TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Transformasi HC Pupuk Kaltim, Bangun Talenta Unggul dan Organisasi yang Agile

Nurdian Akhmad
15 October 2025 | 17:01
rubrik: BUMN, Event, HC
Transformasi HC Pupuk Kaltim, Bangun Talenta Unggul dan Organisasi yang Agile

Jakarta, TopBusiness – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) yang merupakan anak perusahaan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) terus berinovasi dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) seiring transformasi bisnis yang dijalankan perusahaan.

Di tengah dinamika industri pupuk dan tantangan globalisasi, manajemen Pupuk Kaltim menegaskan komitmennya untuk membangun sistem human capital yang agile, efisien, dan berorientasi masa depan.

“Transformasi human capital menjadi pilar penting dalam strategi bisnis Pupuk Kaltim. Kami ingin memastikan seluruh insan perusahaan memiliki kapabilitas, mindset, dan agility yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan bisnis yang terus berubah,” ujar Eko Cahyo Dewi Oktori, Senior Vice President SDM PT Pupuk Kaltim dalam presentasi penjurian TOP Human Capital Awards 2025 yang dilakukan secara daring, Senin (15/10/2025).

Hadir pula dalam penjurian ini VP Manajemen & Pengembangan SDM Andika Perdana Putera dan VP Operasional SDM  Dian Wahyu Pratama Putra. Mereka membawakan materi presentasi berjudul, The Future of Work Erupted: Leveraging Digital HCM Integration for Strategic Talent Mobility.

Dalam pengelolaan SDM, PT Pupuk Kaltim mengadopsi pendekatan Human Experience Management (HXM) yang berfokus pada kelincahan (agile) dan efisiensi kerja pegawai. Perseroan juga sudah memiliki roadmap HXM yang menyelaraskan strategi human capital dengan transformasi bisnis PT Pupuk Kaltim.

“Human capital bukan lagi sekadar fungsi administratif, tapi menjadi strategic partner bisnis. Melalui HXM, kami memastikan setiap karyawan memiliki pengalaman kerja yang bermakna sekaligus selaras dengan tujuan korporasi,” jelas Eko.

Menurut dia, Framework HXM Pupuk Kaltim mencakup Governance & Code of Conduct, Talent Strategi & Business Alignment, Capacity Management & Workforce Planning, Capacity & Competency Management, Performance Management, Career Management, Succession Management, Leadership Development, Learning & Capacity Development, Talent Infrastructure, Talent Management, Dan Communication.

BACA JUGA:   BRI Agro Kantongi Laba Rp51,06 M di 2019

Setiap elemen dijalankan terintegrasi dengan target kinerja perusahaan serta roadmap transformasi bisnis Pupuk Kaltim menuju perusahaan pupuk dan kimia global.

“Roadmap HXM kami menyelaraskan strategi human capital dengan transformasi bisnis, membangun tenaga kerja yang lincah dan efisien untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Eko.

Efisiensi dan Investasi SDM

Kinerja efisiensi SDM Pupuk Kaltim terlihat nyata. Berdasarkan laporan internal, total kompensasi karyawan pada 2024 tercatat sekitar Rp 1,67 triliun, turun dari Rp1,09 triliun pada 2023. Padahal, jumla karyawan pada 2024 bertambah dari 1.306 orang menjadi 1.307 orang.

Sementara itu, biaya kompensasi eksekutif pun menurun signifikan dari Rp 51,8 miliar menjadi Rp40,1 miliar setelah penyesuaian kebijakan tantiem.

Menariknya, penurunan biaya tersebut tidak diikuti pengurangan jumlah karyawan yang diikutkan dalam pelatihan. Pada 2024, jumlah karyawan yang mengikuti pelatihan ada 1.307 orang, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya 1.268 orang.  Total training cost meningkat dari Rp 49 juta menjadi Rp 59,6 juta.

“Total training cost meningkat signifikan karena kami concern terhadap people development. Kami melakukan pengembangan terhadap shortlist kandidat sebagai bagian dari reward.

Manajemen Pupuk Kaltim juga menjalankan evaluasi kompetensi secara rutin dan memperkuat sistem penilaian kinerja berbasis digital. Seluruh proses HR kini terintegrasi melalui platform digital internal untuk mempercepat layanan SDM dan pengambilan keputusan.

Struktur Organisasi yang Agile

Untuk membentuk organisasi yang agile, ada tiga pendekatan yang dilakukan PT Pupuk Kaltim. Pertama adalah membuat struktur yang ramping dan efisien.  Manajemen menerapkan model SPM (Strategic Project Management) yang bersifat nonstruktural dan sementara, yang dibentuk untuk menyelesaikan permasalahan spesifik. Jika permasalahan tersebut selesai, SPM tersebut kemudian dibubarkan.

BACA JUGA:   Terapkan Grand Design MSDM Mendukung Bisnis, Bank Kalbar Kandidat Raih TOP Human Capital Awards 2025

“SPM memungkinkan perusahaan mengerahkan tenaga ahli tanpa menambah jabatan struktural baru. Begitu masalah selesai, tim dibubarkan dan kembali ke fungsi asalnya. Ini contoh nyata bagaimana kami membangun organisasi yang agile,” ujar Eko.

Model SPM terbukti meningkatkan kolaborasi antar-fungsi dan mempercepat proses penyelesaian masalah, tanpa membebani struktur organisasi permanen. Dengan langkah ini, Pupuk Kaltim berhasil memangkas rantai birokrasi dan memperpendek waktu pengambilan keputusan.

Pendekatan kedua adalah memperpendek span of control agar pengambilan keputusan menjadi lebih cepat. Ketiga adalah meningkatkan efektivitas dan efisiensi manpower dengan sistem kerja matriks, di mana karyawan bisa bekerja lintas unit untuk memperluas kompetensi tanpa mengabaikan KPI (key performance indicator) utama.

Harmonisasi Industrial Relations

Terkait hubungan industrial, Pupuk Kaltim dikenal sebagai salah satu BUMN dengan praktik hubungan manajemen dan serikat pekerja yang harmonis. Terdapat tiga serikat pekerja aktif di lingkungan perusahaan yang rutin berkomunikasi melalui forum Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit serta pertemuan bulanan manajemen.

“Hubungan yang sehat dengan serikat pekerja menjadi fondasi penting agar program human capital berjalan efektif. Transformasi SDM hanya bisa berhasil kalau ada kepercayaan dan komunikasi dua arah,” ungkap Eko.

Pupuk Kaltim juga menanamkan nilai AKHLAK sebagai budaya korporasi dalam setiap aspek manajemen SDM. Nilai ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan seperti Respectful Workplace Policy (RWP), Employee Wellbeing Policy (EWP), serta integrasi aspek risk & safety dalam sistem HXM digital.

Transformasi SDM tidak hanya mendukung efisiensi internal, tetapi juga mempercepat inovasi produk. Perusahaan kini tengah mengembangkan berbagai varian pupuk ramah lingkungan dan biofertilizer, yang menuntut kemampuan baru dari para pegawainya.

Dengan kapasitas produksi urea 3,43 juta ton per tahun, amonia 2,7 juta ton er tahun, dan NPK 300.000 ton per tahun, Pupuk Kaltim menjadi kontributor utama bagi Holding Pupuk Indonesia. Pada 2024, perusahaan mencatat pendapatan sekitar Rp24 triliun dengan total aset mencapai Rp38 triliun, menjadikannya salah satu anak usaha dengan kontribusi terbesar terhadap laba holding.

Tags: PT Pupuk KaltimTOP Human Capital Awards 2024TOP Human Capital Awards 2025
Previous Post

Rabu Sore, IHSG Terkoreksi

Next Post

Transformasi SDM di Perumdam Bantul: dari Digitalisasi Hingga Budaya Kerja

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR