TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perkuat SDM, RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Sukses Beri Kontribusi ke Perekonomian Daerah

Irawan Djoko Nugroho
30 January 2026 | 16:05
rubrik: BUMD, Event
Perkuat SDM, RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Sukses Beri Kontribusi ke Perekonomian Daerah

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi kembali terpilih menjadi nominator TOP BUMD Awards 2026.

Rumah sakit umum kelas A milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ini, memiliki visi ‘Terwujudnya RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi sebagai rumah sakit rujukan, pendidikan, terdepan, berdaya saing dan bermartabat.’

RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dicatat mengikuti sesi presentasi Penjurian TOP BUMD Awards 2026, Jumat (30/1/2026).

Hadir dalam penjurian, di antaranya adalah Direktur RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi drg. Busril, MPH; Wakil Direktur Umum & SDM, Reni Susanti, S.Kp, M. Kep, Ns. Sp. Kep, MB; dan Wakil Direktur Keuangan, dra. Trizayenni, Apt. Msc.

Dalam penjurian, Busril menyatakan jika RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi yang berdiri sejak 1908, berperan sebagai pusat rujukan layanan kesehatan wilayah Sumatera Barat bagian utara dengan layanan spesialis dan subspesialis yang komprehensif.

Selain menjalankan layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, RSUD Dr. Achmad Mochtar juga melaksanakan layanan prioritas kesehatan jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.

“Sebagai RS pemerintah, RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi memiliki peran penting dalam bidang pendidikan. Salah satunya, berperan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang dan filial Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Pada tahun ini, RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi bahkan ditunjuk sebagai Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) Program Pendidikan Dokter Spesialis Bedah,” kata Busril.

Kinerja Pelayanan Meningkat

Menurut Busril, RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dicatat berhasil membukukan perbaikan pelayanan secara signifikan pada 2025 dibandingkan 2024. Baik dari sisi tingkat hunian tempat tidur, jumlah kunjungan rawat jalan, pasien rawat inap, maupun jumlah tindakan operasi.

BACA JUGA:   Inovasi dan Digitalisasi Dorong Perumdam Tirta Tanadoang Menuju BUMD Air Minum yang Berkelanjutan

Secara rinci, dijelaskannya, pada tingkat hunian tempat tidur (BOR), tahun 2024 dicatat sebesar 52,12 persen dan tahun 2025 meningkat menjadi 61,56 persen.

Dengan jumlah kunjungan rawat jalan tahun 2024 dicatat sebesar 102.169 orang dan tahun 2025 menjadi 120.644 orang, atau tumbuh 18,08 persen. Pasien rawat inap tahun 2024 dicatat sebesar 13.309 orang dan tahun 2025 menjadi 16.507 orang, atau meningkat sebesar 24,03 persen.

Selain itu, jumlah tindakan operasi juga meningkat. Tahun 2024 dicatat sebesar 4.137 orang dan tahun 2025 dicatat sebesar 4.996 orang, atau meningkat 20,76 persen. Semua peningkatan kinerja tersebut ditopang oleh penguatan sarana prasarana, antara lain pengoperasian CT Scan 128 slice, MRI, layanan radioterapi, hemodialisa, serta pengembangan IGD terpadu dan ruang rawat intensif.

Berkat Perkuat Manajemen SDM

Busril Kembali menjelaskan, perbaikan pelayanan yang dilakukan tidak lepas dari keberhasilan perusahaan dalam memperkuat manajemen SDM. Dalam memperkuat manajemen SDM tersebut, RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dicatat melaksanakan Perencanaan SDM, Rekruitmen dan Seleksi SDM, Penempatan dan Pengembangan Karir, Pendidikan dan Pelatihan, Penilaian Kinerja SDM, Remunerasi/insentif, Perlindungan SDM, dan Transformasi Digital SDM.

Dalam memperkuat manajemen SDM, RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi juga menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Baik melalui penguatan sistem manajemen keuangan, pengelolaan risiko, serta pemanfaatan aplikasi pengelolaan keuangan.

Pendapatan 124,48 Persen dari Target

Dengan keberhasilan dalam memperkuat manajemen SDM pula, menurut Busril, banyak capaian lain yang berhasil dibukukan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Seperti misalnya, peningkatan kinerja bisnis.

Perusahaan dicatat berhasil merealisasikan pendapatan pada tahun 2025 mencapai 124,48 persen di atas target. Hal ini karena target pendapatan tahun 2025 dicatat sebesar Rp162,500,000,000 dan realisasi pendapatan dicatat sebesar Rp202,275,480,540.63.

BACA JUGA:   Hebat! Program CSR PT Bio Inti Agrindo Sukses Dongkrak Ekonomi Warga Papua

Di samping itu, perusahaan juga berhasil menghadirkan tingkat kemandirian keuangan. Hal ini karena  tingkat kemandirian keuangan (TKK) dapat direasisasikan sebesar 77,04 persen, atau masuk dalam kategori mandiri. Capaian tersebut sejalan dengan nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dilaksanakan Inspektorat, yang dicatat memiliki nilai 80,44, atau dengan predikat A.

Untuk indeks kepuasan masyarakat, RSUD Dr. Achmad Mochtar dicatat meraih kategori sangat baik, karena meraih nilai 94,33 atau A. Dan pada tingkat akreditasi, rumah sakit dinyatakan lulus paripurna oleh LARS-DHP dengan nilai 92,10.

Banyak Inovasi

Keberhasilan memperkuat manajemen SDM, membuat RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi juga berhasil menghadirkan banyak inovasi. Bahkan inovasi terebut ditempatkan menjadi salah satu pilar utama pengembangan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.

Adapun inovasi yang telah dihadirkan, salah satunya dengan mengembangkan digitalisasi pelayanan secara mandiri.

Di mana di antaranya adalah: pendaftaran online, rekam medis elektronik, serta digitalisasi informasi dan edukasi kesehatan melalui RSAM TV. Terkait inovasi yang dikembangkan pula, inovasi layanan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi bahkan dicatat memperoleh pengakuan nasional, antara lain masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik melalui program BASABA dan LILAKU-4GH dari Kementerian PANRB.

Kontribusi ke Pemda

Berkat semua capaian yang ada, perusahaan kemudian mampu memberi kontribusi kepada pemerintah daerah. Di mana di antaranya tercermin dalam dukungannya terhadap urusan wajib kesehatan, pencapaian RPJMD, serta penguatan sistem Jaminan Kesehatan Nasional daerah.

Dari sisi fiskal, rumah sakit dicatat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui retribusi pelayanan kesehatan dan pajak daerah tidak langsung, sekaligus meningkatkan efisiensi APBD dengan membiayai operasional dari pendapatan sendiri.

Keberadaan rumah sakit ini juga memberikan dampak ekonomi melalui penyerapan lebih dari seribu tenaga kerja medis dan nonmedis, mendorong investasi kesehatan, serta menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar wilayah rumah sakit.

BACA JUGA:   Bank Syariah Rajasa: Poles TI, Genjot Dana UMKM

“Dengan semua peran yang berhasil dibukukan, RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi tidak hanya menjadi pusat layanan kesehatan rujukan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia dan perekonomian daerah,” pungkas Busril.

Tags: RSUD Dr. Achmad Mochtar BukittinggiTOP BUMD Awards 2026
Previous Post

Laba Capai Rp5,1 Triliun, OCBC Pertahankan Pertumbuhan Berkelanjutan di 2025

Next Post

IHSG Melonjak 97,40 Poin pada Penutupan Perdagangan Jumat Akhir Pekan

Comments 1

  1. Bundo Noor says:
    4 months ago

    RSAM semakin terdepan dalam meningkatkan pelayanan dan inovasi terkini untuk memenuhi harapan masyarakat

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR