TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BUMD Penggerak Daerah, PT Mitra Kerta Raharja Turut Wujudkan Kemandirian Ekonomi Tangerang

Busthomi
4 February 2026 | 16:19
rubrik: BUMD, Event
BUMD Penggerak Daerah, PT Mitra Kerta Raharja Turut Wujudkan Kemandirian Ekonomi Tangerang

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT Mitra Kerta Raharja (Perseroda) terus mempertegas posisinya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) strategis milik Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten yang berperan sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus agen pendapatan asli daerah (PAD).

Melalui strategi diversifikasi portofolio usaha, optimalisasi kinerja anak perusahaan, serta penguatan kemitraan strategis, Perseroda ini berupaya menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang secara berkelanjutan.

Dalam pemaparan pada penjurian TOP BUMD Awards 2026, manajemen PT Mitra Kerta Raharja menegaskan bahwa seluruh langkah bisnis perusahaan berangkat dari visi besar, yakni “Terwujudnya perseroan terbatas sebagai BUMD untuk menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.”

Visi tersebut diterjemahkan ke dalam misi sebagai perseroan penggerak ekonomi daerah dan agen pendapatan yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan.

“Strategi bisnis PT Mitra Kerta Raharja memiliki tujuan yang jelas, yaitu mendorong pembangunan daerah sambil menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan bagi perusahaan dan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujar Ahmad Syahril, S. Kom, MA, MM, Direktur Utama PT Mitra Kerta Raharja (Perseroda).

Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Syahril saat penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar Majalah TopBusiness secara daring, Rabu (4/2/2026). Hadir menemani, ada Reyza Hasanudin, S.E., M.Si selaku Direktur Operasional, Hari Pristiwanto, S.E selaku Manajer Keuangan dan Aset, Oong Sugiartono, S.Sos., M.Si selaku Manajer HSDM dan Bisnis, Afrah Setiani Agustin, S.Sos selaku staff, dan Renaldo Ilham Mahardhika, S.H, selaku staff.

Untuk diketahui, sebagai BUMD yang memiliki orientasi usaha 80 persen laba dan 20 persen layanan publik, PT Mitra Kerta Raharja mengelola portofolio usaha yang luas dan lintas sektor.

Aktivitas usaha Perusahaan ini sangat beragam. Bahkan bisa dibilang sangat kompleks dan mencakup semua hal. Seperti pertanian dan agrobisnis, farmasi, pelabuhan, keuangan dan permodalan, pembangunan konstruksi gedung dan infrastruktur, multimedia, air bersih, pengolahan air limbah, perbengkelan, persampahan, jasa konsultasi, pariwisata, pengusahaan jalan tol, perparkiran, hingga periklanan.

BACA JUGA:   Kemendagri Dorong BUMD Capai Full Cost Recovery dan Margin Laba 10 Persen

Dengan banyak anak usaha yang dimilikinya. Rencananya, Mitra Kerta Raharja akan akan membentuk anak usaha baru di sektor pangan.

Diversifikasi tersebut dijalankan secara terukur melalui analisis pasar yang mendalam guna mengidentifikasi sektor-sektor dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Selain itu, perusahaan secara aktif memilih anak perusahaan atau proyek baru yang layak untuk diinvestasikan, disertai dengan monitoring dan evaluasi bisnis yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Diversifikasi portofolio menjadi salah satu strategi utama kami agar perusahaan tetap adaptif, resilien, dan mampu menciptakan nilai tambah di tengah dinamika ekonomi,” kata Ahmad Syahril.

Optimalisasi Anak Usaha

Selain memperluas portofolio, PT Mitra Kerta Raharja juga menaruh perhatian besar pada optimalisasi kinerja anak perusahaan dan proyek kerja sama operasi (KSO).

Strategi ini, dijelaskan Ahmad Syahril, sudah dijalankan melalui analisis kinerja yang menyeluruh, penempatan pimpinan dan tim manajemen yang kompeten, penerapan standarisasi proses yang efisien, serta penguatan kolaborasi bisnis antarunit usaha.

Langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan seluruh entitas usaha yang berada di bawah naungan PT Mitra Kerta Raharja mampu berkinerja optimal. Selain juga tentu saja sanggup memberikan kontribusi yang konsisten terhadap keuangan perusahaan serta PAD Kabupaten Tangerang.

Terkait KSO tadi, PT Mitra Kerta Raharja juga menempatkan kemitraan strategis sebagai pilar penting pengembangan usaha.

Perusahaan telah menjalin kerja sama yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, mitra pendanaan baik investor maupun kreditur, serta mitra usaha dalam skema KSO tersebut.

“Menjalin kemitraan strategis menjadi kunci bagi kami untuk memperkuat bisnis, memperluas akses permodalan, dan memastikan proyek-proyek yang dijalankan memberi dampak ekonomi yang signifikan,” ujar Ahmad Syahril.

Kinerja Membaik

Dari sisi kinerja, PT Mitra Kerta Raharja menunjukkan tren perbaikan yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Penilaian tingkat kesehatan perusahaan dilakukan berdasarkan parameter komprehensif sesuai regulasi, meliputi aspek profitabilitas dan efisiensi investasi, likuiditas dan manajemen modal kerja, serta efektivitas operasional.

BACA JUGA:   Bisnis INECDA Kinclong, Program CSR Dorong UMKM Desa Naik Kelas

Tercatat, pada periode 2020–2021, perusahaan berada pada kategori kurang sehat akibat tantangan besar di masa pandemi, dengan skor masing-masing 44,5 dan 46,5.

Namun sejak 2022, kinerja perusahaan mulai membaik secara bertahap. Skor kesehatan meningkat menjadi 55 pada 2022, kemudian melonjak ke 79,5 pada 2023, dan berada di level 78 pada 2024. Dengan capaian tersebut, PT Mitra Kerta Raharja telah masuk dalam kategori Sehat pada periode 2022–2024.

“Perbaikan kinerja ini menunjukkan bahwa langkah-langkah transformasi dan penataan bisnis yang kami lakukan mulai memberikan hasil,” tutur Ahmad Syahril.

Sementara dari sisi keuangan, kinerja PT Mitra Kerta Raharja menunjukkan kontribusi yang terus meningkat. Pada 2024, dari target pendapatan Rp4,39 miliar, realisasi mencapai Rp3,68 miliar. Dan pada 2025, dari target Rp4,32 miliar, realisasi tercapai Rp3,83 miliar atau sekitar 88,7 persen. Kenaikan pendapatan dividen terutama didorong oleh kinerja anak perusahaan, khususnya PT Gemilang Agung Raharja, yang melampaui target.

Sebagai BUMD, PT Mitra Kerta Raharja juga memastikan seluruh program bisnisnya selaras dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Tangerang 2024–2026. Program tersebut mencakup peningkatan kualitas SDM, penurunan tingkat pengangguran, pertumbuhan ekonomi daerah, penurunan kemiskinan, hingga penyediaan infrastruktur yang berkelanjutan.

Penugasan Sektor Pangan

Salah satu penugasan strategis yang diemban PT Mitra Kerta Raharja adalah pengelolaan Pusat Kawasan Agropolitan (Puskagro) berdasarkan Peraturan Bupati Tangerang Nomor 49 Tahun 2022.

Dalam menjalankan penugasan tersebut, perusahaan menggandeng PT Benteng Pangan Utama (BPU) sebagai mitra kerja melalui perjanjian kerja sama sejak 2022.

Puskagro mencakup pengelolaan lahan pertanian, kantor administrasi, fasilitas cold storage, gudang, serta sarana pengolahan produk pertanian. Meski demikian, manajemen mengakui bahwa pengelolaan Puskagro hingga saat ini belum mencapai hasil yang optimal.

BACA JUGA:   Perumda Tirta Aji Perkuat Human Capital dan Inovasi untuk Dorong Layanan Berkelanjutan

“Tantangan utama yang kami hadapi antara lain laba yang masih rendah, keterbatasan sumber dana dan permodalan, serta belum optimalnya sumber daya manusia yang kompeten di bidang hortikultura,” jelas Ahmad Syahril.

Sebagai tindak lanjut, PT Mitra Kerta Raharja menyiapkan langkah konkret untuk meningkatkan kinerja SDM dengan melibatkan tenaga ahli, baik dari manajemen mitra maupun petani binaan.

Selain itu, perusahaan juga merencanakan pembentukan anak perusahaan di bidang pangan guna mengoptimalkan dan mengembangkan peran Puskagro ke depan.

“Dengan sinkronisasi kebijakan dan program, kami berkomitmen menciptakan sinergi optimal antara perusahaan dan kepentingan masyarakat, sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan Kabupaten Tangerang,” pungkas Ahmad Syahril.

Tags: PT Mitra Kerta RaharjaTOP BUMD Awards 2026
Previous Post

OJK: Asosiasi Emiten Siap Dukung Reformasi Integritas Pasar Modal

Next Post

Bank BPR Sumsel Perkuat Digital Banking untuk Pacu Kinerja dan Dukung UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR