TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

CSR Bernilai CSV Menjadi Pokok Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia

Editor
13 March 2021 | 12:35
rubrik: CSR, Event
CSR Bernilai CSV Menjadi Pokok Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia

Jakarta, TopBusiness – PT Pupuk Indonesia (Persero) sadar betul akan pentingnya program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam menjalankan roda bisnisnya. Apalagi program CSR diyakini memiliki peran strategis dalam keberlanjutan perusahaan. Hal ini disadari oleh PT Pupuk Indonesia (PI) dalam menjalankan program inisiatif CSR. Oleh sebab itu, ragam program CSR yang dijalankannya sarat akan kebermanfaat atau memiliki nilai creating shared value (CSV).

“Penerapan CSR kami mengadopsi ISO 26000. Dimana diharapkan pada tujuan berkelanjutan perusahaan dengan pendekatan CSV, ada beberapa item langkah stategi dan fokusnya pada tujuana berkelanjutan,” ungkap Winardi selaku Direktur SDM dan Tata Kelola PT Pupuk Indonesia (Persero) saat presentasi dan wawancara penjurian “TOP CSR Awards 2021” yang berlangsung secara virtual, Rabu (10/3/2021).

Beberapa program unggulan berkelanjutan creating shared value (CSV) di antaranya seperti program tani sejahtera, ternak integrasi, sumbersari industri sapi, water resources development, sustainable agriculture dan ragam program berkelanjutan lainnya.

Transformasi Bisnis

Masih menurut Winardi, untuk mendapatkan kebermanfaatPT Pupuk Indonesia melakukan serangkaian transformasi bisnis dengan menjalankan 21 Inisiatif Strategis yang selaras dengan lima prioritas utama KBUMN, terutama untuk mempersiapkan shifting dari Production Centric menjadi Customer Centric serta persiapan menuju full commercial di tahun 2024.

“Dengan visi yang kita miliki pupuk indonesia melakukan transformsi bisnis dengan 15 strategi pilar inisiatif terdiri dari lima pilar utama, customer centric model, reserarch and development(R & D) innovation driven, excellent in operation and supplay chain, feedstock security and optimization, and sustainability circular economy,” katanya dalam presentasi bersub judul transformasi bisnis.

“Jadi intinya bahwa sekarang hampir sekitar 60 atau 70 persen produk dariPupuk Indonesia itu disalurkan melalui subsisdi. Pada tahun 2024 diharapkan sudah tidak lagi (subsidi). Nanti subsidi dari pemerintah langsung ke petani hingga diharapkan mulai sekarang nantinya Pupuk Indonesia sudah siap masuk dalam proses bisnis yang komersial artinya tidak subsidi lagi,” lanjut Winardi dengan penuh optimis.

BACA JUGA:   Perkuat Inisiatif CSR Angkasa Pura II Gelontorkan Rp 9,728 Miliar

Guna memaksimalkan program, lanjut Winardi,ke 15 strategi di atas ditopang dengan enam strategi inisiatif pendukung yang selaras dengan misi BUMN agar mencapai visi dan misi perusahaan yang membawa dampak kemanfaatan yang lebih masif, baik terhadap internal maupun masyarakat luas. Tiga diantaranya adalah digita and advanced analytic capability, lisasi, word class human capital dan activist holding role. “dengan memiliki 16 strategis dan ditopang oleh enam strategi inistiatif, ada digital, human capital dan juga activist holding role,” paparnya.

Dalam activist holding role, Winardi mengungkapkan bahwa yang utama dilakukan adalah sentralisasi pengadaan, pemasaran dan integrasi sumber daya manusia (SDM). Dengan strategi tersebut diharapkan dapat dihasilkan proses yang lebih cepat dan efektif serta dapat memberikan nilai tambah sehingga perusahaan dapat bersaing ke dalam pasar komersial. “Activist holding yangutama adalah melakukan centralisasi pengadaan, pemasaran, teknologi informasi, integrasi SDM. Dengan harapan proses akan lebih cepat, akan memberikan added value shingga perusahan lebih tinggi dan nantinya  siap bersaing. Artinya bisa masuk pasar komersial,” terangnya dengan penuh harap.

Paradigma Baru

Dalam pengembangan inisiatif program CSR, Pupuk Indonesia mengubah paradigma konservasif menuju paradigma adaptif dan berkelanjutan, khususnya dalam pendekatan creating shared value (CSV). Dalam pendekatan CSV tersebut dielaborasi ke dalam dua pokok initi, yakni creating opration value dan strategic value.

Terkait dengan creating opration value (COV), PI telah melakukan melakukan langkah-langkah strategis dalam mempersiapkan shifting dari Production Centric menjadi Customer Centric serta persiapan menuju full commercial di tahun 2024. Oleh sebab itu, perusahaan melakukan COV sebagai langkah efisiensi melalui sentralisasi sehingga tidak terjadi persaingan antara anak perusahaan.

“Terkait creating opration value, ini memang harus dilakukan oleh PI dalam rangka menyambut 2024. Kita melakukan efisiensi juga di luar harga gas. Itu yang dilakukan dengan sentralisasi perdagangan.dengan volume pengadaan yang lebh besar. Diharapkan memiliki bargaining power yang lebih tinggi dan harga yg lebih sedikit. Dari sisi pemasaran juga dilakukan sentralisasi, ini diharapkan supaya pada saat kita melakukan pemasaran atau penjualan itu tidak bersaing dengan anak perusahaan. Setelah dikomandoi oleh Pupuk Holding diharapkan persaingan tidak terjadi lagi sehingga didapatkan harga yang lebih optimal  baik yang subsidi maupun yang komersial,” tegas Winardi saat menjawab pertanyaan dewan juri terkait CSV.

BACA JUGA:   PT Lion Super Indo, Peritel dengan Kepedulian Tinggi terhadap Lingkungan

Sedangkan terkaid strategic value, PI mulai melakukan efisensi terhadap pabrik yang sudah lama untuk diganti dengan yang baru yang lebih efektif dan efisien serta akan membangun pabrik baru di sumber gas. Dengan pabrik yang baru tersebut diharapkan bisa mendapatkan pasokan gas yang cukup.

“Pabriknya kan tua, yang tua ini kan boros penggunaan gasnya. Kedepannya langkah starategis kita harus menggali pabrik yang tua diganti dengan yang baru yang lebih efisen dan mmiliki daya saing yang lebih tinggi.  Konsumsi gas yang lebih rendah. Ini yang kita lakukan akan. (Juga) mendirikan Pusritiga kita akan bangun yang dekat dengan sumber gas. Untuk pabrik yang baru ini diharpkan bisa mendpatkan pasokan gas yang lebih bersaing,” pungkasnya.

Penulis: Abdullah Suntani

Tags: PT Pupuk IndonesiaTOP CSR Awards 2021
Previous Post

Menilik Aktivitas Human Initiative dan Inisiatif CSR-nya

Next Post

Lewat CSR, PT Taspen Sukses Bangun Enterpreneur Pensiunan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR