TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tim Ekonomi Presiden Jokowi Dinilai Kuat di Mikro

Nurdian Akhmad
28 October 2014 | 15:16
rubrik: Ekonomi
Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, businessnews.id — Ekonom Creco Research Institute Raden Pardede menyatakan, tim menteri ekonomi pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebaiknya memunyai ahli ekonomi makro. Dengan demikian, kekurangan tim tersebut tertutupi.

“ Sangat kekurangan tim yang andal di ekonomi makro. Padahal Indonesia bakal menghadapi permasalahan makro ke depannya,” kata dia di Jakarta hari ini (28/10/2014).

Di situ, Indonesia bakal menghadapi permasalahan makro, kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve), nilai tukar Rupiah, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), dan lain-lain.

Dalam merespons tantangan ekonomi makro itu, pemerintahan Presiden Jokowi dinilai tidak memiliki figur menteri yang kompeten di bidang ekonomi.

“Sehingga, pemerintah harus berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta menambahkan staf ahli yang mengerti ekonomi makro dengan baik.”

Diharapkan, ia berkata, kabinet Presiden Jokowi bisa mengontrol angka inflasi sebesar 6,5 persen di 2015. Namun, sejauh ini tingkat inflasi berada di level 7,5 persen -8,5 persen.

“Sehingga, pemerintah patut menjaga harga pangan dan suku bunga acuan (BI Rate) di level 7,5 persen,” tandasnya.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Perhimpunan Bank Umum Nasional (Perbanas) Ekobudiwiyono. Ia menilai, tim ekonomi yang duduk dalam kabinet kerja didominasi oleh profesional yang memiliki kemampuan di mikro ekonomi.

Penulis/Peliput: Abdul Aziz

Editor: Achmad Adhito

BACA JUGA:   Ini yang Dibahas, Presiden Jokowi Gelar Pertemuan dengan Perwakilan Industri Jasa Keuangan
Tags: jokowitim ekonomi
Previous Post

Over Capacity, Industri di Jawa Harus yang Bernilai Tambah

Next Post

BUMN dan BUMD Peluang Bangun Kawasan Industri Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR