TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tingkatkan Tata Kelola, BPR Sumsel Terapkan SOP Strategi Anti Fraud

Ahmad Churi
10 March 2024 | 08:19
rubrik: BUMD, Event
Tingkatkan Tata Kelola, BPR Sumsel Terapkan SOP Strategi Anti Fraud

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Banyak Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terpuruk, bahkan gulung tikar akibat tata kelola bisnis yang tidak memadai dan terjadi fraud (kecurangan). Guna menghindari hal ini, Bank BPR Sumsel mengembangkan sistem antisipasi dini melalui SOP Strategi Anti Fraud.

Organisasi ataupun perusahaan apapun bentuk dan skala operasi kegiatannya, memiliki risiko terjadinya fraud atau kecurangan oleh orang dalam atau karyawan. Praktik fraud bisa membahayakan, bahkan menimbulkan dampak yang cukup fatal, seperti hancurnya reputasi perusahaan, kerugian organisasi, rusaknya moril karyawan, serta dampak-dampak negatif yang bisa mengarah kebangkrutan perusahaan.

Karena itu,  banyak perusahaan membangun sistem untuk menghindari adanya praktik kecurangan  tersebut dengan memperkuat aspek GCG dan penguatan SDM. Hal inilah yang juga menjadi salah satu konsentrasi Bank BPR Sumsel, sekaligus sebagai salah satu strategi untuk terus menjaga kesinambungan perusahaan jangka panjang agar makin kompetitif dan berdaya saing tinggi.

SOP Strategi Anti Fraud yang dibangun Bank BPR Sumatera Selatan (Sumsel) ini selain untuk mengantisipasi terjadinya fraud juga sebagai acuan untuk mengakomodir penanganan adanya indikasi Fraud melalui pemeriksaan Audit Intern dan layanan Whistle Blowing System (WBS).

Dalam hal ini, seluruh pegawai Bank BPR Sumsel juga telah mengambil block leave untuk meminimalisir Internal Fraud dan meningkatkan pendeteksian fraud sejak dini. Bank BPR Sumsel terus meningkatkan kompetensi pegawai secara kontinyu mengadakan pelatihan, baik dari internal maupun eksternal untuk menciptakan SDM yang andal.

Demikian beberapa poin yang diungkapkan Direktur Utama PT Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan, Hendera SE, saat mengikuti sesi wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2024 secara daring yang diselenggarakan Majalah TopBusiness Jakarta, pada Rabu (6/3/2024) secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

BACA JUGA:   Inovasi Digital Tingkatkan Kinerja Perumda Tirta Serambi

Dalam presentasi berjudul “Highlight of Business Performance,” Hedera yang sebelumnya menjabat Direktur Kepatuhan di bank ini, juga memaparkan banyak hal, mulai dari visi, misi, terobosan inovasi program, serta capaian kinerja bank, termasuk aspek financial selama dua tahun terakhir yang kian positif.

Dengan upaya-upaya perbaikan yang telah dilakukan terkait tata kelola perusahaan yang baik melalui SOP Strategi Anti Fraud ini, Bank BPR Sumsel bisa mencapai hasil kinerja yang kian positif dan memiliki nilai komposit GCG yang makin tinggi. Tahun 2023 sebesar 1,1 dengan peringkat 1 dan Bank BPR Sumsel  dapat menjadi role model bagi BUMD lain dalam hal penerapa Tata Kelola di Sumsel.

Secara umum, dengan berakhirnya wabah COVID 19, Bank BPR Sumsel juga terus memperoleh kinerja positif. Dari  pemeriksaan oleh Kantor Akuntan Publik untuk tahun 2021 s/d 2023  dengan hasil opini “Wajar Dalam Semua Hal Yang Material”.

Pada Tahun 2023 Bank BPR Sumsel per 31 Desember 2023 melampaui target Rencana Bisnis yang telah dibuat dan juga terjadi peningkatan secara Year on Year (YoY). Tercatat tahun 2023 meraih laba sebesar Rp2,9 miliar lebih tinggi dari target semula Rp2,7 miliar. Tahun 2023 Dana Pihak Ketiga tumbuh sebesar 13%, dan Total Aset tumbuh sebesar 3% secara Year On Year (yoy).

Dalam upaya mendukung perekonomian masyarakat daerah, Bank BPR Sumsel juga konsisten  menyalurkan kredit ke masyarakat dan ke sektor-sektor usaha kecil dan menengah. Penyaluran kredit per 31 Desember 2023 sebesar Rp75,058 Miliar (1.155 Noa). Pada tahun 2023, Bank BPR Sumsel juga tetap menjalankan Relaksasi Kredit dampak dari COVID 19 kepada sektor UMKM sesuai dengan Keputusan Komisioner OJK.

BACA JUGA:   Capai SDGs, Pertamina Patra Niaga AFT Juanda Punya Program CSR Kalanganyar Sentris Berseri

“Hal ini dimaksudkan agar debitur-debitur yang mampu bertahan untuk selanjutnya lancar kembali dan debitur-debitur dengan usaha terdampak, sehingga menurun, bisa medapatkan waktu untuk membenahi usahanya dan keringanan dalam pembayaran angsuran kredit ke kami,” ujarnya.

Strategi ini juga bagian dan upaya menyelesaikan kredit bermasalah dengan lebih bijak. Bank BPR Sumsel telah menyelesaikan kredit bermasalah yang semula 65% pada tahun 2017 telah turun secara  siginifikan yaitu  mencapai 2,63% (Sehat) pada tahun 2023.

Kontribusi lain untuk daerah, Bank BPR Sumsel juga memberikan bantuan atau CSR sepanjang tahun 2023  yaitu sebanyak 23 kali pelaksanaan dengan  jumlah dana CSR Rp76.950.000,- dan turut berperan membantu menurunkan inflasi di Provinsi Sumatera Selatan dimana Provinsi Sumatera Selatan masuk dalam 5 besar Inflasi di Indonesia. Dalam hal ini BPR Sumsel menjadi salah satu BUMD milik Pemprov yang melaksanakan  Operasi Pasar Murah di bulan Desember 2023.

“Pada tahun 2024 ini pun Bank BPR Sumsel kembali dipercaya untuk mengadakan Operasi Pasar Murah untuk bulan Januari s/d Maret 2024 sebanyak lima kali,” tambahnya.

Mengikuti tuntutan dan tren perkembangan dan menjawab kebutuhan nasabah, BPR Sumsel juga terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi (TI), baik di sistem manajemen, operasional dan juga layanan nasabah. Upaya meningkatkan Sistem Teknologi Informasi, antara lain dengan membuat System Tracking Conection (TRC) marketing sebagai database nasabah dan pemanfaat Virtual Account untuk mempermudah pembayaran nasabah secara online.

Bagian TI yang telah dikembangkan antara lain: website perusahaan, pengembangan mesin EDC, pengembangan fasilitas penerimaan pembayaran tagihan seperti listrik, PDAM, TV Kabel, pengisian pulsa, maupun multipayment lainnya yang bisa dilakukan secara on line.

Dengan kinerja yang kian solid, PT Bank Perkreditan Rakyat Sumatera Selatan kembali masuk nominasi 250 BUMD terbaik dari lebih 1000 BUMD yang ada di Indonesia. Sedang tim juri penilai  terdiri Prof. DR  Satya Arinanto -Guru Besar – Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI), Al Hady- Dewan Pakar Lembaga Kajian Nawa Cita (LKN), Kusuma Prabandari – Ceo Dwika Consulting,   yang dipandu moderator- Ahmad Chury dari Solusi Kinerja Bisnis (SKB).

BACA JUGA:   Bank Galunggung Terus Naikkan Tata Kelola

Editor: Busthomi

Tags: BPR SumselTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Astra International Jalankan CSR Berlandaskan Filosofi Catur Dharma

Next Post

HK Group Turunkan Bantuan Atasi Banjir dan Longsor

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR