TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

3 Bank Himbara Integrasikan Mesin EDC

Nurdian Akhmad
22 November 2017 | 08:58
rubrik: BUMN
3 Bank Himbara Integrasikan Mesin EDC

Sinergi Mesin EDC Tiga Bank Anggota Himbara (Foto: Istimewa)

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Tiga bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Bank BRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (Bank BNI), dan PT Bank Mandiri Tbk (Bank Mandiri), bersinergi melakukan integrasi sistem pembayaran dalam electronic data capture (EDC).

Sinergi ketiga bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di lantai tiga gedung Kementerian BUMN, Jakarta (20/11/2017).

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, tujuan dari sinergi ini untuk mempermudah nasabah dalam bertransaksi, terutama ketika berbelanja di sejumlah merchant BUMN.

“Tiga EDC tadi jadi satu saja, bisa interoperasi. Jadi lebih hemat dan cepat. Biasanya saat belanja EDC-nya berjejer, nasabah jadi bingung. Dengan integrasi ini, apapun ATM atau kartunya (Himbara) bisa bertransaksi di satu EDC saja,” kata dia.

Penandatangan MoU ini, lanjut Gatot, dilakukan dengan enam BUMN, yaitu PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Pegadaian (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero), dan PT Pertamina Retail.

“Dengan integrasi ini, nasabah BNI, BRI, dan Bank Mandiri bisa melakukan transaksi di mesin EDC yang sudah terintegrasi layaknya ATM Link di enam BUMN tersebut,” jelasnya.

Ketua Himbara yang juga Direktur Utama Bank BTN, Maryono mengungkapkan, saat ini kerja sama baru dilakukan tiga dari empat bank Himbara. Sebab, Bank BTN belum memiliki mesin EDC dan izinnya masih diproses oleh Bank Indonesia (BI).

“BTN belum, karena masih proses perizinan EDC. Tapi kalau kita sudah, tentu ini akan menambah kuota yang tersedia,” jelas Maryono.

BACA JUGA:   PalmCo Bisa Perkuat Program Hilirisasi Sawit

Ada sekitar 400.000 mesin EDC yang akan dilakukan integrasi ke dalam satu sistem yang sama. Adapun kuotanya terdiri dari Mandiri sebanyak 200.000, BRI sebanyak 120.000, dan BNI sebanyak 100.000. Penyatuan sistem pembayaran melalui EDC ini rencananya akan ditambah hingga ke merchant swasta.

“Kami harapkan integrasi ini membuat nyaman para nasabah. Kami juga berharap bisa menarik nasabah non-Himbara ke Himbara, karena menawarkan fee based income yang lebih rendah dan jaringan yang luas, ada 60.000 jaringan ATM,” pungkas Gatot.

 

Tags: edcgatot trihargohimbara
Previous Post

Menteri Perhubungan akan Buka Airport Solutions Indonesia

Next Post

2017, Laba Waskita Karya Naik Lebih 100%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR