Jakarta, TopBusiness – PT Bank BTPN Tbk., (Bank BTPN) untuk kedua kalinya mengikuti ajang TOP CSR Awards 2022 yang diselenggarakan majalah Top Business. Perusahaan telah mengikuti Tahapan Penjurian ajang tersebut secara daring pada Senin, 14/03/2022.
Presentasi dari Bank BTPN disampaikan oleh Yanuar Rusdianto selaku Head of Daya Program Development, dengan membawakan materi bertajuk “Strategi dan Pelaksanaan Program Bisnis Berkelanjutan Bank BTPN.”
Di bagian awal presentasi, ia menjelaskan setelah bergabung dengan Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) di tahun 2019 maka BTPN memiliki layanan lengkap perbankan komersial. “Mencakup ritel serta korporasi lokal dan MNC berdasarkan jaringan serta pengalaman global grup SMBC.
Program CSR Selaras Standar Internasional
Dalam kesempatan ini, Yanuar menyatakan terkait kebijakan Pembangunan Berkelanjutan, Bank BTPN memiliki sejumlah produk dalam portofolio-nya yang selaras dengan Sustainable Finance. “Di korporasi, kami memiliki produk yang tergolong Sustainable Finance seperti Green Loan, Sustainable Link Loan, dan Social Loan,” kata Januar.
“Sebesar Rp 12.354 triliun portofolio pembiayaan kami diarahkan untuk kegiatan bisnis yang berkelanjutan. Itu sesuai klasifikasi dalam pedoman teknis atas penerapan POJK 51.”
“Dengan rincian portofolio ESG Bank BTPN per 31 Desember 2021, meliputi Energi Terbarukan Rp 1,83 Tn, Efisiensi Energi Rp 0,58 Tn, Pengelolaan SDA Hayati dan Lahan Berkelanjutan Rp 2,29 Tn, Transportasi Ramah Lingkungan Rp 0,43 Tn, dan Properti Hijau Rp 1,06 Tn,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Januar pun memaparkan Program CSR Bank BTPN yang telah mengadopsi ISO 26000, konsep Creating Shared Value (CSV).
“Pertama, Website daya.id, bertujuan meningkatkan kapasitas diri dari masyarakat Indonesia dalam pengelolaan keuangan gaya hidup sehat dan pengelolaan usaha. Menjangkau lebih 2.1 juta pengunjung, melakukan program pemberdayaan dengan lebih efisien (penurunan operational cost lebih dari 60%) dibandingkan dengan offline program.”
“Kedua, Edukasi literasi keuangan, diselenggarakan dengan cara seminar/pelatihan, penyebaran tips pengelolaan keuangan serta gaya hidup sehat keuangan di berbagai kanal komunikasi Bank BTPN. Melaksanakan 84 aktivitas dan menjangkau 13.632 peserta.”
“Ketiga, BTPN Wow!, produk Bank BTPN dibuat untuk mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan jumlah masyarakat Indonesia yang dapat merasakan produk dan layanan perbankan. Produk ini telah menjangkau lebih dari 4.4 juta nasabah (dari unbankable), lebih dari 244 ribu agen, menjangkau 116 kota dan 25 provinsi, dengan total funding Rp 140 M (2020).”
“Keempat, Pembiayaan Berwawasan Lingkungan, Bank BTPN memasukkan faktor lingkungan ke dalam portofolio pinjaman. Dengan nilai Pembiayaan hijau mencapai Rp 2,8 T di tahun 2020 dan Rp 12,35 T di tahun 2021.”
“Kelima, Green Operation, Bank BTPN mengembangkan program penghematan penggunaan energi dan pengurangan limbah plastik dalam operasionalnya. Dengan capaian berupa penurunan biaya pembelian Air Minum Dalam Kemasan lebih dari 200 juta/tahun dan pembuatan baseline perhitungan energi dan emisi.”
Program CSR Unggulan
Menurut Yanuar, dari kelima progam CSR tersebut, ada 2 program yang dapat direkomendasikan ke organisasi yang lain.
“Website www.daya.id, Pemberdayaan usaha dan gaya hidup sehat yang melibatkan multistakeholder ini dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas, diakses kapanpun, dimanapun, seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan pertumbuhan penetrasi internet. Daya.id telah menjangkau lebih dari 2.1 juta kunjungan di tahun 2021.
“BTPN Wow!, Model bisnis produk imi sudah menjangkau lebih dari 4.4 juta orang yang sebelumnya belum tersentuh sektor perbankan di 116 kota di 25 provinsi di Indonesia.”
“Dimana pembukaan rekening, setor dan tarik tunai hanya membutuhkan telepon genggam sederhana dan dapat dilakukan di agen laku pandai Bank BTPN, yaitu agen BTPN Wow!,” kata Yanuar.
Dalam tahapan Penjurian TOP CSR Awards 2022 ini, bertindak selaku dewan juri As’ad Nugroho, Sulistio, dan Febri.
Turut hadir dari Bank BTPN yaitu Thomas Aquino Herly Marwanto selaku Daya Insight Lead, dan Yulinda Sari selaku Daya Insight Team
Penulis: Teguh IS
