TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Asian Games 2018 Dorong Bisnis Ritel

Nurdian Akhmad
8 August 2018 | 14:17
rubrik: Business Info, Video


Jakarta, BusinessNews Indonesia –  Pertumbuhan sektor ritel pada semester kedua ini diprediksi bakal meningkat dibanding dengan semester pertama. Faktor pendorongnya yakni adanya Asian Games.

Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo) Budiharjo Iduansjah menjelaskan, pertumbuhan industri ritel pada semester pertama tahun ini mencapai 15 persen dengan stimulan utamanya adalah tunjangan hari raya (THR).

Budi menjelaskan, puncak pertumbuhan pertumbuhan ritel akan terjadi pada kuartal III, yakni dari Juli hingga September. Meski tidak akan jauh dari angka 15 persen, pertumbuhan ini tetap berdampak positif terhadap perkembangan ritel. “Penyebabnya adalah Asian Games di Jakarta dan Palembang,” ujarnya.

Apabila mencapai angka 15 persen, pertumbuhan ritel di kuartal III tahun ini berarti mengalami peningkatan signifkan dibanding tahun lalu. Pada 2017, pertumbuhan sektor ritel hanya berada di rentang empat sampai lima persen. Dengan adanya Asian Games yang dapat mendongkrak tingkat konsumsi, pertumbuhan dapat bertambah hingga lima kali lipat.

Keyakinan ini semakin dirasakan Budi mengingat perkembangan kuartal II/2018 yang signifikan dibanding tahun lalu. Sepanjang bulan Ramadhan hingga Lebaran tahun ini, pertumbuhan menyentuh angka 15 hingga 18 persen. Sedangkan, di waktu yang sama pada tahun lalu, hanya berada di kisaran lima persen saja.

Namun, Budi mengakui, pertumbuhan ritel pada tahun ini sulit dirasakan begitu memasuki kuartal IV atau bulan Oktober. “Diperkirakan akan menurun lagi karena nggak ada event atau momentum. Bulan ke-11 dan 12 baru naik lagi karena ada Natal, tahun baru dan liburan sekolah, meski tidak signifikan,” tuturnya.

BACA JUGA:   Perkuat Akuntabilitas CSR, MSI Institute Gelar Pelatihan Teknik Pengukuran SROI di Bandung
Tags: ritel
Previous Post

KS dan Nippon Steel Bangun Pabrik Senilai US$ 300 Juta

Next Post

BI: Fintech Bisa Dongkrak Ekonomi 5-6 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR