Jakarta, businessnews.id- Dunia teknologi sudah memasuki era baru yakni IOT (Internet of Things) yang akan memicu penggunaan data yang besar. Kian pesatnya penggunaan internet telah mendorong lalu lintas data menjadi semakin banyak. Apalagi dengan perkembangan gadget yang juga makin tumbuh sehingga munculnya Big Data juga semakin tak terhindarkan. Perubahaan big data dituntut untuk meningkatkan competitiveness dalam penguasaaan Teknologi Informasi, Knowledge ekonomi dengan memanfaatkan teknologi Big Data, Cloud Computing, OTT Mobile Networking.
“Data-data tersebut setiap saat banyak sekali melewati internet dan terus berkembang. Sehingga untuk mengolah dan menganalisanya, tentu juga perlu disediakan data center sebagai media penyimpanannya,” ujar Rudi Rusdiah, CEO Micronics Internusa dalam seminar bertema “Big Data” di ajang “Indonesia Cellular Show (ICS) dan Gadget Show 2015 yang dibuka Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Jakarta Convention Center (10/6).
Lebih lanjut Rudi Rusdiah yang juga Ketua Umum DPP Apkomindo menyoroti soal layanan “Over the Top” (OTT) seperti Facebook Twitter Flick Instagram dan lainnya. Perkembangan OTT sangat dinamis karena menyebar melalui Networking atau internet. Akibat banyaknya orang menggunakan aplikasi OTT menjadi beban bagi operator.
Yah, OTT menjadi ancaman bagi operator karena mendorong ramainya lalu lintas dan mengancam terjadinya ledakan data.”Sampai saat ini, belum ada regulasi yang mengatur penggunaan layanan operator oleh OTT,” jelas Rudi seraya mendesak pemerintah untuk bersikap tegas dan membuat peraturan mengenai penggunaan infrastruktur oleh OOT tersebut. Alasannya karena kedaulatan negara dan jangan mau hanya dijadikan pasar.
Sementara itu, sesuai dengan tema penyelenggaraan ICS tahun ini “Digitalize Your Life”, Ketua umum ATSI (Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi seluruh Indonesia), Alexander Rusli menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah mewujudkan Rencana Pitalebar Indonesia (RPI) dengan menyediakan infrastruktur jaringan pita lebar dan ekosistemnya.
Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara mengatakan tahun ini akan lebih fokus kepada perkembangan ekosistem 4G yang diperkirakan akan lebih besar lagi pada tahun mendatang. “Akan lebih marak lagi ponsel LTE yang punya kandungan konten Indonesia,” ujar Menkominfo. ICS 2015 akan berlangsung lima hari mulai tanggal 10 hingga 14 Juni 2015 di Plenary Hall dan Main Lobby JCC. (red)