TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inovasi Bank bjb, dari MESRA sampai J’Bret

Nurdian Akhmad
22 March 2019 | 16:12
rubrik: BUMD
Inovasi Bank bjb, dari MESRA sampai J’Bret

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau bank bjb terus melakukan inovasi pelayanan kepada para nasabah dengan meluncurkan berbagai produk terbaru. Akhir tahun 2018 lalu, misalnya, bank yang mayoritas sahamnya dikuasai Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini membesut produk bernama bjb MESRA, singkatan dari Masyarakat Ekonomi Sejahtera.

Ini merupakan produk pinjaman dengan tujuan untuk memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Jawa Barat dan Banten. bjb MESRA ini melengkapi produk lainnya yang juga menyasar UMKM, yakni bjb PESAT atau Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu yang sudah lama diluncurkan perusahaan.

“bjb MESRA ini merupakan pinjaman usaha kepada masyarakat Jawa Barat yang disalurkan melalui rekomendasi rumah ibadah setempat, bisa dari gereja, masjid, wihara dan lainnya. Melalui rumah ibadah ini, kami berusaha mendorong masyarakat untuk berwirausaha,” ujar Agus Mulyana, Pelaksana Dirut sekaligus Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank bjb dalam acara penjurian Top BUMD 2019 di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Fitur-fitur yang ditawarkan dalam bjb MESRA ini antara lain, plafon pinjaman berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 5 juta per orang, jangka waktu pinjaman maksimal 12 bulan, tanpa agunan dan tanpa bunga. “Calon nasabah hanya dikenai biasa administrasi sebesar 8% untuk jangka waktu 6 bulan dan 9,5% untuk yang jangka waktu 12 bulan,” kata dia.

Mekanismenya, bank bjb melakukan koordinasi kepada Lembaga keagamaan terkait. Selanjutnya, bank bjb melakukan sosialisasi kepada rumah ibadah dan jamaahnya. Lalu, pengurus tempat ibadah memberikan rekomendasi jemaah.

“Pinjaman diberikan kepada perorangan berbentuk kelompok dengan pola tanggung renteng. Bank bjb melalui program PESAT memberikan pelatihan dan sekaligus seleksi bagi calon penerima pinjaman,” tutur Agus.

BACA JUGA:   Langkah Bank Lumajang Dukung Pertumbuhan PAD

Sebelum pencairan pinjaman, kata dia, bank bjb akan mengadakan pelatihan pengelolaan keuangan rumah tangga serta pelatihan komunikasi kelompok. Setelah pencairan pinjaman, nasabah akan mendapat pelatihan manajemen usaha dan pelatihan pengelolaan keuangan usaha.

“Pengurus rumah ibadah dalam bjb MESRA ini juga mendapat peran sebagai agen Laku Pandai. Dia mendapatkan benefit bisnis misalnya dari penjualan pulsa, transfer dana dan lainnya. Pengurus rumah ibadah juga bisa sebagai agen pemasaran produk bnk bjb,” tutur Agus.

Sampai September 2018, total outstanding kredit UMKM dan kredit kepada BPR mencapai Rp 5,27 triliun, naik 13,3% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 sebesar Rp 4,65 triliun.  Jumlah dibitor UMKM juga meningkat jadi 28.843 nasabah, dari 28.533  nasabah. Secara kualitas, kredit UMKM juga membaik dengan tingkat kredit macet sebesar 3,73%, turun ddibandingkan periode sama 2017 5,54%.

Selain pemberdayaan UMKM, menurut Agus, inovasi bank bjb juga dilakukan terkait pengembangan ekonomi daerah. Sesuai dengan misi perusahaan, bank bjb berperan aktif mendukung percepatan program pembangunan pemerintah daerah dengan fasilitas kredit bagi pemerintah daerah maupun swasta.

“Bank bjb memiliki produk bjb INDAH atau Infrastruktur Daerah. Produk ini ditujukan untuk mendanai kegiatan proyek-proyek infrastruktur serta pengadaan barang dan jasa Pemerintah Daerah Jawa Barat,” kata Agus.

Terkait pengembangan ekonomi daerah, bank bjb juga memiliki program OVOC atau One Village One Company. Program 1 desa 1 perusahaan ini diselenggarakan guna memajukan ekonomi perdesaan.  “Sebagai penggerak laju perekonomian daerah, bank bjb siap dalam memajukan ekonomi pedasaan di Jawa Barat. Produk-produk bank bjb siap diakses oleh Pemerintah Desa dan warganya, dalam upaya mewujudkan Jabar juara lahir batin,” tutur Agus.

 

BACA JUGA:   TOP BUMD Awards 2024 Siap Digelar, Awas Terlewat!

Inovasi lainnya terkait layanan. Bank bjb baru-baru ini meluncurkan layanan Samsat J’Bret. Istilah ini berasal dari Bahasa Sunda yakni Jabar ngabret yang artinya Jabar kencang. Layanan Samsat J’Bret ini untuk mengoptimalkan layanan Samsat di Provinsi Jawa Barat. Ada beberapa layanan dari Samsat J’Bret di antaranya E-Samsat untuk melayani Pembayaran PKB & BBNKB  melalui ATM bank bjb, bjb Net dan bjb SMS banking.

Ada juga layanan T-Samsat untuk pembayaran PKB dan BBNKB melalui tabungan bank bjb secara autodebet dan bisa dicicil di awal. Selain itu, ada layanan SIPOLIN atau Sistem Informasi Pajak Online milik Polda Jabar. Aplikasi berbasis android ini untuk mengecek informasi pajak kendaraan dan pembayarannya link dengan bjb SMS banking.

Termasuk dalam layanan Samsat J’Bret adalah SIPANDU atau Sistem Pendapatan Terpadu. Ini merupakan layanan untuk registrasi pembayaran pajak dan retribusi provinsi dan  mengeluarkan kode bayar sebelum dibayarkan ke bank bjb. Ada juga layanan SAMBARA atau Samsat Mobile Jawa Barat, yaitu aplikasi di android untuk cek info pajak  kendaraan bermotor yang pembayarannya link dengan bjb Net dan bjb SMS banking.

Inovasi terakhir, kata Agus adalah terkait pengembangan teknologi Informasi dan digital banking. Bank bjb sejak 2014 meluncurkan aplikasi bjb DIGI. Saat ini terdapat 147.817 user bjb DIGI dengan transaksi rata-rata per bulan sebanyak 966 ribu transaksi senilai Rp 455 miliar.

Kecuali itu, bank bjb juga berupaya meningkatkan layanan digital, antara lain mengembangkan E-Money Server Based untuk transaksi menggunakan QR Code. Selain itu, mobile banking bank bjb kini lebih user friendly dan ada penambahan fitur lainnya. Bank bjb juga memberikan layanan self service banking machine atau E-Kiosk dan transaksi menggunakan chat board. Ada pula layanan digital Laku Pandai, New EDC dan virtual assistant.

BACA JUGA:   bank bjb dan BPJS Kesehatan Kolaborasi Tingkatkan Keaktifan Peserta

“Dengan hadirnya produk-produk digital tersebut kami harapkan dapat meningkatkan kecepatan dan kemudahan transaksi bagi nasabah kami,” kata Agus yang datang ke acara penjurian Top BUMD ini bersama jajaran direksi yang lain.

Penulis: nurdian

Tags: Bank BJBTop BUMD 2019
Previous Post

Perkuat Kerja Sama, BUMN Ini Jalin Sinergi Bisnis dengan India

Next Post

Bank Maluku Usulkan Cold Storage Besar Nelayan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR