TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Terapkan GRC, Kinerja Sumsel Energi Gemilang kian Apik dengan Laba Melejit 239%

Busthomi
23 February 2024 | 14:50
rubrik: BUMD, Event
Terapkan GRC, Kinerja Sumsel Energi Gemilang kian Apik dengan Laba Melejit 239%

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Dalam perjalanannya, PT Sumsel Energi Gemilang (SEG), BUMD yang 100% dimiliki Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) memang pernah mengalami pasang-surut performa. Namun kemudian, berkat penerapaan tata kelola yang baik, diperkuat manajemen risiko, dan compliance terhadap aturan yang ada atau governance, risk, and compliance (GRC) itu membuat kinerja berhasil keluar dari krisis, bahkan melejit dengan pertumbuhan tinggi.

Pada tahun 2020 lalu, Sumsel Energi Gemilang mengalami penurunan dan bahkan menjadi perusahaan yang dinilai kurang sehat berdasar penilaian Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia atas aspek keuangan dan aspek administrasi Tahun 2018 – 2022 lalu.

Saat itu, penilaian terhadap SEG menapat nilai 34,50 atau dengan skor BB alias kurag sehat. Padahal di tahun sebelumnya pada 2018 di nilai A Sehat (65,5), lalu di 2019 di BBB Kurang Sehat (54), dan kemudian berangsur membaik di 2021 BB (40,5) atau masih Kurang Sehat, di 2022 di BBB atau Kurang Sehat (54,5), dan di tahun 2023 sudah masuk kategori Sehat, meskipun memang auditnya masih berlangsung. Kondisi ini tak lepas dari adanya implementasi GRC oleh manajemen dan berbuah positif pada kinerja.

Demikian seperti disebutkan oleh Direktur Utama Sumsel Energi Gemilang, Wahyu Setiaji dalam proses penjurian TOP BUMD Awards 2024 yang dilakukan secara online, Rabu (21/2/2024). Dalam penjurian kali ini didampingi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Sigit Parwoto, Direktur Operasi dan SDM: Fitri Yulianti, Kepala Sekretariat Perusahaan: Reza Alfikri, Manager Umum & SDM: Dafista Fidel, Manager Pengembangan Usaha: M. Reza, serta Asisten Manager Pelaporan dan Analisa: Teddy M. Saputra.

“Jadi di tahun 2020 itu berada di titik nadir, dan saat ini kita rebound ke depannya. Alhamdulillah, di tahun 2022 kita sudah konsolidasi untuk refocusing. Dan di 2023 sudah membaik. Cuma memang belum dimasukkan ke tingkat kinerja karena auditnya belum selesai. Tapi saya yakin di 2023 itu ada lompatan, dan labanya pun bisa naik tinggi. Ini ada lompatan karena adanya tata kelola yang baik ataupun bahkan berkat implmenetasi GRC-nya,” tutur Wahyu.

BACA JUGA:   BPR Rokan Hulu Terus Catatkan Kinerja Positif

“Untuk nilainya itu, kita sendiri proyeksikan sih sudah di atas 65. Walaupun belum diaudit, itu minimal 65. Artinya di kita sudah sehat dan sudah A sekalipun A-nya itu masih ‘A kurus’. Dan 2023 itu memang tahun critical dan itu sudah lewat. Dan di tahun 2024 itu akan menjadi tahun yang luar biasa bagi kita. Dan tahun depan kalau kami diundang lagi, saya presentasi lagi pasti akan spektakuler lagi,” tandas dia.

Makanya, kata Wahyu, tema tata kelola di BUMD ini sangat relevan. “Dan presentasi kami pun mengusung tema ‘Penguatan Tata Kelola dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD.’ Karena ini sangat penting. Kami menyadari, yang namanya keuntungan atau profit itu tidak ada artinya kalua tidak diikuti oleh tata kelola yang baik. Malah kemungkinan sudah meningkat ke implementasi GRC, ada risk management dan comply-nya. Karen akalau hanya laba dan keuanga saja yang menjadi concern, maka mungkin saja bisa memunculkan masalah hukum.”

Untuk itu, dia melanjutnya, saat dirinya itu diangkat sebagai Dirut di Sumsel Energi Gemilang papa 2022 lalu, refocusing yang dilakukannya tak hanya untuk memgembangkan usaha dan bisnis, melainkan tetap untuk perbaikan tata kelola dan bahkan melalakluakn perbaikan di GRC-nya.

Makanya di dalam visi SEG disebut: “Menjadi BUMD Energi yang Unggul dan Menjadi Kebanggaan Provinsi Sumatera Selatan.” Kenapa ini menjadi kebanggan? Karena di tahun 2019-2020 perusahaan dalam kondisi krisis kepercayaan dari masyarakat karena masalah hukum. “Makanya dengan segala perbaikan, kita ingin mewujudkan visi itu,” tandas dia.

Dengan misi SEG adalah: “Menjalankan usaha di bidang Energi dan Sumber Daya Mineral serta Energi Baru Terbarukan dengan Prinsip Bisnis yang sehat Tata Kelola Perusahaan yang baik.” Plus, bidang usaha yang digelutinya adalah hulu migas, hilir migas, energi terbarukan, kelistrikan, pertambangan mineral dan Batubara.

SEG ini Perusahaan yang sahamnya dimiliki 100% oleh Pemprov Sumsel. Dan memiliki tujuh anak usaha. Yaitu, PT Sumsel Energi Rimau (dengan kepemilikan saham 100%), PT Sumsel Energi Ogan Komering (50%), PT Sumsel Energi Merang (50%), PDPDE Hilir (87%), Piranti Nusa Persada (60%), PDPDE 12 (60%), dan PDPDE Konsultan (80%).

BACA JUGA:   PDAM Kabupaten Pasuruan Kedepankan SDM

Dengan penelolaan PI Wilayah Kerja Migas 10%-nya ada 14 yakni di PHE Ogan Komering, PHE Jambi Merang, Tattely NV Palmerah, Odira Energi Karang Agung, Tropik Pandan Energy, Medco Rimau (II), Medco South Sumatera, Repsol Saka Kemang, Seleraya Merangin II, Tiara Bumi West Air Komering, Dart Energy GMB Tanjung Enim, Seleraya Belida (POD1), PHE Raja Tempirai/Pendopo, dan Medco Lematang.

Kinerja dan Kontribusi

Lebih jauh ditegaskannya, untuk kinerja keuangan, PT SEG terus mencatatkan kinerja posistif usai mengalami kerugian Rp2,53 miliar di 2020 lalu. Dan di tahun kemarin atau di 2023 itu, pendapatan PT. SEG mengalami peningkatan sebesar 20% dibanding tahun 2022 yaitu menjadi Rp53,20 miliar dari sebelumnya Rp44,26 miliar. Ini dikarenakan kinerja bidang usaha hulu migas yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Sedang untuk laba bersihnya, seiring dengan pendapatan yang meningkat diikuti dengan kenaikan laba bersih pula. Di samping itu, Perusahaan juga melaksanakan efisiensi biaya di semua lini. Sehingga mengakibatkan kenaikan laba bersih sebesar 239% dibanding tahun sebelumnya,” ujar dia.

Di tahun 2022 laba bersih PT SEG sebanyak Rp6,44 miliar melonjak menjadi Rp15,40 miliar di 2023 lalu. Dan di tahun-tahun sebelumya adalah di 2019 masih meraih laba di angka RpRp6,89 miliar dan 2020 mengalami kerugian sebanyak Rp2,53 miliar.

Sementara untuk penjualan listrik juga mengalami peningkatan dari 2022 sebesar Rp1,305 miliar menjadi Rp1,341 miliar di 2023. Meski memang di dua tahun itu tidak bisa melewati target. “Akan tetapi, walaupun tak mencapai target, dari penjualan listrik itu kami mendapatkan penghargaan dari Asosiasi Daerah Penghasil Migas ET sebagai ‘BUMD Pengelola Bisnis Energi Terbarukan dengan Kapasitas Produksi Terbesar di Indonesia” ungkapnya.

Selanjutnya terkait kontribusi terhadap daerah dan negara baik itu setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun pajak nilainya sudah tinggi. Untuk dividen atau PAD ke daerah, realisasi dividen perusahaan kepada Pemprov Sumsel sebagai PAD Periode tahun 2019 – 2023 sebesar Rp9,54 miliar. Untuk Setoran Pajak, realisasi setoran pajak perusahaan kepada negara terdiri dari PPH 21, PPH 23, PPH 4 (2), dan PPH Migas Periode tahun 2019–2023 sebesar Rp26,50 miliar.

BACA JUGA:   Adopsi ISO 26000 SR, Ini Dua Program TJSL Unggulan yang Digarap Semen Baturaja

“Selain PAD dan pajak, kontribusi kami selanjutnya adalah berperan dalam penyediaan energi alternatif Masyarakat Sumatera Selatan, berperan melalui program magang siswa dan mahasiswa sebagai bentuk dukungan Perusahaan di bidang Pendidikan, dan melaksankan kegiatan CSR berupa penugasan dari pemerintah melalui kegiatan operasi pasar murah untuk pengendalian inflasi daerah,” ungkapnya.

Implementasi GRC dan Inovasi

Sebagai Perusahaan berstatus BUMD, PT SEG ternyata sudah melaksanakan tata kelola yang baik, bahkan tak hanya itu juga sudah melaksanakan manajemen risiko, dan kepatuhan. Beberapa pedoman GRC yang sudah dimiliki PT SEG adalah Pedoman Sistem Pengendalian Fraud, Pedoman GCG berupa Board Manual, Code of Conduct, Code of Corporate Governance, Pedoman Manajemen Risiko (Enterprise Risk Management).

Lalu, Pedoman Penilaian Penerapan GCG, Kebijakan Kepatuhan Perusahaan (Corporate Compliance), Pedoman Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System, Pedoman Pelaporan LHKPN, Pedoman Pengelolaan Anak Perusahaan/Perusahaan Patungan (Subsidiary Company), Pedoman Pengedalian Gratifikasi, Pedoman Pembuatan Komitmen dan Pakta Integritas, dan Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan.

Bahkan, lanjut dia, dalam pengembangan sumber daya manusia, Perusahaan juga tetap mementingkan perlunya pengelolaan GRC ini. Beberapa yang sudah dilakukan adalah, ada Sertifikasi GRC, lalu Bimbingan Teknis Evaluasi Kinerja BUMD bekerja sama dengan BPKP Sumsel, dan Pendidikan dan Pelatihan Tata Kelola BUMD yang diikuti Dekom dan Direksi.

Tak sampai di situ, PT SEG juga telah banyak melaksanakan inovasi. Tercatat, ada enam inovasi penting dari berbagai bidang. Di operasi, melakukan kebijakan Stock Sparepart dan melengkapi sarana dan prasarana dengan tujuan untuk sustainability produksi daya.

Di keuangan, dilakukan otomatisasi Laporan Keuangan dan inovasi system Otoritasasi Pengeluaran Keuangan. Di pengembangan, pemanfaatan timeline digital dalam upaya pencapaian target secara terukur. Di umum dan SDM, pengalihan penyimpanan database SDM menggunakan Google Sheet dan Google Drive. Di secretariat perusahaan, dilakukan Sistem GRC terintegrasi secara digitalisasi dan pengelolaan administrasi menggunakan E-Signature. Di satuan pengawasan internal, adanya pelaksanaan Audit Internal berbasis digital.

Tags: Sumsel Energi GemilangTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Berkat Inovasi dan Tata Kelola, Kinerja BPR Padang Pariaman Makin Tumbuh dan Berkembang

Next Post

Performa Apik RSUD Sukadana, Kepuasan Masyarakat Meningkat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR