Jakarta, TopBusiness – PT Dyandra Media International Tbk (kode saham DYAN) merilis laporan keuangan kuartal III tahun 2025.
DYAN mencatatkan kinerja yang positif pada kuartal III tahun 2025 dengan pendapatan sebesar Rp947,8 miliar dan laba bersih (Rp37,8 miliar). Gross profit margin (GPM) DYAN tercatat senilai Rp298,1 miliar atau sebesar 31% dan EBITDA Rp118,1 miliar pada kuartal III tahun 2025.
Total aset DYAN juga mengalami peningkatan menjadi Rp1,229 triliun pada kuartal III tahun 2025, naik dari posisi akhir 31 Desember 2024 yang tercatat Rp1,212 triliun. Total liabilitas DYAN per kuartal III tahun 2025 tercatat Rp490,4 miliar, turun dari Rp530 miliar di akhir tahun 2024. Sementara, ekuitas perusahaan tercatat Rp739,3 miliar di akhir September 2025, naik dari Rp682 miliar di akhir tahun 2024.
Kontribusi pendapatan terbesar senilai Rp769,3 miliar atau sebesar 81% berasal dari segmen event/exhibition organizer yaitu PT Dyandra Promosindo beserta anak usahanya diikuti oleh PT Nusa Dua Indonesia dari segmen Convention and Exhibition Hall senilai Rp115,7 miliar atau sebesar 12%, PT Graha Multi Utama dari segmen Hotel senilai Rp41,3 miliar atau sebesar 4% dan PT Dyamall Graha Utama dari segmen supporting event senilai Rp23,9 miliar atau sebesar 3%. Di tengah kondisi perekonomian di Indonesia saat ini, seluruh subholding bisnis unit DYAN mencatatkan laba bersih yang positif di kuartal III tahun 2025.
Di laman idx.co.id, Daswar Marpaung selaku Direktur Utama DYAN mengungkapkan bahwa “Perseroan mencatat bahwa hingga akhir kuartal III 2025, beberapa kegiatan bisnis masih menghadapi tekanan dari pengurangan anggaran pemerintah yang mempengaruhi frekuensi dan skala kegiatan MICE berbasis lembaga publik. Meski demikian, Perseroan tetap optimis bahwa upaya diversifikasi dan ekspansi ke segmen korporasi, asosiasi, serta pengembangan event IP akan mulai menunjukkan kontribusi yang lebih berkelanjutan. Kami percaya bahwa dengan fundamental perusahaan yang kuat, DYAN akan terus berkontribusi positif terhadap pertumbuhan industri MICE di Indonesia.”
