TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

CSR sebagai Strategi Bisnis Berkelanjutan, BPR Bahteramas Konawe Perkuat Dampak Sosial dan Ekonomi Daerah

Abi Abdul Jabbar Sidik
13 May 2026 | 16:08
rubrik: Business Info, CSR, Event
CSR sebagai Strategi Bisnis Berkelanjutan, BPR Bahteramas Konawe Perkuat Dampak Sosial dan Ekonomi Daerah

Jakarta, TopBusiness – Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap dunia usaha untuk menghadirkan dampak sosial yang nyata, corporate social responsibility (CSR) kini tak lagi dipandang sekadar program pelengkap, melainkan bagian dari strategi bisnis berkelanjutan. Pendekatan inilah yang dijalankan PT BPR Bahteramas Konawe, Sulawesi Tenggara, dalam memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Direktur Utama PT BPR Bahteramas Konawe, Dr. Ahmat, SE., MM., dalam wawancara penjurian TOP CSR Awards 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Majalah TopBusiness, Selasa (13/5/2026). Menurutnya, partisipasi perusahaan dalam ajang tersebut bukan sekadar mengejar apresiasi, tetapi menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.

“Momentum ini kami maknai bukan semata-mata untuk penilaian. Kami ingin BPR Bahteramas Konawe semakin diterima masyarakat, semakin dipercaya, dan semakin besar manfaatnya. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai institusi bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari solusi pembangunan sosial dan ekonomi daerah,” ujar Ahmat.

Sebagai BPR yang telah beroperasi selama 17 tahun, BPR Bahteramas Konawe terus memperkuat perannya sebagai penopang ekonomi lokal. Selain menjalankan fungsi intermediasi melalui penghimpunan dana dan penyaluran kredit, perusahaan juga membangun ekosistem ekonomi yang lebih inklusif melalui perluasan layanan serta penguatan hubungan dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

CSR Selaras dengan Agenda Pembangunan Daerah

BPR Bahteramas Konawe menempatkan CSR sebagai program yang terintegrasi dengan kebutuhan daerah. Pendekatan ini membuat program tanggung jawab sosial perusahaan tidak berjalan secara sporadis, melainkan sejalan dengan agenda pembangunan pemerintah daerah dan kebutuhan riil masyarakat.

Salah satu contohnya terlihat dalam dukungan terhadap pengendalian inflasi melalui program pasar murah. Di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang menjadi perhatian nasional, perusahaan mengambil peran aktif bersama pemerintah daerah untuk membantu menjaga daya beli masyarakat, khususnya ketika terjadi gejolak harga di wilayah Konawe yang memiliki 29 kecamatan.

BACA JUGA:   Merawat Harapan dari Pinggiran: Cara PGAS Solution Menyulam Energi Sosial

“Ketika ada gejolak harga, kami hadir bersama pemerintah daerah melalui program pasar murah. Ini bukan sekadar kegiatan sosial biasa, tetapi bagian dari kontribusi nyata kami untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,” kata Ahmat.

Tak hanya itu, perusahaan juga menyesuaikan arah CSR dengan program prioritas pemerintah daerah, mulai dari ketahanan pangan, penanganan stunting, kebersihan lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pendekatan ini mencerminkan strategi CSR yang lebih terukur karena menyasar isu-isu pembangunan yang relevan.

Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pemberdayaan Petani

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah dukungan terhadap sektor pertanian sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah. Sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Konawe untuk memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, BPR Bahteramas Konawe turut mengambil peran melalui pembentukan kelompok tani binaan dan penyaluran bantuan modal awal.

Program ini tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi dirancang untuk menciptakan pemberdayaan ekonomi jangka panjang. Perusahaan juga menyiapkan peluang akses pembiayaan lanjutan bagi kelompok tani yang berkembang, sehingga CSR dapat menjadi pintu masuk bagi penguatan sektor produktif masyarakat.

“CSR bagi kami bukan sekadar charity. Kami ingin menciptakan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Karena itu, dukungan kepada petani kami desain agar bisa tumbuh menjadi ekosistem produktif yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” jelas Ahmat.

Langkah tersebut menunjukkan transformasi CSR dari model bantuan sosial konvensional menjadi pendekatan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, yang sekaligus memperkuat hubungan perusahaan dengan sektor riil.

Berkontribusi dalam Penanganan Stunting dan Lingkungan

Di sektor kesehatan, BPR Bahteramas Konawe juga aktif mendukung program pemerintah daerah dalam percepatan penurunan angka stunting. Perusahaan menjadi bagian dari kolaborasi lintas sektor melalui program bapak asuh stunting, dengan mengalokasikan dana CSR untuk mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

BACA JUGA:   Dari Mangrove hingga Cacao Plantation, Strategi CSR ABL Group Bangun Masa Depan Masyarakat Pesisir

Keterlibatan perusahaan dalam isu kesehatan menunjukkan bahwa tanggung jawab sosial tidak hanya dipahami dalam konteks ekonomi, tetapi juga pembangunan kualitas hidup masyarakat. Bagi perusahaan, pembangunan daerah harus berjalan beriringan antara pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain kesehatan, aspek lingkungan juga menjadi fokus CSR perusahaan. Dalam mendukung target kebersihan daerah, BPR Bahteramas Konawe menyalurkan bantuan kendaraan operasional pengangkut sampah guna membantu pengelolaan lingkungan di wilayah yang sulit dijangkau armada besar. Perusahaan juga menjalankan inisiatif penghijauan sebagai bagian dari upaya keberlanjutan.

Inovasi “Satu Nasabah Satu Pohon Durian”

Salah satu program CSR yang paling menarik perhatian adalah inisiatif “Satu Nasabah Satu Pohon Durian”. Program ini menjadi bentuk inovasi CSR yang memadukan aspek lingkungan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu pendekatan.

Melalui program tersebut, setiap nasabah BPR Bahteramas Konawe akan mendapatkan bibit pohon durian untuk ditanam di pekarangan rumah. Program ini ditargetkan berkembang secara bertahap hingga ribuan pohon, dengan harapan dapat menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas komoditas lokal Konawe.

“Program ini kami rancang bukan sekadar penghijauan. Kami ingin masyarakat memiliki aset ekonomi jangka panjang. Kalau program ini berjalan baik, kami berharap ke depan Konawe dapat menjadi salah satu sentra durian yang kuat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutur Ahmat.

Program ini memperlihatkan bagaimana perusahaan mencoba menghadirkan CSR yang lebih inovatif dan berorientasi jangka panjang, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.

Bangun Dampak Sosial yang Lebih Luas

Selain sektor ekonomi, kesehatan, dan lingkungan, BPR Bahteramas Konawe juga memperluas dampak CSR ke isu sosial lainnya, termasuk kampanye pencegahan narkoba melalui kolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial yang lebih komprehensif, khususnya dalam menjaga masa depan generasi muda.

BACA JUGA:   TOP BUMD Awards 2026: Bank Jambi Perkuat Peran sebagai Motor Ekonomi Daerah lewat Inovasi dan Keberlanjutan

Menurut Ahmat, keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari pertumbuhan angka keuangan, tetapi juga dari seberapa besar perusahaan mampu memberi manfaat bagi masyarakat di sekitarnya. Karena itu, perusahaan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, regulator, dan komunitas lokal.

Pendekatan kolaboratif ini menjadi kekuatan utama strategi CSR BPR Bahteramas Konawe. Dengan menjadikan kebutuhan daerah sebagai pijakan utama, perusahaan tidak hanya memperkuat citra institusi, tetapi juga membangun dampak sosial yang lebih terukur dan berkelanjutan.

Sebagai lembaga keuangan daerah, BPR Bahteramas Konawe menunjukkan bahwa peran BPR dapat melampaui fungsi perbankan tradisional. Melalui strategi CSR yang terintegrasi, perusahaan menegaskan posisinya sebagai bagian dari penggerak pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berorientasi jangka panjang.

Tags: BPR Bahteramas KonaweTOP CSR Awards 2026
Previous Post

CSR Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning Efektif Cegah Karhutla dan Perkuat Ekonomi

Next Post

Dari Mangrove hingga Cacao Plantation, Strategi CSR ABL Group Bangun Masa Depan Masyarakat Pesisir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR