TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tip Investasi Saham Saat Covid, dari 2 Ahli

Achmad Adhito
26 July 2020 | 09:28
rubrik: Capital Market
Saham-Waran Ini Distop untuk Cooling Down

Ilustrasi Bursa Saham/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah, Adiwarman Karim, mengatakan bahwa kunci memburu berkah di tengah pandemi, adalah jujur agar dapat trust dari orang lain. ”Dan cerdas dalam memilih instrumen apa saja yang cocok dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini,” kata dia saat menjadi pembicara dalam IPOT Online Gathering yang digelar PT Indo Premier Sekuritas, akhir pekan kemarin.

Ia menjelaskan investor perlu cerdas dalam mencari dan memilih emiten. Ia lantas menyarankan untuk memilih perusahaan-perusahaan yang selama pandemi Covid-19 ini bisa beralih dengan cepat untuk menjual produknya secara online, memilih perusahaan yang bisa menghasilkan produk yang berbeda, dan memilih perusahaan yang berani menggunakan infrastruktur yang berbeda untuk berkembang.

Dua kunci lain dalam memburu berkah saat Covid-19 adalah terus mencari berkah dan berterima kasih. “Karena hidup itu dari keberkahan, maka kalau sudah untung dalam investasi, jangan lupa untuk bersedekah. Kesuksesan itu juga karena orang lain, maka perlu berterima kasih pada manusia yang lain,” Adiwarman berkata.

Sementara itu, dalam acara yang sama, ekonom muda dari Indef, Bhima Yudhistira Adhinegara mengulas kondisi pasar modal yang mendukung strategi investasi investor di masa pandemi dengan menelisik situasi global dan domestik di masa pandemi, kebijakan fiskal yang memengaruhi pasar modal, dan tren investasi pascapandemi.

Situasi di Indonesia memang masih emergency, apalagi kurva Covid-19 masih naik dan recovery krisis di era new normal masih sangat tergantung pada kecepatan dalam penanganan.

Ia berpandangan bahwa dari sisi makro tidak menutup kemungkinan terjadi koreksi IHSG, khususnya pada saham-saham BUMN yang non-keuangan. “Tetapi kalau mau membaca dengan teliti maka saat ini sebenarnya ada beberapa saham yang justru bukan saham-saham blue chip mengalami kenaikan wajar di tengah pandemi Covid-19. “

BACA JUGA:   Hexindo Bertahap Akhiri Pembatasan Operasi

“Ketika melihat laporan keuangannya, analisis fundamentalnya dan korelasinya dengan makro ekonomi, ternyata ada saham-saham yang performanya relatif masih oke di tengah pandemi Covid-19,” tandasnya.

Adapun sektor-sektor yang menjadi primadona ketika terjadi krisis seperti sekarang, sambungnya, yang jelas yang go digital. Semua yang berkaitan dengan digital sedang booming.

Secara lebih konkret ia merinci bahwa sektor yang akan menjadi primadona yakni yang terkait internet dan hosting, termasuk di dalamnya informasi dan komunikasi. Kemudian ada juga sektor makanan dan minuman.

“Meskipun ada kontraksi dari beberapa ritel yang menjual makanan dan minuman, tetapi orang cenderung membutuhkan makanan dan minuman karena di Indonesia ini ada lebih dari 260 juta penduduk dan kelas produktifnya cukup banyak. Prospeknya masih cukup bagus.”

Sektor kesehatan pun menurutnya masih menjadi primadona. Satu hal yang cukup menarik terkait ini, kesehatan ternyata punya turunannya sampai ke level sport atau olahraga, seperti sepeda dan aksesori sepeda.

Sektor berikutnya yakni yang berkaitan dengan otomotif dan elektronik. Otomotif mengarah ke otomotif ramah lingkungan. Artinya, elektronik dan mobil listrik akan membutuhkan baterai yang jumlahnya cukup besar. Karena itu, kebutuhan energi ke depan ini bukan hanya oil, tetapi juga baterai. Khusus nikel, pungkasnya, akan menjadi industri yang booming pascapandemi.

Ilustrasi: Istimewa

Tags: adiwarman karimBhima Yudhistiradampak covid-19indopremier sekuritasipot
Previous Post

Diamondland Tawarkan Promo Milenial

Next Post

NPF Naik, BFI Finance Batasi Pembiayaan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR