Jakarta, TopBusiness — PT Darma Henwa Tbk terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) yang berkelanjutan dengan menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional tambang.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan selaras dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat serta kelestarian lingkungan.
Salah satu tonggak penting dalam perjalanan perusahaan adalah keberadaan proyek Bengalon Coal Project yang menjadi fondasi awal pengembangan praktik operasional sekaligus kontribusi sosial perusahaan. Seiring perkembangan waktu, perusahaan tidak hanya mencatatkan pertumbuhan kinerja bisnis, tetapi juga menunjukkan capaian positif dalam aspek sosial dan lingkungan.
“Dalam perjalanan perusahaan, kami telah menerima berbagai penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tersebut,” ujar Azwin Harahap, Supervisor Industrial Relation Head Office, dalam presentasi di hadapan Dewan Juri TOP CSR Awards 2026 di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Handi selaku Spv Industrial Relation site ACP, Christo Hasudungan (Spv Industrial Relation site KCP), Rendytha (Industrial Relation Officer), Januar Arman ( External Relation Officer), dan Alan ( External Relation Officer).
Pada tahun 2025, perusahaan berhasil meraih penghargaan CSR dengan kategori bintang 3 serta memperoleh peringkat Gold dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER). Peringkat Gold merupakan salah satu capaian tertinggi yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai telah melampaui kepatuhan (beyond compliance) serta mampu menghadirkan inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pendekatan CSR yang dijalankan perusahaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi telah terintegrasi dalam strategi bisnis dan operasional.
Dalam implementasinya, program CSR Darma Henwa dirancang secara sistematis melalui sejumlah pilar utama yang saling terintegrasi. Pilar-pilar tersebut mencakup bidang sosial, pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pengembangan olahraga dan seni.
Pada pilar sosial budaya dan kemasyarakatan, perusahaan secara aktif mendukung berbagai kegiatan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan sosial, partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, serta upaya memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat.
Melalui pendekatan ini, perusahaan berupaya memastikan kehadirannya tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang turut berkontribusi terhadap kesejahteraan sosial.
Di sektor pendidikan, perusahaan menjalankan program Darma Cerdas yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program ini mencakup pemberian bantuan pendidikan, pengembangan fasilitas belajar, serta berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan kapasitas masyarakat.
Perusahaan meyakini bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. Oleh karena itu, investasi di bidang pendidikan menjadi salah satu prioritas dalam strategi CSR perusahaan.
Sementara itu, di bidang kesehatan, program Darma Sehat dijalankan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program ini meliputi penyediaan layanan kesehatan, kegiatan penyuluhan, serta upaya pencegahan penyakit.
Melalui program ini, perusahaan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat sekaligus memperluas akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Kesehatan yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung produktivitas masyarakat, baik dalam aktivitas ekonomi maupun sosial.
Pada aspek ekonomi, perusahaan mengembangkan program Darma Mandiri yang berfokus pada peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat. Program ini diwujudkan melalui pelatihan kewirausahaan serta pemberdayaan sektor produktif seperti pertanian, peternakan, dan perkebunan.
Melalui program tersebut, perusahaan mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal sehingga mampu menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga berperan aktif sebagai pelaku ekonomi di wilayahnya.
Selain itu, perusahaan juga memberikan perhatian pada pengembangan olahraga dan seni sebagai bagian dari upaya membangun kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Dukungan diberikan dalam bentuk penyediaan sarana dan prasarana, serta partisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga dan seni di tingkat lokal.
Program ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif, sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat.
Azwin menegaskan bahwa seluruh program CSR tersebut dirancang dengan pendekatan berbasis pemberdayaan. Artinya, program tidak hanya bertujuan memberikan bantuan jangka pendek, tetapi juga menciptakan kemandirian masyarakat dalam jangka panjang.
“Fokus utama kami adalah masyarakat di wilayah lingkar tambang. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan perusahaan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pendekatan ini juga sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang menekankan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Dengan strategi CSR yang terintegrasi serta pengakuan dari berbagai pihak, Darma Henwa menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga pada tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berimbang.
Secara keseluruhan, implementasi program CSR perusahaan menunjukkan pendekatan yang komprehensif dan terarah. Dengan mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan masyarakat dalam satu kerangka program, perusahaan berupaya menciptakan dampak yang lebih luas dan signifikan.
Kehadiran perusahaan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi melalui aktivitas operasional, tetapi juga menghadirkan nilai sosial yang nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah tambang.
