Jakarta, BusinessNews Indonesia – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat (3/9/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 4,185 poin (0,07 persen) ke 6.007,438. Sementara indeks LQ45 ditutup naik 0,794 poin (0,08 persen) ke 950.177.
Delapan dari 10 indeks sektoral melemah. Sektor aneka industri mencatatkan pelemahan paling tajam 1,90 persen.
Sebanyak 168 saham naik, 205 saham turun, dan 116 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 343.007 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 10,853 miliar saham senilai Rp 23,181 triliun. Dana asing keluar tercatat Rp 125,954 miliar. Sementara kapitalisasi pasar mencapai Rp 6.788,779 triliun.
Saham-saham penekan pergerakan indeks sore ini di antaranya Smartfren Telecom (FREN) turun 31 poin (19,50 persen) ke Rp 128, Guna Timur Raya (TRUK) turun 42 poin (14,29 persen) ke Rp 252, Vale Indonesia (INCO) turun 220 poin (5,03 persen) ke Rp 4.150, dan Matahari Department Store (LPPF) turun 300 poin (4,05 persen) ke Rp 7100.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) stagnan terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS sore ini bergerak di Rp 14.490 atau sama dengan posisi pembukaan pagi tadi. Dolar AS sempat menyentuh level tertingginya siang tadi di level Rp 14.526.
Berikut kondisi bursa saham Asia sore ini:
– Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 12,65 poin (0,06 persen) ke 22.525,18
– Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 38,24 poin (0,14 persen) ke 27.676,32
– Indeks SSE Composite di China turun 27,58 poin (1,00 persen) ke 2.740,44
– Indeks Straits Times di Singapura turun 20,59 poin (0,63 persen) ke 3.265,73
