TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Minus di Juni, Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Achmad Adhito
4 August 2026 | 14:37
rubrik: Ekonomi
Modal Asing Masuk, Kurs Rupiah Menguat

Foto: Dhi/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Juni 2026 mencatat defisit sebesar 0,45 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan defisit bulan sebelumnya sebesar 1,61 miliar dolar AS.

“Defisit neraca perdagangan yang lebih rendah terutama bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas yang meningkat, diikuti dengan defisit neraca perdagangan migas yang menurun,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), dalam keterangan resmi (3/8/2026), di Jakarta.

Neraca perdagangan nonmigas pada Juni 2026 mencatat surplus sebesar 3,04 miliar dolar AS, lebih tinggi dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya sebesar 2,15 miliar dolar AS.

Perkembangan tersebut ditopang oleh meningkatnya ekspor nonmigas sebesar 24,39 miliar dolar AS.

“Berdasarkan negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India tetap menjadi kontributor utama ekspor Indonesia,” kata Ramdan.

Defisit neraca perdagangan migas tercatat menurun menjadi sebesar 3,49 miliar dolar AS pada Juni 2026 dari realisasi bulan sebelumnya sebesar defisit 3,76 miliar dolar AS, sejalan dengan peningkatan ekspor migas yang lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan impor migas. “Dengan perkembangan ini, neraca perdagangan Indonesia periode Januari-Juni 2026 secara kumulatif tetap mencatat surplus sebesar 3,58 miliar dolar AS.”

Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas lain guna makin memperkuat ketahanan eksternal dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

BACA JUGA:   Kementerian ESDM Targetkan Raihan EBT
Tags: bank indonesianeraca perdagangan 2026ramdan denny prakoso
Previous Post

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global, APBN Tetap Kuat Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Next Post

PDSI Andalkan GRC untuk Mendorong Efisiensi, Profitabilitas, dan Ekspansi Bisnis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR