TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Avian Perkuat Transformasi Human Capital dengan Integrasikan AI dan Talent Management

Ahmad Churi
8 October 2026 | 08:25
rubrik: Event
Avian Perkuat Transformasi Human Capital dengan Integrasikan AI dan Talent Management

PT Avia Avian Tbk (Avian Brands) terus memperkuat transformasi sumber daya manusia (SDM) atau human capital dengan menempatkan pengelolaan talenta melalui integrasi sistem digital, kecerdasan buatan (AI), dan sustainability sebagai bagian dari strategi pertumbuhan bisnis jangka panjang berkelanjutan.

Jakarta, TopBusiness – Sebagai perusahaan manufaktur cat, pelindung, dan bahan bangunan yang dikenal dengan merek Avian Brands, PT Avia Avian Tbk (AVIA) dalam industri ini, juga menghadapi tantangan  dan  peluang  yang  beragam  dalam  lingkungan  yang  cepat  berubah dewasa ini. Perusahaan di antaranya menghadirkan produk solusi arsitektur, sebagai produk utama yang terdiri dari cat tembok, cat kayu, serta solusi arsitektur lainnya, termasuk cat atap, semen instan, dan cat ulang otomotif. 

Per tanggal 31 Desember 2025, Avian Brands memiliki portofolio terdisverifikasi sekitar lebih dari 2.600 SKU untuk produk solusi arsitektur yang Avian Brands pasarkan dan distribusikan mencapai 124 merek. Beberapa merek rumah tangga utama Avian Brands termasuk Avian, Avitex, dan No Drop

Menyikapi dinamika dalam industri dan juga landscape pasar yang kian dinamis dewasa ini, perusahaan juga melakukan transformasi yang berkelanjutan dalam pengeolaan human capital (SDM) di semua lini. Mulai dari level operasional, administrasi, hingga posisi strategis (seperti HRGA Supervisor dan staf spesialis di pabrik serta pusat inovasi) dengan standar kompetensi yang ketat.

Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) di PT Avian,  dilakukan melalui pendekatan yang terstruktur, meliputi sistem rekrutmen, pelatihan intensif, manajemen kinerja, serta penerapan sistem kerja berbasis kompetensi yang didukung pemanfaatan teknologi. Perusahaan mengintegrasikan people, capability, culture, dan sustainability untuk mendukung nilai keberkelanjutan “Sustainability ESG Strategy Sustainability Integration Human Capital”. 

Dalam kaitan ini, perusahaan menempatkan SDM  sebagai fungsi strategis yang semakin terintegrasi dengan sustainability dan memberikan dampak positif bagi perusahaan. Operasional SDM juga didukung pemanfaatan sistem integrasi teknologi informasi (Human Resource Information System / HRIS) guna memantau produktivitas, administrasi, penggajian, serta evaluasi kerja yang transparan.

BACA JUGA:   Lewat Walidah, PT Darma Henwa Bangun Kemandirian Warga Lingkar Tambang

Misalnya pada tahun lalu (2025), Avian Brands memperluas akses pengembangan kompetensi kepada karyawan di berbagai level organisasi.  Selain pelatihan, Avian Brands juga memfasilitasi sertifikasi kompetensi bagi karyawan di berbagai jenjang, sesuai dengan kebutuhan fungsi dan pengembangan profesional masingmasing. Pendekatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam membangun capability, competency, dan continuous learning culture secara berkelanjutan.

Demikian beberapa poin penting terkait transformasi Human Capital Tim Avia Avian Tbk dalam sesi presentasi dan wawancara penjurian “TOP Human Capital Awards 2026” yang diselenggarakan Majalah TopBusiness secara dari pada Selasa (06/10/2026) melalui aplikasi zoom meeting. Presentasi dari Tim Avian disampaikan oleh Manager HRGA, Adry Premana Sari, Manager Sustainability, Dodik Murdiyanto, Manager POD & Recruitment Handry Harianto. Turut hadir dalam sesi ini, Elizabeth Wijaya – Supervisor POD, serta Earlyn – Staff Sustainability.

Sedangkan tim juri penilai terdiri, Prof.DR. Satya Arinanto (Guru Besar – Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI), DR. Aldrin Herwany  (Perbanas Institute Jakarta), Kusuma Prabandari (Dwika Consulting), Ben de Haan.SH.,  (Senior Advisory MSI Group) yang pandu moderator Ahmad Chury (MSI Group).

Dalam presentasinya, Tim Avian Brands mengusung tema “Building Sustainable Human Capital for Long-Term Business Growth”. Di antaranya memfokuskan pada peran talent management, Human Capital Management System (HCMS), serta sustainability dalam mendorong keunggulan bisnis.

Transformasi human capital Avian Brands, antara lain diarahkan untuk mengubah pendekatan pengelolaan SDM dari yang sebelumnya bersifat administratif menjadi fungsi strategis yang terintegrasi dengan kebutuhan bisnis dan sustainability.

Struktur pengelolaan human capital juga diarahkan untuk menyelaraskan people, capability, culture, dan sustainability. Perusahaan menilai integrasi tersebut penting agar pengembangan manusia tidak berjalan sendiri, tetapi memberikan dampak terhadap pertumbuhan organisasi dan pencapaian target finansial maupun operasional.

BACA JUGA:   Produsen Cat Ini Tebar Dividen Rp619 Miliar

Dorong Digitalisasi dan Pemanfaatan AI

Salah satu perkembangan penting dalam transformasi tersebut adalah semakin luasnya pemanfaatan teknologi digital dan AI dalam proses human capital.Avian Brands mengembangkan HCMS dengan pendekatan people centric dan purpose centric, tidak lagi sekadar berorientasi pada efisiensi pekerjaan. Teknologi dan AI mulai ditempatkan sebagai alat kolaboratif untuk meningkatkan produktivitas, mendukung kreativitas, hingga membantu pengambilan keputusan.

Pemanfaatan AI juga diterapkan dalam proses rekrutmen. Perusahaan menggunakan AI untuk melakukan analitik dan metrik karyawan, termasuk proses screening kandidat. Dalam proses seleksi, AI digunakan untuk membantu mengklasifikasikan kandidat sesuai kebutuhan posisi sebelum masuk ke tahapan wawancara HR dan user.

Digitalisasi juga diperluas melalui My Avian Apps, Web Career, Online Assessment, serta pengembangan data center analitik untuk mendukung pengelolaan human capital. Langkah ini diarahkan untuk menyederhanakan sistem HR sekaligus memperkuat kualitas analisis dalam pengambilan keputusan.

Talent Management Jadi Mesin Pengembangan 

Avian Brands juga memperkuat talent management melalui pemetaan talenta dan sistem pengembangan karier yang lebih terstruktur. Perusahaan menggunakan 9 Grid Box untuk memetakan karyawan berdasarkan kompetensi dan potensi. Hasil pemetaan menjadi dasar untuk menentukan pengembangan dan mobilitas karyawan, termasuk menyiapkan talenta dengan potensi kepemimpinan.

Sepanjang 2026 hingga September, tercatat 28 karyawan mendapatkan promosi berdasarkan grade, sementara 15 karyawan memperoleh promosi berdasarkan jabatan. Angka tersebut masing-masing dibandingkan dengan 27 dan 14 pada 2025.

Guna menyiapkan calon pemimpin masa depan, Avian Brands menjalankan Avian Development Program (ADP) selama 18 bulan. Program tersebut mencakup orientasi, pendalaman bisnis, exposure, pengembangan kompetensi, pengerjaan proyek, mentoring, hingga presentasi proyek kepada Direksi.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa talent management tidak hanya diarahkan untuk mengisi kebutuhan jabatan saat ini, tetapi juga membangun leadership pipeline dan memastikan kesiapan sumber daya manusia menghadapi kebutuhan organisasi di masa depan.

BACA JUGA:   Wujudkan SDM Unggul, ISTA Jalin Kerja Sama dengan Delapan Rekanan

Perkuat Employee Experience melalui Avian Connect

Transformasi digital juga menyentuh pengalaman karyawan melalui Avian Connect, platform employee self-service yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan karyawan. Platform tersebut mencakup antara lain E-Form HRMS, Employee Star, Manage My Teams, Learning Experience, Employee Attendance, Employee Information, Performance Management, serta notifikasi secara real time.

Digitalisasi tersebut berjalan berdampingan dengan program employee engagement dan workplace experience. Avian Brands menyediakan berbagai fasilitas dan kanal komunikasi, termasuk survei kepuasan, grievance survey anonim, LKS Bipartit, fasilitas kesehatan, ruang laktasi, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, hingga fasilitas transportasi dan mess karyawan.

Dengan berbagai inisiatif tersebut, Avian Brands menargetkan pembangunan sustainable human capital melalui pengembangan kompetensi manajer yang terstruktur, terukur, tersertifikasi, dan berkelanjutan.

Target tersebut menjadi bagian dari perjalanan transformasi human capital Avian Brands yang dimulai sejak 2021 melalui pembangunan fondasi sistem human capital, dilanjutkan standardisasi, pengembangan kompetensi, integrasi performance dan talent management, hingga penguatan pengukuran kinerja serta manajemen talenta pada 2025.

Dari sisi bisnis, transformasi tersebut berjalan seiring dengan pertumbuhan kinerja perusahaan. Data HC Business Index periode 2024–2025 menunjukkan total revenue Avian Brands meningkat dari sekitar Rp7,47 triliun menjadi Rp8,12 triliun, sedangkan laba bersih naik dari sekitar Rp1,66 triliun menjadi Rp1,74 triliun. Jumlah karyawan tercatat 1.905 orang pada periode sebelumnya dan 1.831 orang pada periode berikutnya.

Avian Brands menilai penguatan human capital perlu terus dikembangkan sejalan dengan arah bisnis dan sustainability. Karena itu, pengembangan kompetensi, kesiapan kepemimpinan, digitalisasi HCMS, pemanfaatan AI, serta budaya organisasi menjadi bagian dari agenda perusahaan untuk memastikan human capital mampu menjadi penggerak pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Tags: PT Avia Avian Tbk
Previous Post

BEI Suspensi Saham MPXL pada 8 Oktober 2026

Next Post

Selektif Trading Saat Pasar Fluktuatif, Koleksi Saham Ini: MDKA, AMMN, PTRO, JPFA, SGER, dan UVCR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR