TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bursa Asia Bangkit, IHSG Dibuka Melemah

Nurdian Akhmad
26 April 2018 | 09:32
rubrik: Business Info
Hari Ini, Transaksi Saham Bernilai Rp 6,7 Triliun

Bursa Efek Indonesia (Dhi/TopBusiness)

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu bangkit dari zona merah pada Kamis (26/4) pagi. Pergerakan indeks acuan saham domestik melawan arus pasar saham Asia yang mulai rebound.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Kamis (26/4/2018), IHSG naik 4,49 poin atau 0,07 persen ke posisi 6.084,21. Penguatan ini tak berlanjut hingga pembukaan. Pada pukul 09.00, IHSG turun 12,96 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.069,67.

Indeks saham LQ45 juga turun 0,31 persen ke posisi 1.975,84. Sebagian besar indeks saham acuan berada di zona merah.

Sebanyak 93 saham menghijau tetapi tak mampu membawa IHSG ke zona positif. Sebanyak 55 saham melemah sehingga menekan IHSG dan 97 saham diam di tempat.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.089,09 dan terendah 6.066,67.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 28.051 dengan volume perdagangan saham 477 juta saham. Nilai transaksi harian Rp 659 miliar.

Investor asing jual saham Rp 142 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) makin menguat ke posisi Rp 13.925.

Dari 10 sektor pembentuk indeks hanya ada dua sektor yang menguat yaitu aneka industri yang naik 0,73 persen dan barang konsumsi yang menguat 0,04 persen.

Sektor keuangan turun 1,28 persen, dan catatkan penurunan terbesar. Disusul sektor saham industri dasar melemah 0,63 persen dan sektor saham perkebunan tergelincir 0,29 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham MLPT naik 24,29 persen ke posisi Rp 870, saham KOBX menanjak 19,69 persen ke posisi Rp 304 per saham, dan saham BBRM melonjak 18 persen ke posisi Rp 118 per saham.

BACA JUGA:   Foto: Peluncuran Gerakan Nasional Non-Tunai

Adapun saham-saham yang melemah antara lain saham OASA turun 10,78 persen ke posisi Rp 298, saham JKSW turun 9,38 persen ke posisi Rp 87 per saham, dan saham MTSM tergelincir 9,26 persen ke level Rp 294.

Sementara itu, pasar saham Asia dibuka menguat pada Kamis (26/4). Laju bursa Asia mengekor rebound indeks saham di negeri Paman Sam, semalam.

Mengutip Reuters, Kamis, indeks MSCI Asia Pasifik (kecuali Jepang) naik tipis 0,09% pada pukul 07.28 WIB.

Pasar Asia mendapat katalis positif setelah indeks Dow Jones mengakhiri penurunan lima hari. Pada perdagangan Rabu, Dow Jones ditutup naik 0,25%, dan S&P 500 menguat 0,18%. Laporan laba perusahaan yang solid membantu Wall Street mengimbangi kekhawatiran atas lonjakan imbal hasil obligasi AS.

Previous Post

Dongkrak Kinerja, Ini Sejumlah Aksi Korporasi Astra International

Next Post

Awas, Rupiah Dekati Level Rp 14.000 per Dolar AS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR