Jakarta, TopBusiness – PT BPR Sukawati Pancakanti terpilih menjadi nominator TOP HC Awards 2025. Perusahaan yang memiliki visi: ‘Menjadi BPR yang Selalu Ada Solusi, Bermakna, Religius dan Bermanfaat bagi semua Stakeholder melalui penyediaan produk dan kualitas layanan yang unggul, inovasi yang berkelanjutan, menyesuaikan teknologi, dan perkembangan zaman’ ini, mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP HC Awards 2025, Selasa (14/10/2025).
Hadir dalam Penjurian, Direktur Utama, Made Arya Amitaba, SE., MM, Direktur Kepatuhan, I Ketut Tantra, SE., MM, dan Kadiv SDM, Umum & Treasury, Ketut Derestayasa, SE. Selain itu, hadir pula Kabag SDM, Ni Made Ayu Suni Yulianti dan Kabag Humas, Made Prajna Paramitha Dewi, SM.
Dalam Penjurian, Made Arya Amitaba menyatakan jika perusahaan memiliki 2 aktivitas usaha. Pertama, Penghimpunan dana, dimana perusahaan menghimpun dana dengan berbagai pilihan produk Tabungan dan Deposito seperti Tabungan Bisnis, Tabungan Suputra, Tabungan Sahabat Kanti, Tabungan ArisanKU (Kanti Utama), Tabungan SiMuda BPRKanti, Simpanan Pelajar (Simpel), Deposito Roll Over, dan Deposito.
Kedua, Penyaluran Dana, dimana perusahaan melakukan penyaluran dana dalam bentuk Kredit : Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi, Kredit Perumahan Rakyat (KPR), Kredit Multiguna, dan Linkage Program. Di samping itu, perusahaan juga memberikan pelayanan lain, yaitu: Virtual Account dan Pembayaran Online.
Dalam melaksanakan aktivitas usahanya, perusahaan menerapkan Human Capital Management System (HCMS). Penerapan HCMS ini untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi human error, mempermudah analisis data, dan memungkinkan tim SDM fokus pada pengembangan strategis karyawan. Terlebih perusahaan per 30 Sep 2025 memiliki 150 pegawai yang terdiri dari 83 pegawai laki-laki dan 67 pegawai perempuan.
Penerapan HCMS tersebut misalnya dalam hal Struktur Organisasi. Perusahaan dicatat melakukan perubahan dan pengembangan Struktur Organisasi.
“Dalam tiga tahun terakhir, Manajemen telah melakukan efisensi dan efektivitas di beberapa unit kerja dengan membentuk 7 (tujuh) Divisi, yaitu Divisi Bisnis, Divisi Legal, Divisi Marketing Lending & Monitoring, Divisi Humas & TI, Divisi SDM, Umum & Treasury, Divisi Kepatuhan, MR, APU PPT, P3PSM dan SAF serta Divisi SKAI,” kata Made.
Di samping itu, perusahaan juga menerapkan HCMS guna mengembangkan bakat (Talent Development). Dalam pengembangan bakat, perusahaan di antaranya membuat Program Talent Management. Di sini perusahaan antara lain melakukan re-assessment serta psikotest berjenjang bagi pegawai bekerja sama dengan pihak Lembaga Psikotest, sehingga dapat memetakan pegawai-pegawai yang masih memiliki semangat dan motivasi.
Perusahaan bahkan bekerja sama dengan LPPI dan LSP Microfinance, untuk program sertifikasi pegawai sesuai dengan level jabatannya.
Dalam menerapkan HCMS yang ada, perusahaan juga berhasil menjalankan HC Inisiative. Dari banyak HC Inisiative yang dijalankan, terdapat HC Inisiative unggulan yang dilaksanakan perusahaan. Beberapa HC Inisiative unggulan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut.
Petama, Melaksanakan HCMS terpadu berbasis digital melalui aplikasi SIP SDM dan Smart Presence. Kedua, Menghadirkan cadangan Pendidikan sebesar 3%. Ketiga, Setiap pegawai diwajibkan mengikuti minimal tiga pelatihan per tahun.
Keempat, Menghadirkan inisiatif pembentukan Mobile Team di Singaraja dan NTB menjadi contoh nyata peran SDM dalam pertumbuhan aset dan jaringan bisnis. Kelima, Melaksanakan kerja sama dengan LPPI, LSP Microfinance, dan UNHI.
Dari HC Inisiative unggulan tersebut, terdapat HC Inisiative yang pantas untuk direkomendasikan ke organisasi lain. Adapun HC Inisiative tersebut di antaranya adalah: Melaksanakan HCMS terpadu berbasis digital melalui aplikasi SIP SDM dan Smart Presence, Setiap pegawai diwajibkan mengikuti minimal tiga pelatihan per tahun, serta Inisiatif pembentukan Mobile Team di Singaraja dan NTB menjadi contoh nyata peran SDM dalam pertumbuhan aset dan jaringan bisnis.
Mobile Team yang terdiri dari lima orang Account Officer (AO) yang dipimpin oleh dua orang Team Leader, di bawah koordinasi Kepala Pimpinan Kantor Pusat Operasional, dicatat berhasil mencapai Outstanding Kredit (OS) Per 30 September 2025, di wilayah Singaraja yaitu sebesar Rp 16.345.094.121 (116 Noa).
Sementara itu di wilayah NTB sebesar Rp 144.241.544.795,- (53 Noa). Dengan keberhasilan outstanding yang telah di capai tersebut, Mobile Team adalah salah satu unit kerja yang nantinya menjadi cikal bakal pembukaan Kantor Cabang di wilayah tersebut.
Dengan penerapan HCMS yang dilakukan, PT BPR Sukawati Pancakanti dicatat meraih keberhasilan lain, salah satunya di bidang kinerja. Perusahaan di antaranya dicatat meraih Net Profit melonjak tajam sebesar 250%. Hal ini karena Total Net Profit tahun 2023 sebesar Rp4.448.210.802 dan tahun 2024 sebesar Rp13.638.555.271. Kenaikan tersebut mencerminkan perusahaan berhasil melakukan efisiensi operasional dan optimalisasi pendapatan dari penerapan HCMS yang dilaksanakan.
Editor: Busthomi
