TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Potensi Technical Rebound, Ide Trading Hari Ini Saham RAJA, DSSA, OASA, ESSA, JSMR, dan ISAT

Busthomi
24 June 2026 | 08:23
rubrik: Capital Market
Dengan BIONS, BNI Sekuritas Targetkan Penambahan Investor 30℅

Ilustrasi pergerakan saham. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup turun 0.25%, ke level 6,101.33 dan disertai dengan net sell asing Rp 311,60 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, DSSA, NATO, BBCA dan ASII.

Untuk perdagangan hari ini, Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Muhammad Lutfi Permana mengatakan, setelah IHSG tes support di 6000, IHSG berpeluang untuk short term teknikal rebound hari ini. tapi hati-hati karna IHSG masih rentan untuk koreksi.

“Dengan kondisi itu, level Support IHSG diperkirakan di kisaran 6060-6000 dan level Resist IHSG diproyeksi di rentang 6160-6190,” ujar dia, dalam risetnya Rabu (24/6/2026).

Trading Idea hari ini: RAJA, DSSA, OASA, ESSA, JSMR, dan ISAT

  • RAJA Spec Buy dengan area di 4140-4110, dengan target dekat di 4220-4290. Cutloss di bawah 4100.
  • DSSA Spec Buy dengan area beli di 825-820, dengan target dekat di 845-855. Cutloss di bawah 820.
  • OASA Spec Buy dengan area beli di 276-274, cutloss di bawah 272. Target dekat di 282-286.
  • ESSA Spec Buy dengan area beli di 655-650, cutloss di bawah 645. Target dekat di 670-680.
  • JSMR Spec Buy dengan area beli di 2840-2820, cutloss di bawah 2810. Target dekat di 2900-2940.
  • ISAT Spec Buy dengan area beli di 1765-1750, cutloss di bawah 1745. Target dekat di 1790-1815.

Global Overnight Review

Wall Street Kompak Terkoreksi, Saham AI dan Chip Dipicu Aksi Jual Besar. Indeks-indeks saham Wall Street ditutup kompak turun pada perdagangan Selasa (23/6).

Pelemahan dipimpin oleh aksi jual besar-besaran di sektor teknologi dan semikonduktor yang memicu gelombang koreksi di pasar global.

Indeks Nasdaq Composite terkoreksi 2,21%, S&P 500 turun 1,44% dan Dow Jones Industrial Average melemah 0,09%. Tekanan terbesar datang dari saham-saham AI. Produsen chip memori Micron Technology anjlok 13%, diikuti Sandisk melemah 13%.

BACA JUGA:   IHSG Bisa Positif di Awal Pekan, Cermati Saham Ini

Selain itu, saham Seagate Technology turun lebih dari 5%, Intel melemah 6%, Advanced Micro Devices (AMD) turun hampir 6%, dan Qualcomm jatuh sekitar 8%.

Sedangkan, saham-saham defensif seperti Walmart, Procter & Gamble, serta Johnson & Johnson juga bergerak positif. Sementara itu, saham IBM melonjak 5% setelah memperoleh rekomendasi ‘overweight’ dari JPMorgan.

Saham Sherwin-Williams dan Merck juga ditutup menguat. Sementara itu, Alphabet kembali berada di bawah tekanan dengan penurunan 1%, setelah sehari sebelumnya merosot 5%. Investor masih mencermati kabar hengkangnya sejumlah talenta AI penting dari perusahaan induk Google tersebut.

Bursa Asia Kompak Melemah, Pasar Cermati Perkembangan Perdamaian AS-Iran. Bursa Asia turun signifikan pada perdagangan Selasa (23/6). Indeks Nikkei 225 Jepang turun 3,55%, dan Topix melemah 2,56%.

Selain itu, Hang Seng Hong Kong melemah 1,82%, Taiex Taiwan berkurang 1,34%, ASX 200 Australia terkoreksi 0,33%, dan CSI 300 China turun 2,77%. Di sisi lain, Straits Times naik tipis 0,03% dan FTSE Malaysia melemah 1,23%.

Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi anjlok 10%, dan Kosdaq merosot 7,94%. Pelemahan di pasar saham Korea Selatan, menyebabkan trading halt (penghentian perdagangan sementara).

Penurunan dipicu oleh meningkatnya tekanan aksi ambil untung dari investor asing. Harga saham produsen chip seperti Samsung Electronics dan SK Hynix turun lebih dari 12%, sementara LG Electronics turun lebih dari 6%.

Selain itu, saham Hyundai Motor dan KIA juga melemah lebih dari 12%. Di sisi global, AS memberikan lisensi 60 hari yang memungkinkan Iran untuk menjual minyak di pasar internasional. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg)

Tags: rekomendasi sahamsahamsaham hari inisaham pilihan
Previous Post

IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways, Pasar Cermati Tekanan Saham Teknologi Global dan Arah Suku Bunga The Fed

Next Post

Pasar Saham Awali Perdagangan di Zona Hijau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR