TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

TOP BUMD Awards 2026: Bank Jambi Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah lewat Inovasi dan Keberlanjutan

Teguh Imam Suyudi
8 April 2026 | 10:44
rubrik: BUMD, Business Info, Event
TOP BUMD Awards 2026: Bank Jambi Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah lewat Inovasi dan Keberlanjutan

Partisipasi dalam TOP BUMD Awards 2026 menegaskan komitmen Bank Jambi mendorong UMKM, transformasi digital, serta pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Jakarta, TopBusiness — Komitmen memperkuat peran sebagai motor penggerak ekonomi daerah kembali ditegaskan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Jambi (Bank Jambi). Hal ini tercermin dalam partisipasi Bank Jambi pada ajang penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (7/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Bank Jambi, H. Khairul Suhairi, S.E., M.M., CRM, memaparkan strategi dan capaian perusahaan melalui materi bertajuk “Mendorong Kemandirian Ekonomi dan Keberlanjutan Pembangunan Daerah.” Ia didampingi oleh jajaran manajemen, antara lain Direktur Treasury Dana IT & Digital H. Achmad Nunung HS., S.Kom., M.M., CRM serta Plt. Direktur Kepatuhan Yufnizarman, S.E., M.M., CRM.

Adapun dewan juri yang hadir dalam penjurian tersebut terdiri atas Thendri Supriatno (Masyarakat Investor Independen), Febrizal Effendi (Aspiluki), Nurul Y. Setyabudi (IDTUG), dan Teguh Imam Suyudi (TopBusiness).

Kinerja Tumbuh Solid dan Berkelanjutan

Di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global, Bank Jambi menunjukkan kinerja yang konsisten dan impresif. Sepanjang 2025, perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp330,30 miliar, dengan total aset mencapai sekitar Rp15,389 triliun. Penyaluran kredit juga tumbuh signifikan hingga sekitar Rp10,134 triliun, mencerminkan fungsi intermediasi yang berjalan optimal.

Dari sisi permodalan, Bank Jambi mencatat Rasio Kecukupan Modal (CAR) sebesar 45,72 persen, jauh di atas ketentuan regulator. Kondisi ini menunjukkan tingkat kesehatan bank yang kuat sekaligus memberikan ruang ekspansi yang lebih luas.

Menurut Khairul Suhairi, capaian tersebut merupakan hasil dari strategi yang terukur dan berorientasi jangka panjang. “Kami berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan prinsip kehati-hatian, sehingga kinerja yang dicapai tetap berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA:   Inalum Punya Beragam Inisiatif CSR dalam Mendukung Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Fokus pada UMKM dan Ekonomi Inklusif

Sebagai bank daerah, Bank Jambi menempatkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai prioritas utama. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk berkontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.

Hingga akhir 2025, Bank Jambi telah melayani sekitar 11.500 debitur UMKM dengan baki debet kredit mencapai sekitar Rp1,11 triliun. Selain itu, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terus meningkat, dengan total penyaluran mencapai Rp399 miliar kepada 2.742 debitur sepanjang 2025.

Langkah ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat inklusi keuangan di Provinsi Jambi. “Kami ingin memastikan akses pembiayaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil di daerah,” kata Khairul.

Transformasi Digital sebagai Kunci

Dalam menghadapi perubahan perilaku nasabah dan perkembangan teknologi, Bank Jambi terus memperkuat layanan digital. Berbagai inovasi telah dikembangkan, mulai dari mobile banking dengan fitur QRIS, online onboarding, hingga layanan cardless withdrawal.

Selain itu, Bank Jambi juga mengembangkan berbagai sistem digital internal dan eksternal, seperti:

  • Cash Management System (CMS) untuk pengelolaan keuangan pemerintah daerah secara real-time
  • Integrasi dengan SIPD RI guna mendukung transaksi keuangan daerah berbasis digital
  • Aplikasi internal seperti BOST untuk analisis kredit digital dan AMS untuk administrasi paperless

Transformasi digital ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat.

“Digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan. Kami menyesuaikan inovasi dengan karakteristik masyarakat daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” ujar Khairul.

Tata Kelola dan Kepatuhan yang Kuat

Selain inovasi bisnis, Bank Jambi juga menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Hal ini tercermin dari kepatuhan terhadap regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia, serta penerapan prinsip transparansi dalam pengambilan keputusan.

BACA JUGA:   Bank Mandiri Siapkan Kebutuhan Uang Tunai saat Libur Idul Fitri 1442 H

“Kami juga mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam perencanaan bisnis, termasuk melalui penyusunan laporan keberlanjutan dan penguatan sistem pengawasan internal,” tutur Khairul.

Dalam penilaian GCG, Bank Jambi memperoleh peringkat 2, yang menunjukkan bahwa penerapan tata kelola telah berjalan dengan baik dan konsisten.

Kontribusi Nyata terhadap Pembangunan Daerah

Peran Bank Jambi tidak hanya terbatas pada fungsi intermediasi keuangan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Perseroan berperan dalam:

  • Pengelolaan dana pemerintah daerah
  • Pembiayaan proyek infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan
  • Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen
  • Digitalisasi transaksi pajak daerah

Khairul mengungkapkan Bank Jambi juga aktif menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan realisasi sekitar Rp4,088 miliar pada 2025, yang difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan sosial.

Upaya keberlanjutan juga dilakukan melalui efisiensi energi, penggunaan panel surya, serta pengurangan penggunaan kertas melalui digitalisasi.

Strategi 2026: Memperkuat Fondasi Pertumbuhan

Memasuki 2026, Bank Jambi menargetkan penguatan struktur pendanaan dengan meningkatkan porsi dana murah hingga 60 persen dari total Dana Pihak Ketiga (DPK). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi biaya dana dan mendukung pertumbuhan kredit.

Selain itu, perusahaan juga akan:

  • Memperluas ekosistem digital berbasis layanan dan agen
  • Meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan dan sertifikasi
  • Memperkuat sinergi dengan bank lain, termasuk Bank bjb
  • Mengembangkan sektor-sektor baru yang potensial

Menurut Khairul strategi ini dirancang untuk memastikan pertumbuhan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Ajang Pembelajaran dan Apresiasi

TOP BUMD Awards sendiri merupakan ajang pembelajaran sekaligus penghargaan bagi BUMD terbaik di Indonesia. Penilaian tidak hanya mencakup kinerja bisnis, tetapi juga inovasi, perbaikan berkelanjutan, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.

BACA JUGA:   Dari Pemulihan ke Pertumbuhan, BPRS Mustaqim Aceh Mantapkan Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah

Diselenggarakan oleh majalah TopBusiness dengan mengusung tema “Inovasi BUMD dalam Pembangunan Berkelanjutan”, ajang ini menekankan pentingnya peran BUMD dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Bagi Bank Jambi, keikutsertaan dalam ajang ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan layanan. “Kami tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga bagaimana memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Khairul.

Menjadi Teladan BUMD yang Adaptif

Berbagai capaian dan inovasi yang dilakukan Bank Jambi menunjukkan bahwa BUMD dapat menjadi institusi yang adaptif, profesional, dan kompetitif. Stabilitas kinerja di tengah tekanan ekonomi, fokus pada UMKM, serta penguatan digitalisasi menjadi contoh praktik baik yang layak direplikasi oleh BUMD lain.

Dengan fondasi yang kuat dan strategi yang jelas, Bank Jambi optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sebagaimana tertuang dalam visi perusahaan, Bank Jambi tidak hanya ingin menjadi bank yang sehat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Provinsi Jambi menuju masa depan yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

Tags: TOP BUMD Awards 2026
Previous Post

RUPST 2026 Permata Bank: Setuju Pengangkatan Anggota Direksi Baru dan Pembagian Dividen

Next Post

Indo Intertex & Inatex 2026: Mendorong Kebangkitan Industri Tekstil dan Garmen Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR