TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Inovasi Digital Jadi Andalan Kemajuan Bisnis dan Layanan RSUD Grati

Ahmad Churi
3 March 2024 | 09:38
rubrik: BUMD, Event
Inovasi Digital Jadi Andalan Kemajuan Bisnis dan Layanan RSUD Grati

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Sejak pandemi Covid-19, manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, banyak mengembangkan sistem aplikasi digital sebagai strategi dalam meningkatkan kinerja usaha, operasional, maupun layanan.

Sejalan dengan penetapan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Grati  juga terus memperbaiki sistem layanan, dan tata kelola Perusahaan yang baik sesuai prinsip good corporate governance (GCG).

RSUD Grati merupakan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berfokus pada urusan pemerintahan wajib dasar (Kesehatan). Semangat inovasi dan pembenahan sejalan dengan visi dan misi serta peningkatan statusnya yang sejak 2019 menjadi BLUD.

Hal ini mengacu pada Keputusan Bupati Pasuruan Nomor 050/757/HK/424.014/ 2019 tentang Penetapan Rumah Sakit Umum Daerah Grati Kabupaten Pasuruan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Sebagai BUMD, misi RSUD Grati mengacu pada Misi Kabupaten Pasuruan-poin ke-5 yang di antaranya yaitu “Meningkatkan pelayanan dasar terutama pelayanan Kesehatan di Kabupaten Pasuruan.”

Misi tersebut selanjutnya di jabarkan dalam Misi RSUD Grati, antara lain: 1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui standarisasi kompetensi, pendidikan dan pelatihan;2. Melaksanakan asuhan pasien terintegrasi sesuai standar dengan prinsip kendali mutu dan kendali biaya; 3. Menjadi rumah sakit pilihan terpercaya dengan pelayanan berfokus pelanggan; dan 4. Mengelola aset dan keuangan secara efisien, efektif dan akuntabel.

“Sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan, kami menerapkan strategi secara umum dalam pengelolaan Rumah Sakit  ini dengan berfokus pada upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dengan penerapan standar pelayanan publik untuk kesehatan dan mengupayakan perbaikan yang berkesinambungan. Selain itu, kami terus mengembangkan jenis pelayanan dan inovasi untuk percepatan Kesehatan masyarakat,” ungkap Drg Dyah Retno Lestari, Direktur RSUD Grati saat presentasi dan wawancara penjurian “TOP BUMD Awards 2024” yang diselenggarakan Majalah TopBusiness Jakarta pada (29/02/2024), secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Tahun ini, untuk pertama kalinya RSUD Grati Pasuruan berhasil masuk nominasi 250 BUMD terbaik dari lebih 1000 BUMD yang ada di Indonesia untuk mengikuti ajang corporate rating (penilaian) untuk penghargaan TOP BUMD Awards 2024.

BACA JUGA:   Tabungan Simpeda Tembus Rp65,8 Triliun, Asbanda Gelar Undian

Kegiatan TOP BUMD Awards merupakan ajang corporate rating atau penilaian untuk penghargaan bagi BUMD yang dinilai berhasil atau berprestasi, baik terkait kinerja bisnis maupun layanan bagi masyarakat atau pelanggan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness, bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga Tim Penilai. Di antaranya Lembaga Kajian  NawaCita (LKN), PPM Manajemen, PT Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, Solusi Kinerja Bisnis (SKB) serta beberapa Staf Pengajar dari Universitas Indonesia dan Universitas Padjajaran Bandung, serta beberapa Lembaga lainnya.

RSUD Grati berhasil lolos sebagai salah satu nominasi di ajang penjurian ini, tak lepas dari capaian kinerja operasional, usaha dan juga layanan yang kian membaik dalam kurun waktu satu atau beberapa tahun terakhir.

Di antaranya mencakup aspek tata kelola sistem manajemen, layanan, dan stretagi inovasi yang dilakukan. Terutama inovasi-inovasi berbasiskan Information Technology IT untuk berbagai layanan berbasis digital.  Seperti Sistem Informasi Manajemen RS (SIMRS) atau catatan rekam medis dari manual ke sistem elektronik, Integrasi SIMRS untuk manajemen dan layanan dengan BPJS, sistem akuntansi keuangan, manajemen SDM, dan lainnya.

Secara umum capaian dan kinerja RSUD Grati menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Tahun 2023 misalnya, pencapaian atas target kinerja untuk Nilai Akreditasi ditargetkan 95 dan terealisasi 95,95 (Paripurna). Pengukuran kinerja rumah sakit diukur melalui pelaksanaan Survei Akreditasi yang bekerjasama dengan lembaga /  organisasi independen dalam bidang Akreditasi Rumah Sakit  yaitu KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) yang sudah dilakukan sejak tahun 2019. Demikian juga Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), target 2023  sebesar 85 dan realisasinya sebesar 89,19 (Sangat Baik). 

Dalam presentasinya berjudul “Inovasi dan Kinerja BLUD RSUD Grati” Direktur RSUD Grati Drg Dyah Retno Lestari, juga menyampaikan banyak hal terkait terobosan, inovasi dan keberhasilan kinerja rumah sakit yang dipimpinnya. Termasuk di saat pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Hal ini tak lepas dari terobosan dan inovasi yang dilakukan bersama seluruh jajaran manajemen.

Adapun tim juri terdiri Prof. DR Wahyudin Zarkasi -Guru Besar FE Universitas Padjajaran Bandung, Nurul Yakin Setiabudi (IDTUG dan konsultan bisnis), serta Ina Sawitri Yayasan Pengembangan Keuangan Mikro/Pakem), yang dimoderatori oleh  Ahmad Chury (Solusi Kinerja Bisnis/SKB). 

BACA JUGA:   Penanganan Stunting Jadi Program CSR Unggulan Berdikari

Inovasi Digital

Beberapa terobosan layanan yang dilakukan berbasis teknologi informasi. Di antaranya sistem pendaftaran antrean online, aplikasi pelayanan Avengers Plus, Sister Peri (Sistem Terpadu Pelayanan Geriatri), aplikasi Sendakep (Sistem Informasi Elektronik Data Kinerja Dan Kepegawaian- untuk mengukur kinerja pegawai), Si Ahli (Sistem Informasi Kehadiran Elektronik), dan beberapa lainnya yang terintegrasi dan berdampak pada peningkatkan bisnis dan layanan.

Misalnya dengan inovasi Avenger, membawa perubahan pada sistem pelayanan Kegawatdaruratan di RSUD Grati, yaitu: Memberikan pelayanan gawat darurat sejak pre rumah sakit (tempat kejadian) hingga di IGD RSUD Grati. Mendekatkan akses pelayanan masyarakat untuk mendapatkan penanganan gawat darurat medis prehospital (tempat kejadian) hingga di IGD RSUD Grati yang terjangkau, cepat dan berkualitas dengan menggunakan aplikasi yang dapat di akses masyarakat umum.

Aplikasi  lainnya yakn “Sister Peri” yang mulai diimplementasikan  sejak Juli 2020, sebagai terobosan inovasi untuk pelayanan komprehensif terpadu bagi kaum lanjut usia (lansia) dengan strategi  pelayanan terintegrasi. Terutama untuk lebih mendekatkan pelayanan dokter spesialis kepada para lansia yang mulai diimplementasikan  sejak Juli 2020. Dalam hal ini RSUD Grati juga melakukan penambahan dokter spesialis, seperti rehab medik, jantung dan saraf.

Demikian juga Inovasi Avenger Plus yang merupakan sistem aplikasi Grati Quick Respons untuk memudahkan masyarakat di Kabupaten Pasuruan mendapatkan penanganan kesehatan yang bersifat emergency (Darurat). Aplikasi ini bisa diunduh di Playstore oleh masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Dengan adanya inovasi ini, masyarakat yang membutuhkan pertolongan gawat darurat dapat menginformasikan melalui aplikasi  agar bisa segera mendapat tindak pertolongan cepat dari pihak rumah sakit dengan sekali tekan tombol aplikasi.

“Program inovatif yang kami kembangkan  berhasil mengantarkan pembina kami dalam hal ini Bupati Pasuruan mendapatkan penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif (KDI) tahun 2022 berkat adanya inovasi Sister Peri. Inovasi Sister PERI juga masuk sebagai sebagai TOP 5 Dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Pasuruan Tahun 2023. Dalam perkembangannya, Inovasi Sister Peri menerapkan berbagai strategi, di antaranya one stop servise, home visit dokter spesialis, paguyupan lansia, antar jemput gratis, kunjungan prolanis kecamatan, olahraga senam, ketrampilan untuk dukung lansia sehat kreatif,”  ungkap Drg Dyah Retno Lestari, Direktur RSUD Grati didampingi timnya.

BACA JUGA:   Dengan GRC, BJB Syariah Siap Menjadi Bank Syariah Digital Pilihan Masyarakat

Melalui strategi transformasi digital ini, kinerja usaha dan layanan RSUG Grati juga kian solid dan diminati banyak kalangan untuk mendapatkan layanan kesehatan. Khusus lansia misalnya,  tingkat kunjungan meningkat karena adanya berbagai kemudahan (daftar online) dan layanan plus lainnya. Misalnya sebelum ada inovasi, total kunjungan lansia pada 2019 sebanyak 3.421 pasien terus meningkat menjadi 10.543 pada 2022 dan semakin meningkat menjadi 21.054 pada 2023.

“Melalui inovasi ini, Lansia kian mendapatkan kemudahan akses pelayanan kesehatan di rumah sakit kami. Dengan aplikasi, bisa memangkas antrian pasien di loket pendaftaran, laboratorium dan loket obat/ farmasi. Demikian juga dengan antrean online kedatangan bisa lebih terencana dan mengurangi kepadatan ruang tunggu klinik,” ujarnya.

Secara umum, hal ini juga mampu meningkatkan tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap RSUD Grati. Berdasarkan survei, nilai kepuasan masyarakat terus meningkat.

“Peningkatan nilai survei kepuasan  masyarakat pada 2019 sebesar 72,07 meningkat menjadi 78,07 pada 2020. Terus meningkat lagi 83,22 pada 2021 dan mencapai 88,2 (baik) pada 2022, serta 89,19 (sangat baik) pada 2023,” ujar kepada tim juri penilai.

Dari aspek usaha, kinerjanya juga terus menunjukan peningkatan. Misalnya tahun 2020 pendapatan mencapai sebesar Rp31,6 miliar, tahun 2021 naik menjadi Rp41,9 miliar, tahun 2022 naik lagi menjadi Rp63,6 miliar.  Pendapatan BLUD RSUD Grati tercatat terus meningkat setiap tahun (bahkan tahun 2023 juga melampaui target). Perkembangannya juga terbula ng cepat melesat. Misalnya RS kelas C dari RS kelas D yang hanya dalam kurun waktu ±2,5 tahun.

Demikian juga perkembangan cepat mencapai RS BLUD, hanya  kurun waktu ±1 tahun. Selain itu masih banyak capaian lain yang membanggakan, bagi para stakeholder, termasuk masyarakat luas di Pasuruan pada umumnya.

Editor: Busthomi

Tags: RSUD GratiTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Ahli Kelola Limbah Domestik, BLUD UPTD PALD Kota Bekasi Siap Jadi BUMD di 2026

Next Post

Sederet Inovasi RSUD Bangil, dari Eladalah Hingga Getuk Sapi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR