TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Komitmen Keberlanjutan FIFGROUP, dari Inklusi Disabilitas hingga Green Operation

Nurdian Akhmad
26 February 2026 | 14:10
rubrik: Business Info, CSR, Event
Komitmen Keberlanjutan FIFGROUP, dari Inklusi Disabilitas hingga Green Operation

Jakarta, TopBusiness – PT Federal International Finance (FIFGROUP) menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis perusahaan melalui FIFGROUP 2030 Sustainability Framework &Initiatives.

Implementasi ESG di FIFGROUP bukan sekadar kegiatan sosial perusahaan, melainkan telah menjadi bagian dari kebijakan strategis yang melibatkan jajaran direksi sejak awal perencanaan.

“Komitmen keberlanjutan di FIFGROUP tidak hanya berada di level manajemen, tetapi sampai ke top management. Seluruh program CSR ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi dan ditandatangani oleh Board of Directors. Artinya, dari tahap perencanaan, implementasi, hingga evaluasi, direksi terlibat aktif,” ujar Fathiyah Desya, CSR Officer FIFGROUP dalam presentasi penjurian TOP CSR Awards 2026 yang dilakukan secara daring, Kamis (26/2/2026).

Turut memberikan presentasi dalam penjurian ini,  Theofeus selaku CSR Officer dan Sherien Sherlita (Sustainability Management Officer). Mereka membawakan materi berjudul “FIFGROUP ESG Commitment Roadmap: From Commitment to Action, Aligned with ISO 26000.”

Sebagai perusahaan pembiayaan dengan 262 cabang di seluruh Indonesia, kata Fathiyah, FIFGROUP menjalankan program tanggung jawab sosial melalui lima pilar utama, yakni Sehat, Pintar, Sejahtera, Lestari, dan Peduli.

Pilar Sehat mencakup program Integrasi Layanan Primer (ILP), pencegahan stunting melalui SeCanting, serta berbagai inisiatif kesehatan masyarakat dan karyawan. Pilar Pintar berfokus pada literasi keuangan dan pemberian beasiswa bagi mahasiswa.

Pilar Sejahtera mendorong pemberdayaan UMKM melalui dana bergulir dan pembinaan usaha. Pilar Lestari menitikberatkan pada program lingkungan seperti Hutan FIFGROUP, instalasi IPAL komunal, biodiversitas, solar panel, carbon offset, dan efisiensi energi. Sementara Pilar Peduli diwujudkan melalui bantuan sosial dan kegiatan keagamaan.

Theofeus menambahkan bahwa seluruh program tersebut dirancang dengan pendekatan strategis, mempertimbangkan analisis eksternal dan internal perusahaan, termasuk metode PESTEL, SWOT, serta survei isu prioritas.

BACA JUGA:   Ambisi Penurunan Emisi Indonesia Perlu Semakin Meningkat

Program-program tersebut juga telah diselaraskan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’s) yang dikoordinasikan oleh Bappenas. Hingga 2025, CSR FIFGROUP telah mengakomodasi sembilan dari tujuh belas target SDGs.

“Setiap program yang kami jalankan harus memiliki kontribusi yang jelas terhadap SDGs dan kebijakan pemerintah. Kami juga melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah di sekitar kantor pusat maupun seluruh jaringan cabang agar program benar-benar menjawab kebutuhan sosial masyarakat,” kata Theofeus.

Terbitkan ESG Loan

Dalam aspek pembiayaan berkelanjutan, FIFGROUP telah menerbitkan ESG Loan dengan total nilai US$ 110 juta dalam dua tahun terakhir, yakni US$ 60 juta pada 2024 dan US$ 50 juta pada 2025. Dana tersebut dialokasikan untuk pembiayaan motor listrik, solar panel, pengembangan UMKM, serta pembiayaan inklusif bagi penyandang disabilitas.

“Sebagai perusahaan financial services, kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan portofolio pembiayaan kami semakin hijau dan inklusif. ESG Loan ini menjadi salah satu instrumen nyata bagaimana aspek lingkungan dan sosial kami integrasikan ke dalam model bisnis,” kata Sherien Sherlita.

Dari sisi lingkungan, kata Sherien, FIFGROUP telah melakukan Climate Risk Management Analysis bekerja sama dengan Trisakti Sustainability Center dengan mengacu pada IFRS S2 Climate-Related Disclosure.

Menurut Sherien, FIFGROUP jmemetakan risiko fisik dan risiko transisi akibat perubahan iklim, kemudian mengimplementasikannya dalam berbagai program green operation seperti penanaman pohon, instalasi panel surya, program pengurangan emisi commuting karyawan, serta pengelolaan limbah terpadu.

Upaya tersebut membuahkan hasil signifikan. Hingga 2025, emisi gas rumah kaca (GHG) perusahaan turun 20,47 persen dibandingkan baseline 2019. Target reduksi emisi tahun 2025 bahkan tercapai 125 persen.

Sementara itu, tingkat pengelolaan sampah terolah mencapai 39,23 persen, melampaui target 31,01 persen dengan capaian 125 persen. Jika dibandingkan 2019, peningkatan sampah terolah telah mencapai 184,48 persen.

BACA JUGA:   Kampenye Sinergi Plastik Baik PT Polytama Propindo Dukung Keberlanjutan Bisnis

Komitmen Inklusi Disabilitas

Komitmen sosial perusahaan juga tercermin dalam program inklusi disabilitas yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 serta SDGs nomor 8 dan 10. Per Januari 2026, dari total 14.135 karyawan, sebanyak 236 karyawan merupakan penyandang disabilitas atau setara 1,67 persen dari total pekerja, melampaui ketentuan minimal satu persen.

FIFGROUP menargetkan minimal satu karyawan disabilitas di setiap cabang, dengan capaian saat ini sebesar 83,39 persen dari target 283 orang.

“Kami ingin membangun budaya kerja yang inklusif. Target kami adalah minimal satu karyawan disabilitas di setiap cabang. Ini bukan hanya soal kepatuhan regulasi, tetapi komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang setara dan berkelanjutan,” tutur Sherien.

Dalam aspek tata kelola, menurut Theofeus, seluruh program keberlanjutan dipantau melalui monitoring bulanan, Department dan Division Review, hingga Directorate Review di level top management.

Pelaporan dilakukan melalui Sustainability Report tahunan yang mengacu pada standar OJK, GRI, IFRS S2, SASB, serta ACGS. Perusahaan juga melakukan validasi melalui mekanisme Astra Green Company dan Astra Friendly Company guna memastikan akuntabilitas data.

FIFGROUP juga menerapkan pengukuran Net Promoter Score (NPS) untuk memastikan kepuasan penerima manfaat dan efektivitas program.

Dengan lebih dari 8.200 mitra, mulai dari dealer, toko, hingga agen travel, FIFGROUP mengedepankan prinsip responsible sourcing. Perusahaan bekerja sama dengan 100% vendor lokal yang memperhatikan aspek keberlanjutan.

Untuk memastikan strategi CSR tepat sasaran di seluruh jaringan, perusahaan menggunakan metode Branch Matrix yang mempertimbangkan faktor eksternal dan internal di masing-masing wilayah.

Dalam periode 2024–2025, FIFGROUP meraih 26 penghargaan di bidang CSR dan 25 penghargaan kinerja bisnis. Capaian ini menjadi indikator bahwa strategi ESG yang dijalankan selaras dengan pertumbuhan bisnis perusahaan.

BACA JUGA:   Kahuripan Kamojang: Upaya PLN Indonesia Power Kamojang Wujudkan Bisnis Lestari dan Masyarakat Mandiri

Tahun ini, FIFGROUP juga terpilih menjadi kandidat peraih TOP CSR Awards 2026.

Tags: FIFGROUPPT Federal International FinanceTOP CSR Awards 2025TOP CSR Awards 2026
Previous Post

Tata Kelola dan Inovasi Jadi Kunci Perumdam Tirta Merapi Klaten Menjadi BUMD Air Minum yang Sehat, Adaptif, dan Berkelanjutan

Next Post

Hingga Lebaran 2026, Bank Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp 44 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR