir, Pematang Karangan, dan Pandahan. Hingga saat ini, 528 ekor itik telah dibagikan.

BACA JUGA:   Peran SNI Pupuk dalam Mewujudkan Ketahanan dan Kemandirian Pangan Nasional

Lebih dari sekadar beternak, warga didorong untuk mengembangkan nilai tambah melalui pengolahan telur menjadi produk telur asin dan telur asap. Proses hilirisasi ini terbukti meningkatkan pendapatan warga. Saat ini, produksi telur asap mencapai 150–200 butir per minggu, dijual seharga Rp 4.000 per butir. Program ini melibatkan sepuluh peternak aktif yang mendapat pelatihan dan pendampingan langsung dari tim CSR Hasnur.

“Inisiatif ini tak hanya menghidupkan ekonomi desa, tetapi juga memperkuat kemandirian perempuan dan ibu rumah tangga yang terlibat langsung dalam proses produksi,” terang Ahmad.

Program ini juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan lokal serta menjadi model replikasi untuk desa-desa lain yang ingin membangun UMKM berbasis sumber daya lokal.

2. Budidaya Madu Kelulut: Kolaborasi Ekologi dan Ekonomi Pemuda Desa

Ahmad Riadi mengungkapkan Program CSR  lainnya adalah Budidaya Madu Kelulut yang dikelola oleh Karang Taruna Sukma Raga. Program ini menjadi contoh sinergi generasi muda dalam menjaga lingkungan sambil menciptakan nilai ekonomi. Dengan 15 kotak sarang lebah yang tersebar di satu lahan agroekowisata, produksi madu kelulut mencapai rata-rata 2–3 liter per bulan.

“Tak hanya membudidayakan lebah, warga muda juga dilatih mengelola produk sesuai standar mutu dan memasarkan secara daring. Produk mereka telah dipasarkan melalui apotek lokal dan koperasi binaan Dinas UMKM Barito Kuala,” kata Ahmad.

Keunikan program ini terletak pada integrasi antara pelestarian alam dan edukasi publik. Kebun lebah juga dijadikan lokasi agrowisata berbasis edukasi untuk mengenalkan pentingnya ekosistem penyerbukan kepada anak-anak dan wisatawan.

3. Tanam 57.000 Pohon: Komitmen Nyata Hijaukan Banua

Di bidang lingkungan, Hasnur Group menunjukkan aksi nyata melalui program Hasnur Group Hijaukan Masa Depan. Lebih dari 57.000 bibit pohon ditanam di kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Kalimantan Selatan. Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap Geopark Meratus dan pengurangan emisi karbon.

BACA JUGA:   Digitalisasi SeaBank untuk Memantapkan Sektor UMKM

“Bibit-bibit pohon tersebut tidak hanya ditanam, tetapi juga dirawat secara berkala untuk memastikan kelangsungan vegetasi. Selain itu, perusahaan membangun area pembibitan dan konservasi sebagai buffer zone yang mendukung pengelolaan karbon,” papar Ahmad Riadi.

Menurutnya, Pelibatan masyarakat dalam proses penanaman dan monitoring pohon turut memperkuat rasa kepemilikan terhadap kelestarian lingkungan. Program ini juga menjadi bukti nyata kontribusi sektor swasta terhadap tujuan iklim nasional.

4. Beasiswa Hingga Wisuda: Investasi SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Ahmad Riadi menambahkan bahwa Hasnur Grupo juga memiliki Program Beasiswa untuk Masa Depan yang diluncurkan sejak 2021. Program ini telah membantu puluhan mahasiswa dari wilayah Ring 1 Hasnur Group untuk mengakses pendidikan tinggi. Beasiswa mencakup biaya kuliah, uang kost, dana penelitian, hingga pembiayaan wisuda.

Program ini menargetkan siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu serta mahasiswa yang berdomisili di sekitar wilayah operasional perusahaan. Selain bantuan finansial, Hasnur Group juga menyediakan pelatihan soft skill melalui program “Level Up” untuk mendukung kesiapan kerja penerima beasiswa.

“Melalui beasiswa ini, kami ingin menciptakan generasi muda yang berdaya saing dan mampu memajukan daerahnya sendiri,” kata perwakilan divisi pendidikan Hasnur Group.

Komitmen ini sejalan dengan cita-cita nasional menuju Indonesia Emas 2045, di mana pendidikan menjadi kunci utama pengembangan sumber daya manusia unggul.

5. Lestarikan Warisan Dayak Meratus dan Kuntau Tapin

Dalam pilar sosial budaya, Hasnur Group menunjukkan kepedulian mendalam terhadap pelestarian tradisi lokal. Salah satu program yang dijalankan adalah dukungan terhadap Aruh Adat masyarakat Dayak Meratus di Desa Harakit dan Balawaian, Kabupaten Tapin.

Aruh Adat merupakan ritual tahunan sebagai bentuk syukur atas hasil panen yang dilaksanakan masyarakat lokal lintas agama. Selain itu, Hasnur Group juga mendukung pelestarian seni bela diri tradisional Kuntau di Desa Bitahan Baru dengan bantuan dana senilai Rp 12,5 juta, yang akan ditingkatkan dalam tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA:   Kinerja dan Prestasi Cemerlang Antarkan Jamkrida Bali Kembali Jadi Finalis TOP BUMD Awards

“Melalui program ini, perusahaan berupaya menjadikan budaya sebagai bagian dari penguatan literasi kebangsaan, identitas masyarakat lokal, serta penggerak ekonomi kreatif desa,” pungkas Ahmad Riadi.

Dampak Berkelanjutan untuk Masyarakat dan Perusahaan

Seluruh program CSR Hasnur Group dirancang bukan sekadar untuk membina, tetapi juga membangun keberlanjutan bersama masyarakat. Pendekatan community development dan triple helix (pemerintah-akademisi-bisnis) menjadikan setiap program memiliki dasar kebutuhan nyata dan pelibatan langsung masyarakat.

Dengan rekam jejak penghargaan seperti Proper Hijau KLHK, ISDA Award, hingga Proklim Lestari, Hasnur Group terus menempatkan CSR sebagai bagian strategis dari bisnis. Perusahaan meyakini bahwa investasi sosial dan lingkungan adalah fondasi reputasi jangka panjang, efisiensi bisnis, serta keberlanjutan usaha di tengah tantangan global.

“Kami percaya bahwa bisnis yang hebat tidak hanya mencetak profit, tetapi juga menciptakan manfaat sosial yang luas,” imbuh Ahmad Riadi.

Tags: Hasnur GroupPT Hasnur Jaya Utama
Previous Post

“Tepian Salira Biru”, Strategi Cerdas PLN Indonesia Power UBP Banten 1 Suralaya Tangani Isu Plastik dan Sejahterakan Nelayan

Next Post

RI dan Jepang Teken Proyek Geotermal Rp8,2 Triliun di Sumbar, Bukti Komitmen Transisi Energi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR