Jakarta, BusinessNews Indonesia—Untuk mempercepat sertifikasi tenaga kerja konstruksi di daerah, Kementerian PUPR memberikan fasilitas pelatihan keliling atau Mobile Training Unit (MTU).
Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Yusid Toyib menyerahkan MTU ke Pemerintah Provinsi SulawesiTengah untuk mendukung pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di daerah Sulawesi Tengah, 11 Juli 2017.
Keberadaan tenaga kerja konstruksi bersertifikat, terang Yusid, di tengah persaingan global menjadi sangat penting. Dengan sertifikasi itu ujungnya bisa mendukung pembangunan
infrastruktur di wilayah Sulawesi Tengah.
Mobile Training Unit (MTU), terangnya di siaran pers, untuk mengatasi keterbatasan lembaga penyelenggara uji kompetensi tenaga konstruksi sekaligus menjadi percontohan untuk meningkatan SDM konstruksi di daerah.
Ini sejalan dengan rencana strategis DJBK periode 2015-2019, untuk menyediakan 750 ribu tenaga kerja konstruksi bersertifikat baru. Jumlah ini meningkat 11 kali lipat dibandingkan dengan target 2010-2014, yang hanya mencanangkan 70 ribu tenaga kerja bersertifikat.
Sesuai Undang-undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstuksi, Pemerintah provinsi memiliki wewenang menyelenggarakan pelatihan tenaga ahli konstruksi dan penyelenggaraan sistem informasi jasa konstruksi cakupan daerah provinsi. “Sertifikasi ini berlaku di dalam dan luar negeri,” terang Yusid.
Memanfaatkan Mobile Training Unit bisa dilakukan secara bergilir di antara Pemerintah Kota/Kabupaten di Sulawesi Tengah, memberikan kesempatan yang sama bagi tenaga konstruksi bisa ikut pelatihan dan sertifikasi. (HS)
Sumber Ilustrasi: Istimewa
