Jakarta—Ketua Umum Pengurus Pusat Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Bayu Priawan mengatakan di Jakarta bahwa di 2010-2015, investasi dari Korea Selatan (Korsel) di Indonesia senilai USD 8 miliar. Sedangkan di tahun 2015 sendiri di USD 1,2 miliar.
“Yang berarti tumbuh 7,6% daripada di tahun 2014,” kata dia.
Bayu berkata, Korsel punya potensi besar investasi di Indonesia di seluruh sektor. Melalui keterangan pers yang diterima belum lama ini oleh Majalah BusinessNews Indonesia, dia berkata bahwa yang dominan di 2010-2015 itu adalah sektor logam dengan porsi 45%.
Potensi itu membuat Japnas membuat nota kesepahaman dengan KIYA (Korea-Indonesia Youth Association). Nota itu mencakup transfer informasi potensi usaha dan penjajakan investasi di berbagai sektor.
“Kami berharap bahwa nota kesepahaman ini menguatkan investasi Korsel ke Indonesia,” kata Bayu. (Al)