TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasca Diakuisisi INET, PADA Sukses Balikkan Rugi Jadi Laba

Busthomi
1 April 2026 | 15:13
rubrik: Capital Market
Pasca Diakuisisi INET, PADA Sukses Balikkan Rugi Jadi Laba

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Emiten jasa tenaga alih daya (outsourcing), PT Personel Alih Daya Tbk (IDX: PADA), sebagai entitas dari PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) berhasil menorehkan kinerja gemilang sepanjang tahun buku 2025.

Perseroan sukses membalikkan keadaan dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,5 miliar, tumbuh signifikan 115% dibandingkan rugi bersih tahun 2024 yang mencapai Rp16,5 miliar.

Berdasarkan Laporan Keuangan Tahunan 2025 (audited), PADA membukukan pendapatan usaha sebesar Rp1,163 triliun. Angka ini meningkat 27,8% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya sebesar Rp910,5 miliar.

Kenaikan ini dipicu oleh kontribusi positif dari ekspansi bisnis baru yaitu layanan jasa kurir, peningkatan volume transaksi dari klien atau mitra eksisting khususnya layanan jasa personel support & office services, serta pertumbuhan positif dari project kolaborasi dengan mitra strategis untuk penjualan produk Starlite (Fiber to the Home/FTTH) serta Internet Rakyat (IRA) 5G Fixed Wireless Access (FWA).

Laba kotor Perseroan pada FY-2025 tumbuh sebesar 37,4% menjadi Rp43,1 miliar, naik dari Rp31,3 miliar pada FY-2024. Meskipun terdapat kenaikan pada Beban Pokok Pendapatan, Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang lebih besar sehingga margin tetap terjaga.

Pencapaian ini didorong oleh langkah strategis Perseroan dalam menyeleksi kontrak klien atau mitra dengan management fee yang memberikan margin lebih optimal, serta merefleksikan efektivitas strategi efisiensi biaya yang diterapkan Perseroan guna menjaga profitabilitas operasional.

Optimalisasi Opex

Perseroan berhasil mengimplementasikan manajemen biaya yang efektif pada pos Beban Umum dan Administrasi. Selain itu, terjadi penurunan signifikan pada pos Beban Usaha lainnya yang didorong oleh penyelesaian kewajiban perpajakan serta penurunan penyisihan piutang usaha seiring dengan efektivitas proses collection.

Strategi ini berkontribusi langsung pada peningkatan Laba Sebelum Pajak dan Bunga (EBIT), yang sekaligus merefleksikan penguatan performa operasional Perseroan.

BACA JUGA:   Naik 33,80%, Laba Bersih CMRY Capai Rp 2,03 Triliun

Laba bersih Perseroan sebesar Rp2,5 miliar pada FY-2025, berbalik positif dari posisi rugi bersih Rp16,5 miliar di tahun sebelumnya (naik 115,0% YoY).

Keberhasilan ini merupakan hasil nyata dalam menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan (strategi ekspansi pasar dan optimalisasi pendapatan dari klien atau mitra eksisting) dengan tetap mengedepankan efisiensi biaya serta profitabilitas di setiap lini bisnis operasional.

Per 31 Desember 2025, total aset Perseroan tercatat sebesar Rp265,9 miliar, tumbuh 9,8% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang sebesar Rp242,1 miliar.

Sejalan dengan utang bank jangka pendek serta utang pihak berelasi jangka panjang, total liabilitas mengalami kenaikan sebesar 17,2% menjadi Rp146,1 miliar. Peningkatan liabilitas ini, merupakan langkah strategis untuk memperkuat modal kerja dan mendukung percepatan pertumbuhan operasional Perseroan.

Direktur Utama Perseroan, Cahyanul Uswah menjelaskan, pencapaian tahun 2025 menjadi tonggak penguatan fundamental bisnis Perseroan. Hal ini berkat strategi ganda yang diterapkan persreoan secara konsisten.

Pertama, PADA berhasil mencatatkan pendapatan dari lini bisnis baru yaitu layan jasa kurir, serta memperkuat layanan jasa Technical Services pada project penjualan Starlite (Fiber to the Home/FTTH) serta Internet Rakyat (IRA) 5G Fixed Wireless Access (FWA) serta berhasil pula mengamankan pertumbuhan pendapatan dari layanan bisnis personel support & office services.

Kedua, penerapan disiplin operasional yang ketat dalam menyeleksi kontrak dengan management fee yang lebih optimal di seluruh unit bisnis telah berhasil memperkokoh fundamental Perseroan.

“Peningkatan gross margin menjadi bukti nyata bahwa kualitas klien atau mitra, dan efisiensi dapat selaras berjalan beriringan dengan kualitas layanan terbaik. Sehingga optimalisasi opex mencerminkan komitmen kuat kami terhadap tata kelola perusahaan yang baik dan kesehatan finansial Perseroan jangka Panjang,” ujar dia dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (1/4/2026).

BACA JUGA:   Indeks Komposit Jakarta Meningkat hampir 2 Persen

“Dengan fokus pada solusi layanan jasa outsourcing yang berkualitas dan menjaga profitabilitas, maka kami yakin tahun 2025 telah menjadi fondasi kokoh bagi pertumbuhan Perseroan di masa depan, demi memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, tandas Cahyanul lagi.

Guna merespons pertumbuhan sektor e-commerce dan logistik yang sangat pesat, Perseroan melalui lini bisnis Jasa Kurir telah menyiapkan strategi khusus untuk meningkatkan kualitas layanan.

Strategi ini mencakup pemenuhan tenaga kerja (kurir dan sortir) yang masif bagi klien strategis, serta akselerasi ekspansi ke berbagai wilayah baru.

Selaras dengan strategi pertumbuhan bisnis jangka panjang, Perseroan pun telah mengawali langkah strategis lainnya pada penghujung tahun 2025 melalui optimalisasi kolaborasi dengan mitra strategis yaitu anak usaha dari PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI Group) yaitu PT Integrasi Jaringan Ekosistem dan PT Telemedia Komunikasi Pratama.

Sinergi ini bertujuan untuk mensupport dalam penyediaan tenaga kerja teknisi untuk instalasi & tenaga penjualan ataupun distribusi, tenaga teknisi untuk pemeliharaan perangkat dan jaringan serta dukungan layanan pelanggan (agent Call Center).

Kolaborasi ini bertujuan untuk mengakselerasi perluasan jangkauan internet nasional hingga ke pelosok daerah, khususnya untuk mendukung produk Starlite (Fiber to the Home/FTTH) serta Internet Rakyat (IRA) 5G Fixed Wireless Access (FWA).

Selain itu di bawah naungan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebagai pengendali baru akan membuka ruang sinergi yang lebih luas bagi Perseroan di dalam ekosistem Grup Usaha INET.

Kolaborasi ini mencakup pemenuhan kebutuhan tenaga kerja (SDM) untuk penjualan, instalasi serta pemeliharaan jaringan dan infrastruktur (managed services) di seluruh Grup Usaha INET.

Lebih jauh, Perseroan kini memiliki akses strategis ke segmen klien atau sektor-sektor baru, melakukan perluasan jangkauan pasar regional, serta adopsi dan transfer teknologi terkini milik Grup Usaha INET.

BACA JUGA:   Genjot Kinerja, PURI Siap Garap Land Bank Baru Senilai Rp7 Miliar

Integrasi ini dapat mengoptimalkan strategi cross-selling dan bundling layanan, yang pada akhirnya akan memperkaya portofolio dan diferensiasi solusi layanan bagi klien/mitra Perseroan.

Tags: Kinerja emitenPT Personel Alih Daya Tbk
Previous Post

InJourney Destination Management Perkuat CSR Berbasis ESG, Dorong UMKM Naik Kelas

Next Post

Program CSR Unggulan WANUA WAILAN PLN IP UP PLTP Lahendong Hadirkan Transformasi Desa Berbasis EBT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR