Jakarta, TopBusiness – Sebagai salah satu perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) strategis di Indonesia, PT Donggi Senoro LNG (DSLNG) terus membuktikan komitmennya tidak hanya dalam aspek operasional, tetapi juga dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan. Beroperasi di Desa Uso, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, perusahaan pengolah gas dengan kapasitas 335 MMSCFD ini mengintegrasikan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) ke dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka.
Dalam pemaparannya di hadapan Dewan Juri Top CSR Awards, Rabu (29/4/2026), Relations and Communication Senior Manager DSLNG, Aji Wihardandi, menegaskan bahwa keberhasilan perusahaan memproduksi sekitar 2 juta ton LNG per tahun harus berjalan selaras dengan kesejahteraan masyarakat di lingkar wilayah kerja operasional.
Akselerasi Ekonomi Lokal dan Sinergi “Gerbang”
DSLNG memfokuskan pengembangan ekonomi lokal melalui riset mendalam di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan UMKM. Strategi yang dijalankan mencakup inisiasi stocking points, peningkatan akses pasar, hingga pengembangan produk pasca-panen untuk memberikan nilai tambah bagi petani dan nelayan.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga melakukan pelatihan pengelolaan keuangan kelompok dan inisiasi studi inkubasi bisnis agar masyarakat mandiri secara finansial,” ujar Aji.
Program-program ini disinergikan dengan inisiatif pemerintah daerah melalui program “Gerbang”, seperti:
- Gerbang Produktif Sejahtera: Mendorong UMKM naik kelas dan inklusivitas perempuan.
- Gerbang Pangan: Implementasi smart farming dan diversifikasi pangan.
- Gerbang Digital: Membawa UMKM lokal masuk ke ekosistem digital.
Transformasi Kesehatan Masyarakat
Di sektor kesehatan, DSLNG bekerja sama dengan Puskesmas dan posyandu untuk menekan angka stunting melalui program nutrisi ibu dan balita (MCHN). Perusahaan juga aktif dalam promosi pencegahan penyakit menular seperti Tuberkulosis (TB), Malaria, dan Demam Berdarah, serta mendukung implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP).
Sinergi dengan Gerbang Sehat dan Gerbang Layak Bersih dan Lancar memastikan bahwa infrastruktur sanitasi melalui STBM 5 Pilar (WASH) dapat terwujud, demi menciptakan “Banggai Tanpa Kekumuhan”.
Komitmen Hijau dan Kelestarian Burung Maleo
Sebagai peraih predikat PROPER Hijau, DSLNG menempatkan konservasi lingkungan sebagai pilar utama. Salah satu program unggulannya adalah Konservasi Ex-situ Burung Maleo, satwa endemik Sulawesi yang menjadi kebanggaan daerah.
Selain itu, perusahaan mengelola pusat pembibitan (TUNAS), konservasi terumbu karang, dan sistem pengelolaan sampah rumah tangga yang terintegrasi. Upaya ini mendukung visi “Luwuk Kota Gas” yang bersih dan berkelanjutan melalui ekonomi sirkular.
Pendidikan dan Penguatan Kapasitas Masyarakat
DSLNG juga menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan melalui pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dan peningkatan kompetensi guru. Melalui program Bonua Pintar, anak-anak di sekitar wilayah operasi mendapatkan akses pendidikan non-formal seperti pengajaran Al-Quran, Bahasa Inggris, hingga matematika (Sempoa).
Rantai Pasok dan Inklusivitas
Satu hal yang membedakan CSR DSLNG adalah integrasi program ke dalam rantai pasok perusahaan. CSR Manager DSLNG, Febbriant Abby, menjelaskan bahwa komponen pengembangan masyarakat kini masuk ke dalam Key Performance Index (KPI) vendor dan kontraktor.
“Kami rutin memfasilitasi Vendor Day untuk memastikan pengusaha lokal di Banggai memahami standar pengadaan kami. Kami juga bekerja sama dengan vendor kantin perusahaan untuk menyerap hasil panen kelompok tani dampingan, seperti Kelompok Wanita Tani Batukimae di Desa Uso,” jelas Abby.
Inklusivitas juga menjadi jiwa dari setiap program. DSLNG memastikan kelompok rentan, termasuk lansia dan perempuan, mendapatkan perlindungan serta kesempatan yang sama dalam setiap kegiatan pemberdayaan.
Acara presentasi ini juga dihadiri oleh CSR Supervisor, Berkatdo Saragih, yang turut mendampingi proses penilaian.
Dengan pendekatan yang komprehensif dan terukur ini, PT Donggi Senoro LNG optimis dapat terus menjadi mitra pembangunan yang andal bagi Pemerintah Kabupaten Banggai dan masyarakat Sulawesi Tengah.
