TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

HomLiv Piawai Membangun Bisnis Berkelanjutan melalui Produksi Ramah Lingkungan dan Pemberdayaan Desa

Albarsyah
26 March 2026 | 12:45
rubrik: Event
HomLiv Piawai Membangun Bisnis Berkelanjutan melalui Produksi Ramah Lingkungan dan Pemberdayaan Desa

Jakarta, TopBusiness – PT Homliv Anugerah Tritunggal Indonesia (homLiv) menunjukkan kepiawaiannya dalam mengelola bisnis berkelanjutan melalui kombinasi inovasi produk ramah lingkungan, pemberdayaan masyarakat desa, serta penguatan nilai budaya lokal. Perusahaan yang bergerak di bidang peralatan dapur berbahan kayu ini tidak hanya berhasil menembus pasar internasional, tetapi juga tumbuh bersama masyarakat dengan menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang positif.

homLiv dikenal sebagai brand wooden kitchenware premium yang menghadirkan produk dapur berbahan kayu alami, aman, dan berkelanjutan bagi keluarga Indonesia maupun pasar global. Perusahaan ini mengusung visi menjadi merek terpercaya yang mengedepankan kualitas, keberlanjutan, serta dampak sosial. Adapun misinya meliputi penyediaan produk berbahan kayu solid tanpa bahan kimia berbahaya, pemberdayaan pengrajin lokal, serta mendorong gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.

Dalam operasionalnya, homLiv memproduksi berbagai peralatan masak dari kayu utuh 100 persen natural tanpa cat, vernis, maupun lem sambungan. Seluruh produk telah memenuhi standar keamanan pangan. Proses produksi dilakukan di Yogyakarta dengan melibatkan tenaga kerja dan pengrajin lokal, sementara kantor pusat operasional berada di Jakarta Utara. Pemasaran produk dilakukan secara nasional hingga mancanegara melalui kanal distribusi daring dan luring, dengan kapasitas produksi mencapai 360.000 hingga 600.000 unit per tahun.

Meskipun belum memiliki penghargaan CSR yang terstruktur secara formal, homLiv secara konsisten menjalankan berbagai kegiatan sosial yang berkelanjutan. Fokus utamanya adalah pemberdayaan pengrajin daerah, penciptaan lapangan kerja, serta penggunaan bahan baku alami yang mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk mengembangkan program CSR yang lebih terstruktur, terukur, dan berdampak luas.

CEO dan Owner homLiv, Yudiana Lyn, menegaskan bahwa perusahaan secara aktif membangun dan mengelola harapan para pemangku kepentingan. “Kami berkomunikasi langsung dengan pengrajin dan warga desa, serta mendengarkan kebutuhan masyarakat sekitar,” ujarnya dalam presentasi di hadapan dewan juri TOP CSR Awards 2026, Jumat (13/3/2026) melalui jaringan Zoom.

BACA JUGA:   Siap Jadi Bank Digital Terbesar, Sea Bank Indonesia Konsisten Terapkan GRC

Dalam aspek keterlibatan lingkungan (environmental engagement), homLiv rutin mengadakan kegiatan penanaman pohon setiap tahun di Desa Krebet, Yogyakarta. Selain itu, perusahaan juga menggelar bazar UMKM dan memberikan edukasi mengenai keberlanjutan di berbagai kampus.

Dari sisi rantai pasok (supply chain), homLiv bekerja sama dengan pengrajin lokal dan berencana memastikan bahan baku kayu yang digunakan lebih terkontrol serta bertanggung jawab. Perusahaan juga mendorong inklusivitas dengan memberdayakan ibu-ibu dan lansia, membuka akses ekonomi bagi UMKM desa, serta merancang pelatihan bagi kelompok rentan.

Internalisasi nilai keberlanjutan dilakukan melalui keterlibatan langsung founder dan partisipasi aktif karyawan dalam kegiatan sosial. Dalam aspek Diversity, Equity, and Inclusion (DEI), homLiv menekankan pemberdayaan perempuan dan lansia serta membangun lingkungan kerja berbasis kebersamaan dan kekeluargaan.

Lebih lanjut, homLiv turut menciptakan green jobs melalui pelatihan pengolahan limbah kayu, pengembangan produk ramah lingkungan, serta kolaborasi dengan akademisi untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

Yudiana Lyn juga mengungkapkan bahwa perusahaan mengalokasikan sekitar 5 persen dari keuntungan untuk program pemberdayaan desa. Selain itu, homLiv membangun pusat oleh-oleh dengan skema 100 persen keuntungan diperuntukkan bagi masyarakat desa yang terlibat dalam seluruh kegiatan usaha tersebut.

“Kami juga fokus pada pemberdayaan pengrajin, ibu-ibu, dan lansia agar mereka dapat berkontribusi secara ekonomi,” tambahnya.

Dalam bidang edukasi, homLiv aktif memberikan materi terkait sustainability di berbagai kampus sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya keberlanjutan.

Salah satu program unggulan perusahaan adalah kegiatan penanaman pohon yang dilakukan bersama masyarakat. Program ini bertujuan mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas bisnis sekaligus mendukung pelestarian alam. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh lingkungan melalui penghijauan dan penjagaan ekosistem, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat serta memperkuat komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.

BACA JUGA:   FOTO: IDN–Global Gelar Workshop Kembangkan Potensi Diri Diaspora Muda

Selain itu, homLiv juga berperan dalam pelestarian budaya lokal melalui program batik kayu. Perusahaan mendukung kegiatan budaya seperti Merti Desa di Desa Wisata Krebet, menghadirkan aktivitas batik kayu di Jakarta, serta meluncurkan produk sutil “Malika” dengan motif batik kayu.

Program ini tidak hanya mengangkat budaya lokal sebagai bagian dari identitas produk, tetapi juga mendorong promosi desa wisata Krebet dan meningkatkan nilai tambah produk homLiv. Dampaknya, budaya lokal semakin dikenal luas, konsumen mendapatkan produk bernilai budaya, dan desa wisata memperoleh daya tarik yang lebih besar.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, homLiv membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pendekatan ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai pelaku industri yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga pada keberlanjutan dan kesejahteraan bersama.

Tags: homliv
Previous Post

Hotel Kabin Bernuansa Alam Kian Diminati Wisatawan Asing

Next Post

Teknologi Otomasi di Balik Produk Sehari-hari: Peran Mitsubishi Electric dalam Mendukung Industri Modern

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR