TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Melesat, BJB Mampu Salurkan Dana PEN Hingga 106%

Busthomi
23 October 2020 | 08:06
rubrik: Ekonomi, Finance
Melesat, BJB Mampu Salurkan Dana PEN Hingga 106%

Sumber Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dititipkan Kementerian Keuangan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank bjb rampung terealisasi. BUMD Juara Jawa Barat ini bahkan sanggup melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebelum masa tenggat yang ditentukan pada akhir tahun 2020.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan kenerhasilan Bank bjb yang sanggup membayar kepercayaan pemerintah dengan kinerja gemilang. Bank bjb tak hanya berhasil menyalurkan seluruh dana titipan dari pemerintah pusat dalam tempo singkat, namun juga melipatgandakan pembiayaan mereka sesuai dengan ketentuan.

“Breaking news adalah Bank bjb melebihi target (penyaluran dana PEN). Target per Desember menyalurkan Rp5 triliun. Dana dari (pemerintah) pusat Rp2,5 triliun, dana sendiri Rp 2,5 tirlun. Dana itu sudah habis. Performa penyalurannya sudah habis,” kata Ridwan Kamil, seperti dalam keterangan resmi yang diterima TopBusiness, Kamis (22/10/2020).

Berdasarkan catatan perseroan per 18 Oktober 2020, Bank bjb sudah menyalurkan dana PEN sebesar Rp5,34 triliun. Artinya, target leverage 2 kali lipat sebesar Rp5 triliun telah terlampaui dalam hitungan kurang dari tiga bulan sejak gelontoran dana sebesar Rp2,5 triliun diterima perseroan pada akhir Juli 2020. Angka realisasi kredit PEN Bank bjb hingga pertengahan Oktober itu mencapai 106% dari target.

Direktur Utama Bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan kesuksesan bank dalam menyalurkan kredit ini tidak bisa dilepaskan dari strategi pembiayaan yang dirancang. Berdasarkan strategi induk, emiten bank dengan kode saham BJBR itu fokus menyalurkan pembiayaan di sektor produktif padat karya.

“Sejak awal masa pandemi berlangsung, bank bjb langsung bergerak cepat merespons dinamika yang terjadi. Strategi pembiayaan juga disesuaikan sedemikian rupa dengan mempertimbangkan berbagai kemungkinan dinamika yang terjadi. Susunan rencana yang matang ini terbukti ampuh dan dapat diandalkan untuk menunjang kesuksesan upaya stimulasi melalui program PEN,” kata Yuddy.

BACA JUGA:   Komponen GRC Lengkap, Kinerja Bank BJB kian Mentereng

Dalam pelaksanaanya, Bank bjb memfokuskan penyaluran pembiayaan pada segmen korporasi dan komersial, serta UMKM yang punya daya pengaruh signifikan sekaligus terbilang prospektif. Langkah ini cukup manjur dalam mendorong ekspansi kredit PEN Bank bjb.

Seiring dengan itu, perusahaan juga bertopang pada program bjb PENtas (Penguatan Ekonomi Nasional Tangguh & Sejahtera) yang didukung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Program ini dibentuk untuk menyelaraskan kepentingan bisnis agar bergerak dalam koridor pemulihan ekonomi.

“Kami juga secara disiplin dan ketat mempraktikkan prinsip prudential banking sebagai upaya mitigasi risiko sejak dini. bank bjb ingin memastikan agar fasilitas pembiayaan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para mitra, sehingga memberikan efek domino bagi kebangkitan ekonomi,” ujar Yuddy.

Sejumlah sektor ekonomi produktif dan padat karya yang menjadi penerima dana PEN Bank bjb antara lain pertanian, industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan. Secara total, jumlah debitur yang memperoleh stimulasi pembiayaan dari kucuran dana PEN Bank bjb ini lebih dari 10 ribu.

Keberhasilan penyaluran dana PEN oleh Bank bjb ini membuktikan komitmen kuat yang hinggap di tubuh perseroan. Pencapaian ini sekaligus menggenapi rentetan keberhasilan Bank bjb dalam mencatatkan pertumbuhan positif sejak awal tahun. Dengan bekal sedemikian rupa, Bank bjb berada dalam posissi sangat siap jika kemudian mendapat mandat untuk kembali menyalurkan pembiayaan PEN oleh pemerintah.

Bekal keberhasilan ini juga membuat Gubernur Ridwan Kamil percaya diri melobi pemerintah pusat agar Bank bjb kembali mendapatkan kepercayaan dalam mendukung penuh kesuksesan program pemulihan ekonomi tersebut.

Foto: Istimewa

Tags: Bank BJBbpddana PENRidwan Kamil
Previous Post

Berikut Hal terkait dengan Pengendalian Inflasi

Next Post

Ada Potensi IHSG Bergerak Naik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR