TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pasar Saham Awali Perdagangan di Zona Hijau

Agus Haryanto
24 June 2026 | 09:28
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Rabu (24/6/2026) di zona hijau. Pada pembukaan perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 26,94 poin atau 0,44 persen menjadi 6.128,27 dari posisi penutupan sebelumnya di 6.101,33.

Sejalan dengan penguatan IHSG, Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga bergerak positif dengan kenaikan 2,70 poin atau 0,45 persen ke level 601,13 dari posisi sebelumnya 598,43.

Pada awal perdagangan, aktivitas pasar menunjukkan sentimen beli yang cukup dominan. Berdasarkan data transaksi awal sesi, volume perdagangan mencapai sekitar 866 juta saham, dengan frekuensi transaksi 76.845 kali dan nilai transaksi sebesar Rp599 miliar. Sementara itu, sebanyak 248 saham menguat, 111 saham melemah, dan sisanya bergerak stagnan.

Saham-saham berkapitalisasi besar yang menjadi penopang pergerakan indeks pada pembukaan perdagangan antara lain sektor perbankan dan saham-saham unggulan lainnya. Di antaranya:

SahamPerubahanHarga Pembukaan
BBCAnaik Rp25Rp6.150 per saham
BBRInaik Rp40Rp2.950 per saham
BMRInaik Rp20Rp4.140 per saham
BBNInaik Rp10Rp3.440 per saham
TLKMnaik Rp10Rp2.550 per saham
ASIInaik Rp90Rp4.770 per saham

Penguatan saham-saham perbankan tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan IHSG mengingat bobot kapitalisasi pasarnya yang besar dalam perhitungan indeks.

Secara sektoral, penguatan didorong oleh sektor keuangan, energi, dan saham-saham berbasis komoditas yang kembali menarik minat investor setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir mulai mereda.

Kenaikan IHSG pada pembukaan perdagangan menunjukkan adanya upaya pasar melanjutkan fase pemulihan setelah indeks sempat tertekan dan ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya. Secara teknikal, area 6.100 menjadi level dukungan (support) jangka pendek yang cukup kuat, sementara area 6.150–6.200 menjadi zona resistensi yang akan diuji selama perdagangan berlangsung.

BACA JUGA:   Hari Ini, JCI Diperkirakan Bergerak Sideways

Penguatan saham-saham perbankan besar seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI menjadi sinyal positif karena sektor keuangan masih menjadi tulang punggung pergerakan IHSG. Jika saham-saham tersebut mampu mempertahankan penguatannya hingga akhir sesi, peluang IHSG bergerak menuju kisaran 6.180–6.220 masih terbuka.

Di sisi lain, investor tetap mencermati sentimen eksternal, terutama arah kebijakan suku bunga global, pergerakan nilai tukar rupiah, serta arus dana asing yang masih menjadi faktor utama penentu arah pasar. Aksi beli pada saham-saham unggulan mengindikasikan mulai munculnya kepercayaan investor terhadap prospek jangka pendek pasar saham domestik.

Dengan pembukaan yang positif dan dukungan saham-saham berkapitalisasi besar, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan sepanjang sesi perdagangan selama mampu bertahan di atas level psikologis 6.100.

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Ada Potensi Technical Rebound, Ide Trading Hari Ini Saham RAJA, DSSA, OASA, ESSA, JSMR, dan ISAT

Next Post

Didorong Danantara, BTN Kaji Opsi Buyback Saham dan Lirik Revisi RBB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR