TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perumda Tirta Gerbang Emas Kerja Keras untuk “Sehat”

Ahmad Churi
8 March 2024 | 21:00
rubrik: BUMD, Event
Perumda Tirta Gerbang Emas Kerja Keras untuk “Sehat”

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Masuk kategori belum sehat berdasar penilaian Direktorat Air Minum – Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, masih banyak tantangan dan pekerjaan yang masih dihadapi Perumda Tirta Gerbang Emas Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo.

Meski demikian, menurut Direktur Perumda Tirta Gerbang Emas Manto Rachmola, SE, M.Si, pihaknya tetap optimistis untuk bisa terus mengejar kinerja yang lebih baik.

Perumda Tirta Gerbang Emas Kabupaten Gorontalo Utara saat ini masih masuk kategori perusahaan daerah air minum yang sakit berdasarkan indikator kinerja Kementerian PUPR.  Tercatat tahun 2023, tingkat kinerja perusahaan berada di angka 2,12 (Tahun 2022/Audited), sedikit lebih baik dibandingkan pada tahun sebelumnya 1,92.

“Memang kita masih harus kerja lebih keras, dan kami berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan layanan dan tata kelola Perusahaan yang kami harapkan tahun 2024 ini bisa masuk kartegori perusahaan air minum yang sehat,” ungkap Manto Rachmola, dalam sesi wawancara penjurian “TOP BUMD Awards 2024” yang dihelat Majalah TopBusiness, pada Selasa (05/03/2024) secara virtul melalui aplikasi zoom meeting.

Diakuinya, masih ada beberapa aspek yang menjadi tantangan Perumda. Pertama, pengelolaan SDM yang belum maksimal. Kedua, operasional perusahaan yang belum optimal. Ketiga, Kepuasan layanan pelanggan yang masih rendah. Keempat, pencapaian indikator rasio Return on Equity (ROE) tahun 2022 negatif yaitu sebesar -5,98%.

“Sejak saya dipercaya menjadi direktur, memang kondisinya sakit. Itulah makanya, saya terus mengupayakan untuk menjadi lebih baik lagi dengan masuk kategori Sehat untuk target di tahun 2024,” ungkap Manto Rachmola, yang dipercaya menjadi direktur sejak 2022 untuk periode hingga 2027.

Beberapa upaya penyehatan yang dilakukan, di antaranya perbaikan sistem manajemen kinerja. Terkait SDM dilakukan penerapan KPI, rewards & punishment. Dalam hal ini Perusahaanmemberlakukan reward dan bonus kepada karyawan yang berprestasi (baik kinerja maupun target). Selain itu, juga pemberian punishment berupa Surat Peringatan (SP) hingga pemberian skorsing bagi karyawan yang melanggar aturan Perusahaan.

BACA JUGA:   PDAM Way Sekampung, PDAM Nomor 1 di Provinsi Lampung

Upaya peningkatan kompetensi SDM juga jadi prioritas, termasuk bagi jajaran Direksi, Komisaris/Pengawas. Dan dalam hal ini, 90% karyawan telah mengikuti pelatihan/diklat sesuai dengan kebutuhan.

Upaya lain, yakni dengan mengembangkan sistem aplikasi atau implementasi dan pemanfaatan Teknologi Informasi (TI), baik di sistem manajemen, penanganan SDM, laporan keuangan, hingga layanan pelanggan. Termasuk untuk aduan dan laporan pelanggan menggunakan sosial media seperti, Facebook, dan WhatsApp, instagram sebagai media informasi dan media sosialisasi & sarana informasi bagi pelanggan.

“Contoh perbaikan berbasis TI, di antaranya layanan pembayaran rekening air secara online, pengecekan pemakaian air pelanggan secara online. Kami juga sediakan fasilitas layanan konsultasi keluhan pelanggan via online (Call Center) untuk kemudahan bagi masyarakat  untuk menyampaikan keluhan sehingga masalah dapat diatasi dengan lebih cepat,” ujarnya.

Saat ini, Perumda Tirta Gerbang Emas Kabupaten Gorontalo Utara memiliki sambungan langganan sebanyak 5.963 (aktif) dan 4.344 (non aktif) dengan cakupan layanan teknis 19,30% dan secara administrasi 15,93% dengan layanan 22 jam/hari. Sementara itu, tingkat kebocoran air (NRW) masih sangat tinggi yakni sebesar 67,91 persen.

Terkait NRW, salah satu tantangan yang dihadapi Perumda Tirta Gerbang Emas Kabupaten Gorontalo Utara sekarang adalah kondisi jaringan pipa transmisi di seluruh wilayah layanan yang rata-rata dalam kondisi kurang optimal, karena berada di bantaran sungai.

“Kami akui memang masih harus kerja keras untuk menurunkannya karena memang banyak kebocoran-kebocoran karena kondisi pipa yang harus diganti dan sambungan-sambungan yang perlu ditertibkan,” ujarnya.

Namun secara kualitas air, kata dia, saat ini sudah memenuhi syarat sesuai standar baku mutu kesehatan lingkungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara. Sedangkan rata-rata jam layanan bisa naik dari 17 jam tahun 2022 kini sudah 22 jam/hari.

BACA JUGA:   Potret Kinerja, Inovasi, dan Kontribusi BPR Artha Perwira Purbalingga

Editor: Busthomi

Tags: Perumda Tirta Gerbang EmasTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

RSUD Mohamad Saleh Jadi Kandidat Raih Penghargaan TOP BUMD Awards 2024

Next Post

Jangan Lewatkan Booth dan Program Menarik Astra Financial di GIICOMVEC 2024

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR