Home Ekonomi Capital Market Genjot Modal Kerja, Garudafood Lepas Saham 10,34 Persen

Genjot Modal Kerja, Garudafood Lepas Saham 10,34 Persen

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD), salah satu perusahaan makanan dan minuman terdepan di Indonesia secara resmi telah , mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam proses penawaran perdana saham (Initial Public Offering/IPO), perseroan melepas saham sebanyak 10,34 persen dengan perdana sebesar Rp1.284 per saham. Dengan begitu, GOOD mengantongi dana segar sebesar Rp 979,48 miliar.

Direktur Utama GOOD, Hardianto Atmadja mengatakan, IPO ini adalah bagian dari rencana Garudafood untuk memperkuat modal kerja guna menjalankan ekspansi bisnis sebagai strategi bisnis perusahaan dalam jangka panjang.

“Kami menjadi emiten ke-44 yang IPO pada tahun 2018 ini. Kami berterima kasih atas dukungan dan kerja sama baik dari pemerintah, regulator, penjamin pelaksana emisi dan profesi, sehingga kami menjadi perusahaan publik,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Garudafood juga menerbitkan saham baru sebanyak 762,84 juta termasuk saham yang diterbitkan kepada Pelican Company Ltd. sebanyak 727,84 juta saham dalam rangka pelaksanaan konversi Mandatory Convertible Bond (MCB).

Bersamaan dalam IPO ini juga, kata dia, Garudafood juga mengadakan Program Alokasi Saham Karyawan (Employee Stock Allocation/ESA) sebanyak-banyaknya 2,8 juta saham.

“IPO ini akan menjadikan momentum positif bagi Garudafood untuk terus tumbuh secara berkelanjutan dengan mengoptimalkan peluang pasar yang begitu besar, baik di Indonesia maupun ASEAN,” jelas dia.

Direktur dan Corporate Secretary Garudafood, Paulus Tedjosutikno menambahkan, sebagai produsen produk makanan dan minuman, Garudafood juga mencatatkan kinerja yang sangat solid.

Selama periode emoat bulan hingga April 2018, penjualan perseroan tercatat naik 13,5% menjadi Rp2,9 triliun dari Rp2,5 triliun untuk periode yang sama pada 2017.

Laba bersih perusahaan juga tumbuh 136% menjadi Rp222,5 miliar hingga April 2018 dibandingkan periode yang sama di tahun 2017 sebesar Rp94,5 miliar. Total aset Garudafood per 30 April 2018 tercatat Rp4,3 triliun atau tumbuh 22,6% dibandingkan posisi per 31 Desember 2017 sebesar Rp3,5 triliun.

“Kami berharap, kinerja positif Garudafoo akan memberikan nilai tambah bagi investor dan stakeholders. Garudafood juga akan berupaya menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan tetap mengacu pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik,” tandas dia.

Penulis: Tomy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here